Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

  • account_circle Darman
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 624
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.comPGRI Kendari absen aksi guru saat sidang putusan banding kasus Mansur dan memicu kekecewaan di kalangan pendidik. Sejumlah guru di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menilai pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Kendari gagal menunjukkan solidaritas terhadap rekan seprofesi yang menghadapi persoalan hukum.

Para guru menyoroti ketidakhadiran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia dalam aksi bela Mansur yang berlangsung pada Selasa (6/1/2026). Mereka menilai organisasi profesi seharusnya hadir langsung dan berdiri bersama anggotanya pada momen krusial seperti proses peradilan.

Salah seorang guru, Hendri Kurniawan, menyampaikan kekecewaannya secara terbuka. Ia menilai pengurus PGRI Kota Kendari tidak pernah hadir dalam aksi solidaritas guru. Menurutnya, pengurus justru sering menghambat rencana aksi yang telah mereka susun.

“Kami memiliki organisasi besar, yaitu PGRI. Namun pengurusnya tidak pernah datang. Pengurus kota bahkan sering menghalangi aksi kami. Sampai hari ini, saat putusan banding, mereka tetap tidak hadir sebagai bentuk solidaritas,” ujar Hendri kepada awak media.

Hendri menegaskan bahwa PGRI Kendari absen aksi bukan kali pertama. Ia menjelaskan bahwa beberapa agenda solidaritas guru sebelumnya gagal terlaksana karena tidak mendapat dukungan dari pengurus. Kondisi tersebut membuat para guru merasa bergerak sendiri tanpa perlindungan organisasi.

Ia juga menyesalkan sikap Ketua PGRI Kota Kendari, Saemina. Menurut Hendri, ketua organisasi tidak pernah hadir dalam agenda penting yang menyangkut kepentingan guru. Ia menilai kehadiran pimpinan organisasi sangat penting untuk memperkuat posisi moral dan psikologis anggota.

“Dulu aksi kami sempat batal. Saat kami menyerahkan berkas, Ketua PGRI Kendari juga tidak datang,” katanya.

Para guru yang mengikuti aksi berharap PGRI Kota Kendari segera melakukan evaluasi internal. Mereka meminta pengurus menjalankan peran organisasi secara maksimal, terutama dalam memberikan pendampingan hukum dan dukungan moral.

Guru-guru tersebut juga mendorong PGRI untuk lebih aktif turun ke lapangan. Mereka berharap organisasi profesi itu kembali menjadi rumah perjuangan guru dan benar-benar hadir saat anggotanya menghadapi masalah serius.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wawosanggula Fc Juara 1 Perayaan 17 Agustus Kecamatan Puriala

    Wawosanggula Fc Juara 1 Perayaan 17 Agustus Kecamatan Puriala

    • calendar_month 7 jam yang lalu
    • account_circle Rahman
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Puriala, (duasatunews.com) — Rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kecamatan Puriala telah resmi selesai. Desa Wawosanggula berhasil keluar sebagai Juara 1 setelah tampil gemilang pada partai final menghadapi Desa Tetewatu dengan kemenangan meyakinkan 3-0. Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian membanggakan bagi masyarakat Desa Wawosanggula. Di bawah kepemimpinan Manajer Aksan Setiawan, Wawosanggula mampu menunjukkan permainan […]

  • Soeharto Pahlawan Nasional Presiden kedua Republik Indonesia

    Soeharto dan Gelar Pahlawan Nasional: Analisis Sejarah, Politik, dan Moral

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Saydul La Opua
    • visibility 986
    • 1Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Presiden Prabowo Subianto menetapkan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 116/TK Tahun 2025 pada 10 November 2025. Keputusan ini segera memicu perdebatan luas di ruang publik dan media nasional. Publik kembali menilai posisi Soeharto dalam sejarah Indonesia, antara prestasi pembangunan dan kontroversi kekuasaan Orde Baru. Soeharto menjabat sebagai Presiden kedua […]

  • transaksi pasar emas digital menggunakan smartphone

    Anak Muda Kuasai Pasar Emas RI, Investor Konvensional Mulai Tergeser

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 494
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com | Pasar emas digital Indonesia kini dikuasai anak muda. Pergeseran ini mengubah peta investasi nasional yang sebelumnya didominasi generasi lebih tua. Perubahan perilaku keuangan dan kemudahan akses digital mendorong kelompok usia produktif masuk lebih aktif ke instrumen emas. Pergeseran Investor di Tengah Tekanan Ekonomi Ketidakpastian ekonomi global masih membayangi pasar keuangan. Harga emas […]

  • KPK periksa arsitek kasus RSUD Kolaka Timur di Gedung Merah Putih

    KPK Periksa Arsitek RSUD Kolaka Timur, Kasus Abdul Azis

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Komisi Pemberantasan Korupsi terus melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) di Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. Dalam perkembangan terbaru kasus yang menjerat Bupati Kolaka Timur nonaktif Abdul Azis, KPK periksa arsitek RSUD Kolaka Timur yang terlibat dalam proses perencanaan proyek pembangunan rumah sakit tersebut. Pemeriksaan Arsitek untuk […]

  • Rapim TNI-Polri 2026 di Istana Merdeka dipimpin Presiden Prabowo Subianto

    Rapim TNI-Polri 2026: Delapan Arahan Presiden Prabowo

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 474
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Rapim TNI-Polri 2026 menjadi agenda strategis nasional untuk memperkuat sinergi pertahanan dan keamanan negara. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan delapan arahan utama kepada jajaran pimpinan TNI dan Polri dalam rapat pimpinan yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Senin. Selanjutnya, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pemerintah untuk pertama kalinya […]

  • Ilustrasi kasus siswa MTs tewas dianiaya oknum Brimob di Kota Tual

    Siswa MTs Tewas di Kota Tual, Oknum Brimob Jadi Tersangka

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 447
    • 0Komentar

    AMBON, (duasatunews.com) –  Siswa MTs tewas di Kota Tual, Maluku, dalam kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum anggota Brimob Polda Maluku. Peristiwa ini menyita perhatian publik karena berujung pada meninggalnya seorang pelajar serta memicu kemarahan keluarga dan warga setempat. Rekaman dan kesaksian yang beredar di media sosial turut membuat kasus tersebut mendapat perhatian Mabes Polri. […]

expand_less