Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » KUHP Baru 2026 Jadi Tonggak Reformasi Hukum Nasional

KUHP Baru 2026 Jadi Tonggak Reformasi Hukum Nasional

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 528
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) – KUHP baru 2026 menjadi tonggak penting pembangunan hukum nasional Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa pemberlakuan aturan ini menandai lompatan besar reformasi sistem hukum pidana nasional. Kebijakan tersebut sejalan dengan agenda pemerintah memperkuat sistem hukum nasional.
👉 https://duasatunews.com/tag/reformasi-hukum-nasional

Dalam apel bersama di Jakarta, Senin (12/1), Yusril menegaskan bahwa 2026 menjadi awal berlakunya KUHP dan KUHAP yang baru. Oleh karena itu, aparatur negara perlu menyiapkan diri sejak dini. Langkah ini penting agar implementasi berjalan optimal dan selaras dengan kebijakan reformasi hukum nasional.
👉 https://www.kemenkumham.go.id

“Ini bukan sekadar perubahan regulasi. KUHP baru 2026 menghadirkan sistem hukum pidana nasional yang modern dan berkeadilan. Sistem ini juga berakar pada nilai bangsa Indonesia,” kata Yusril, Rabu (13/1).

KUHP Baru 2026 Resmi Berlaku

Yusril menjelaskan bahwa keberhasilan penerapan KUHP dan KUHAP tidak cukup bertumpu pada pemahaman normatif. Aparatur negara juga perlu mengubah sikap dan cara berpikir. Dengan demikian, penegakan hukum tidak lagi berorientasi pada penghukuman semata.

Selain itu, Yusril menekankan pentingnya keadilan substantif. Aparat penegak hukum perlu mempertimbangkan kemanfaatan hukum bagi negara dan masyarakat. Karena itu, pendekatan yang lebih manusiawi harus mewarnai praktik penegakan hukum nasional.
👉 https://duasatunews.com/tag/hak-asasi-manusia

KUHP Baru 2026 Dorong Perubahan Pola Pikir Aparatur

Menurut Yusril, KUHP baru 2026 menuntut integritas dan etika aparatur negara. Nilai tersebut menjadi fondasi utama kepercayaan publik. Oleh sebab itu, setiap keputusan harus mencerminkan keadilan dan kemanusiaan.

“Integritas bukan slogan. Nilai ini harus hadir dalam setiap keputusan dan tindakan. Aparatur negara berada di garda terdepan menjaga hukum dan keadilan,” ujarnya.

Yusril juga mengimbau jajaran menjaga keselamatan dan kesehatan kerja. Di sisi lain, ia meminta penguatan sinergi lintas kementerian. Ia juga mengingatkan aparatur agar tidak mudah terprovokasi informasi menyesatkan.

Momentum Evaluasi dan Tantangan 2026

Lebih lanjut, Yusril menilai apel awal tahun sebagai momentum refleksi dan konsolidasi. Kegiatan ini menjadi sarana peneguhan komitmen Kemenko Kumham Imipas. Pemerintah mempersiapkan diri menghadapi tantangan penegakan hukum pada 2026.

Sebagai penutup, Yusril menyampaikan bahwa sepanjang 2025 jajaran bekerja dengan dedikasi. Pemerintah menjaga stabilitas nasional dan memperkuat kedaulatan hukum. Pemerintah juga menjunjung HAM serta memastikan sistem keimigrasian dan pemasyarakatan berjalan profesional sebagai bagian dari KUHP baru 2026.

Rekomendasi Untuk Anda

  • ilustrasi operasi gabungan gagalkan penyelundupan sabu bakauheni

    Penyelundupan Sabu Bakauheni Digagalkan, 36 Kg Disita

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 287
    • 0Komentar

    BANDARLAMPUNG (duasatunews.com) – Penyelundupan sabu Bakauheni berhasil digagalkan aparat gabungan dengan total barang bukti mencapai 36 kilogram. Pengungkapan kasus ini melibatkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat bersama aparat penegak hukum. Kepala Kanwil DJBC Sumatera Bagian Barat Bier Budy Kismulyanto mengatakan tim gabungan yang terdiri dari Bareskrim Polri, Polda Lampung, […]

  • TNI AL gagalkan penyelundupan sianida 1,4 ton di Bitung

    Penyelundupan Sianida Bitung, TNI AL Amankan 1,4 Ton

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com)  – TNI AL menggagalkan penyelundupan sianida seberat 1,4 ton melalui Pelabuhan Ferry ASDP Bitung, Sulawesi Utara. Petugas menemukan bahan kimia berbahaya itu saat memeriksa kendaraan yang turun dari kapal feri rute Talaud–Bitung. Operasi ini menunjukkan keberhasilan pengawasan laut oleh personel TNI Angkatan Laut bersama Bea Cukai di kawasan pelabuhan. Dalam siaran pers yang diterima […]

  • hilirisasi nikel di pabrik pengolahan industri Indonesia

    Indonesia Percepat Kedaulatan Energi, Hilirisasi Nikel Perkuat Ekosistem Baterai Nasional

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 288
    • 2Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)-Indonesia mempercepat hilirisasi nikel untuk memperkuat ekosistem baterai nasional sekaligus mendorong kedaulatan energi. Langkah ini menjadi semakin penting, terutama di tengah tekanan harga minyak global dan ketidakpastian pasokan bahan bakar minyak (BBM). Selain itu, pemerintah juga terus mengurangi ketergantungan pada energi fosil dengan mempercepat pengembangan kendaraan listrik berbasis nikel. Head of External Relations Forum Industri […]

  • masyarakat adat Tolaki menolak penghinaan terhadap Suku Tolaki

    Penghinaan terhadap Suku Tolaki di Media Sosial

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kami menyoroti beredarnya unggahan di media sosial Facebook yang memuat dugaan penghinaan terhadap Suku Tolaki. Unggahan tersebut memicu perhatian publik karena menyentuh isu sensitif yang berkaitan langsung dengan identitas suku, martabat masyarakat adat, dan nilai kebhinekaan bangsa, Selasa (6/1/2025). Suku Tolaki memegang peran penting dalam sejarah dan kekayaan budaya Indonesia, khususnya di […]

  • Investigasi Tambang Routa oleh GMII di Kementerian Kehutanan

    GMII Gelar Aksi Demonstrasi di Kementerian Kehutanan RI Soroti Dugaan Ancaman Lingkungan oleh PT. SCM di Routa

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Gerakan Mahasiswa Intelektual Indonesia (GMII) menggelar aksi demonstrasi di depan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia pada Selasa (20/5/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap dugaan ancaman kerusakan lingkungan hidup dan terganggunya habitat satwa endemik anoa akibat aktivitas pertambangan PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Massa aksi […]

  • Derita Banjir Memakan Korban: Alarm Kegagalan Kolektif Menjaga Lingkungan

    Derita Banjir Memakan Korban: Alarm Kegagalan Kolektif Menjaga Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Jakarta, DuaSatuNews.com – Derita banjir memakan korban kembali terjadi setiap musim hujan. Peristiwa ini terus berulang dan hingga kini belum menemukan penyelesaian nyata. Padahal, di balik data dan statistik, terdapat manusia yang kehilangan keluarga, masa depan, serta harapan. Oleh karena itu, banjir tidak sekadar merendam wilayah, tetapi juga menghancurkan mimpi banyak orang. Warga di Wilayah […]

expand_less