Pria Bersenjata Menerobos Mar-a-Lago, Aparat Keamanan Bertindak Cepat
- account_circle Rahman
- calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
- visibility 78
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: Ilustrasi// pengamanan Mar-a-Lago, kediaman pribadi milik Donald Trump di Palm Beach, Florida, setelah insiden pria bersenjata yang menerobos perimeter keamanan_DNC/Rahman
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, Duasatunews.com – Palm Beach, Amerika Serikat — Aparat keamanan menembak mati seorang pria bersenjata setelah ia menerobos perimeter Mar-a-Lago, kediaman pribadi Donald Trump, pada Minggu (22/2/2026) dini hari waktu setempat.
Menurut keterangan United States Secret Service, insiden terjadi sekitar pukul 01.30 di gerbang utara Mar-a-Lago, Palm Beach. Saat itu, pelaku memaksa masuk ke area aman sehingga petugas segera mengonfrontasinya.
Sementara itu, Trump tidak berada di lokasi kejadian. Ia berada di Gedung Putih. Selain itu, Melania Trump juga tidak berada di Mar-a-Lago.
Petugas melihat pelaku membawa shotgun dan jeriken berisi bahan bakar. Hingga kini, aparat belum mengumumkan identitas lengkapnya. Namun, penyelidikan awal menyebutkan pelaku berusia awal 20-an dan berasal dari North Carolina. Sebelumnya, keluarga melaporkan pemuda tersebut hilang.
Selanjutnya, juru bicara Secret Service Anthony Guglielmi menjelaskan bahwa pelaku diduga melakukan perjalanan ke Florida dari North Carolina. Dalam perjalanan itu, ia diduga memperoleh senjata api. “Kami menemukan kotak senjata di dalam kendaraannya,” kata Guglielmi, dikutip The Guardian.
Kemudian, pelaku memanfaatkan momen ketika sebuah kendaraan keluar dari kompleks Mar-a-Lago. Ia langsung menerobos gerbang utara. Menanggapi hal itu, agen Secret Service bersama seorang deputi sheriff Palm Beach segera mengambil tindakan. Akhirnya, tembakan aparat menewaskan pelaku di lokasi.
Saat ini, penyidik terus mendalami motif aksi tersebut. Untuk itu, mereka menyusun profil psikologis pelaku guna menilai potensi ancaman lanjutan.
Di sisi lain, peristiwa ini kembali menyoroti ancaman keamanan terhadap Trump. Pada Juli 2024, seorang penembak melukai Trump saat kampanye di Butler. Beberapa bulan kemudian, aparat menangkap pria bersenjata di dekat lapangan golf Trump di West Palm Beach. Pengadilan menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada pelaku tersebut.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana
- Sumber: duasatunews.com

Saat ini belum ada komentar