Kapolri : Aduan Masyarakat Kompolnas Jadi Bahan Perbaikan Polri
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month 23 jam yang lalu
- visibility 28
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (duasatunews.com) – Aduan masyarakat Kompolnas menjadi fokus utama dalam upaya pembenahan institusi kepolisian. Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya untuk menampung seluruh laporan dan saran dari publik sebagai dasar evaluasi.
Ia menyampaikan hal tersebut usai meresmikan kantor baru Komisi Kepolisian Nasional di Graha Sentana, Jakarta Selatan. Menurutnya, setiap pelanggaran harus menjadi bahan perbaikan berkelanjutan.
“Pelanggaran yang ada harus menjadi bagian dari evaluasi dan perbaikan,” ujar Sigit.
Selain itu, ia berharap keberadaan kantor baru mampu meningkatkan partisipasi publik. Dengan demikian, masyarakat lebih aktif menyampaikan keluhan dan masukan.
Sigit menegaskan Kompolnas harus berfungsi sebagai wadah aspirasi masyarakat. Oleh karena itu, Polri dapat meningkatkan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman secara optimal.
Di sisi lain, keterlibatan publik akan mempercepat proses evaluasi internal. Bahkan, setiap aduan masyarakat Kompolnas dapat langsung menjadi dasar pembenahan institusi.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan. Polri, menurutnya, harus siap menerima kritik demi meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Peran Kompolnas dalam Penguatan Pengawasan
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan laporan melalui Kompolnas.
Ia menjelaskan perpindahan kantor dari PTIK bertujuan memudahkan akses publik. Dengan lokasi baru, masyarakat dapat datang tanpa rasa sungkan.
“Tujuannya agar masyarakat bisa datang tanpa ragu dan menyampaikan pengaduan,” kata Djamari.
Lebih lanjut, ia menegaskan Kompolnas tetap menjalankan fungsi pengawasan untuk memperbaiki kinerja Polri dari waktu ke waktu.
Komitmen Pelayanan Publik dan Transparansi
Djamari menambahkan kantor baru memungkinkan peningkatan kualitas kerja. Meskipun lokasinya lebih jauh dari Mabes Polri, koordinasi tetap berjalan baik.
Namun demikian, ia menilai jarak bukan hambatan utama. Sebaliknya, komitmen terhadap pelayanan publik tetap menjadi prioritas.
Ke depan, sinergi antara Kompolnas dan Polri akan semakin kuat. Oleh sebab itu, aduan masyarakat Kompolnas diharapkan terus meningkat sebagai bagian dari reformasi kepolisian.
Selain itu, pemerintah mendorong penguatan sistem pengaduan berbasis digital. Langkah ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan secara cepat dan transparan.
- Penulis: Adrian Moita
- Editor: Nur Wayda
