Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Sanksi G7 terhadap Iran Picu Ketegangan

Sanksi G7 terhadap Iran Picu Ketegangan

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 535
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) — Sanksi G7 terhadap Iran kembali memicu ketegangan diplomatik antara Teheran dan kelompok negara industri maju tersebut. Pemerintah Iran mengecam keras pernyataan terbaru Group of Seven (G7) yang membuka peluang pemberlakuan pembatasan tambahan.

Kementerian Luar Negeri Iran menyampaikan kecaman melalui pernyataan resmi di Telegram. Dalam keterangan tersebut, Teheran menilai sikap G7 sebagai campur tangan dalam urusan domestik serta mencerminkan standar ganda dalam isu hak asasi manusia.

Respons Iran atas Sanksi G7 terhadap Iran

G7 sebelumnya menyampaikan keprihatinan atas gelombang protes yang berlangsung di Iran. Kelompok itu menyebut siap menjatuhkan sanksi tambahan apabila pemerintah dianggap merespons aksi secara berlebihan.

Sebagai tanggapan, pejabat Iran menegaskan bahwa kebijakan dalam negeri sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah berdaulat. Mereka juga menilai tekanan eksternal hanya akan memperburuk stabilitas kawasan dan meningkatkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Protes dan Faktor Ekonomi

Gelombang aksi muncul sejak akhir Desember 2025 akibat lonjakan inflasi serta melemahnya nilai tukar rial. Demonstrasi kemudian meluas ke berbagai kota besar dan melibatkan beragam kelompok masyarakat.

Pada 8 Januari, intensitas protes meningkat setelah Reza Pahlavi menyerukan perlawanan terhadap pemerintah. Aparat kemudian membatasi akses internet di sejumlah wilayah guna mengendalikan situasi dan membatasi penyebaran informasi.

Di beberapa kota, bentrokan terjadi antara demonstran dan aparat keamanan. Media internasional melaporkan adanya korban di kedua pihak, meskipun jumlah pastinya belum dapat diverifikasi secara independen oleh lembaga pemantau.

Dampak Regional dan Diplomasi Global

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan mempertimbangkan langkah lanjutan jika Iran tetap melanjutkan program rudal dan nuklirnya. Ia juga mengaitkan isu tersebut dengan dinamika keamanan regional.

Sejumlah analis menilai bahwa eskalasi tekanan politik dan ekonomi dapat memengaruhi stabilitas kawasan Teluk. Oleh karena itu, beberapa negara mendorong pendekatan diplomasi dan dialog untuk mencegah ketegangan semakin meluas.

Hingga kini, Sanksi G7 terhadap Iran masih menjadi perhatian komunitas internasional. Pemerintah Iran tetap menegaskan bahwa persoalan ini merupakan isu domestik yang tidak memerlukan campur tangan pihak luar.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Kemerdekaan Palestina, Menlu RI Tegaskan Sikap

    Dukung Kemerdekaan Palestina, Menlu RI Tegaskan Sikap

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 476
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan pemerintah Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina melalui kerangka Solusi Dua Negara. Ia menyebut pendekatan ini sebagai arah utama kebijakan luar negeri Indonesia dalam merespons konflik Palestina–Israel. Sikap tersebut juga sejalan dengan pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (https://kemlu.go.id). “Oleh karena itu, arah kompas Indonesia tetap two […]

  • Wapres Gibran Kupang MBG bersama petani Desa Mata Air

    Wapres Gibran Kupang MBG: Puji Hasil Tani untuk Program MBG

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Kupang (duasatunews.com) –  Wapres Gibran Kupang MBG menjadi perhatian dalam kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Desa Mata Air, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ia mengapresiasi petani yang sudah memasok hasil panen untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam agenda tersebut, Gibran berdialog dengan Komunitas Petani Milenial. Komunitas ini mencakup Kelompok Tani Pemuda Sulamanda […]

  • Jusuf Kalla menyoroti stabilitas ekonomi global dan dampaknya terhadap Indonesia

    Stabilitas Ekonomi Global Jadi Sorotan Jusuf Kalla

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 365
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Jusuf Kalla berharap pemerintah menjaga stabilitas ekonomi global agar tidak menekan perekonomian Indonesia di tengah meningkatnya konflik internasional. Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI itu menyampaikan pernyataan tersebut setelah acara buka puasa dan Shalat Tarawih bersama pengurus serta anggota Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Acara berlangsung di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan, […]

  • I Wayan Eka Mariarta Ketua PN Depok berjalan menuju mobil tahanan setelah OTT KPK

    KY Periksa PN Depok Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 503
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – KY periksa PN Depok terkait dugaan pelanggaran kode etik yang melibatkan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan. Seiring itu, pemeriksaan etik dilakukan setelah operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK dalam perkara sengketa lahan di Depok, Jawa Barat. Fokus KY pada Penegakan Kode […]

  • mahasiswa sultra tolak tambang di jakarta

    Skandal Jual beli Dokumen: ESDM Didesak Tolak RKAB PT TMM, Kejagung Diminta Tangkap Tri Firdaus

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Arin fahrul Sanjaya
    • visibility 915
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Suara penolakan terhadap praktik kotor di sektor pertambangan kembali menggema di ibu kota. Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara (Sultra) Jakarta bersiap turun ke jalan. Mereka menuntut negara menghentikan privilese hukum bagi korporasi nakal dan menegakkan keadilan tanpa pandang bulu. Aksi ini muncul karena aparat penegak hukum belum menuntaskan dugaan korupsi tambang nikel. Kasus […]

  • Sekda Bekasi diperiksa KPK di Gedung Merah Putih Jakarta

    Sekda Bekasi Diperiksa KPK dalam Kasus Korupsi Bupati Nonaktif

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 602
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Sekda Bekasi diperiksa KPK sebagai saksi dalam penyidikan dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang. Melalui pemeriksaan ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperdalam konstruksi perkara. Pada Rabu, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Selain itu, penyidik menelusuri peran […]

expand_less