Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

Guru-Guru Sesalkan Pengurus PGRI Kendari Tak Dukung Aksi Bela Mansur saat Vonis Banding

  • account_circle Darman
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 625
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.comPGRI Kendari absen aksi guru saat sidang putusan banding kasus Mansur dan memicu kekecewaan di kalangan pendidik. Sejumlah guru di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menilai pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Kendari gagal menunjukkan solidaritas terhadap rekan seprofesi yang menghadapi persoalan hukum.

Para guru menyoroti ketidakhadiran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia dalam aksi bela Mansur yang berlangsung pada Selasa (6/1/2026). Mereka menilai organisasi profesi seharusnya hadir langsung dan berdiri bersama anggotanya pada momen krusial seperti proses peradilan.

Salah seorang guru, Hendri Kurniawan, menyampaikan kekecewaannya secara terbuka. Ia menilai pengurus PGRI Kota Kendari tidak pernah hadir dalam aksi solidaritas guru. Menurutnya, pengurus justru sering menghambat rencana aksi yang telah mereka susun.

“Kami memiliki organisasi besar, yaitu PGRI. Namun pengurusnya tidak pernah datang. Pengurus kota bahkan sering menghalangi aksi kami. Sampai hari ini, saat putusan banding, mereka tetap tidak hadir sebagai bentuk solidaritas,” ujar Hendri kepada awak media.

Hendri menegaskan bahwa PGRI Kendari absen aksi bukan kali pertama. Ia menjelaskan bahwa beberapa agenda solidaritas guru sebelumnya gagal terlaksana karena tidak mendapat dukungan dari pengurus. Kondisi tersebut membuat para guru merasa bergerak sendiri tanpa perlindungan organisasi.

Ia juga menyesalkan sikap Ketua PGRI Kota Kendari, Saemina. Menurut Hendri, ketua organisasi tidak pernah hadir dalam agenda penting yang menyangkut kepentingan guru. Ia menilai kehadiran pimpinan organisasi sangat penting untuk memperkuat posisi moral dan psikologis anggota.

“Dulu aksi kami sempat batal. Saat kami menyerahkan berkas, Ketua PGRI Kendari juga tidak datang,” katanya.

Para guru yang mengikuti aksi berharap PGRI Kota Kendari segera melakukan evaluasi internal. Mereka meminta pengurus menjalankan peran organisasi secara maksimal, terutama dalam memberikan pendampingan hukum dan dukungan moral.

Guru-guru tersebut juga mendorong PGRI untuk lebih aktif turun ke lapangan. Mereka berharap organisasi profesi itu kembali menjadi rumah perjuangan guru dan benar-benar hadir saat anggotanya menghadapi masalah serius.

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi klien sakit tidak hadir pemeriksaan saat proses hukum

    Kuasa Hukum Tegaskan Klien Sakit, Bantah Isu Berada di Luar Negeri

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 287
    • 2Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Kuasa hukum Anton Timbang menegaskan bahwa kliennya tidak menghadiri panggilan pertama penyidik Bareskrim Polri karena kondisi kesehatan yang menurun, bukan karena berada di luar negeri sebagaimana isu yang beredar di publik. Pihak kuasa hukum menyatakan bahwa Anton Timbang saat ini sedang sakit dan telah mengirimkan surat resmi permohonan penundaan pemeriksaan kepada penyidik. […]

  • Bunuh Ibu Tiri Tangerang: Pria Emosi karena Tak Dipinjami Ponsel

    Tak Dipinjami Ponsel, Pria di Tangerang Tega Habisi Ibu Tiri

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Kasus bunuh ibu tiri Tangerang menggegerkan warga Kampung Babakan, Binong, Curug, Kabupaten Tangerang. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat (18/4/2026) dan melibatkan seorang pria berinisial NS (25) yang menghabisi nyawa ibu tirinya, W (45). Polisi mengungkap pelaku melakukan aksi tersebut setelah emosi karena korban tidak meminjamkan ponsel. Pelaku ingin menggunakan ponsel itu untuk bermain gitar. […]

  • Prabowo Curiga Ada Elit yang Nyinyir dan Menghujat Pemerintah di Medsos: Jangan-Jangan Dibayar

    Prabowo Curiga Ada Elit yang Nyinyir dan Menghujat Pemerintah di Medsos: Jangan-Jangan Dibayar

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 510
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.co – Arus serangan personal dan narasi negatif terhadap pemerintah di media sosial kian menguat. Situasi ini memicu kekhawatiran soal kualitas ruang digital dan dampaknya bagi kepercayaan publik terhadap kebijakan negara. Isu tersebut mencuat saat pemerintah baru mulai menjalankan agenda konsolidasi. Stabilitas politik dan kepercayaan masyarakat menjadi faktor krusial pada fase awal pemerintahan. Karena itu, […]

  • Aktivitas Tambang di Hutan Lindung Marak, PERSAMA Sultra-Jakarta : Kapolres Konawe Utara Dianggap Lalai

    Aktivitas Tambang di Hutan Lindung Marak, PERSAMA Sultra-Jakarta : Kapolres Konawe Utara Dianggap Lalai

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 587
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Desak Kapolri evaluasi Kapolres Konawe Utara kembali menguat. Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta (PERSAMA Sultra-Jakarta) menyoroti aktivitas pertambangan di kawasan hutan lindung Konawe Utara yang hingga kini masih berjalan, Selasa (7/1/2026). Menurut PERSAMA Sultra-Jakarta, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan aparat penegak hukum di daerah. Oleh karena itu, organisasi ini mendorong […]

  • Tepergok Curi 16 Potong pakaian, Wanita Lansia Nyaris Diamuk Pedagang di Pasar Tanah Abang

    Tepergok Curi 16 Potong pakaian, Wanita Lansia Nyaris Diamuk Pedagang di Pasar Tanah Abang

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 683
    • 0Komentar

    Jakarta — Peristiwa dugaan pencurian yang melibatkan seorang perempuan lanjut usia di Pasar Tanah Abang menarik perhatian publik. Kasus ini hampir berujung kekerasan massa dan memunculkan dua persoalan hukum sekaligus. Di satu sisi, publik menyoroti dugaan pengambilan pakaian tanpa izin pemilik. Di sisi lain, rekaman video juga memperlihatkan tindakan kekerasan oleh sejumlah orang di lokasi […]

  • SBY Telaga Sarangan melukis panorama Gunung Lawu di Magetan

    Mantan Presiden SBY Nikmati Keindahan Telaga Sarangan Magetan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 426
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Mantan Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, mengunjungi Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat. Ia menikmati panorama alam telaga yang berada di lereng Gunung Lawu dalam suasana santai. SBY mengaku terkesan dengan keindahan Telaga Sarangan. Menurutnya, udara sejuk dan suasana tenang di kawasan tersebut memberi rasa nyaman. Karena itu, ia […]

expand_less