Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Sanksi G7 terhadap Iran Picu Ketegangan

Sanksi G7 terhadap Iran Picu Ketegangan

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
  • visibility 554
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) — Sanksi G7 terhadap Iran kembali memicu ketegangan diplomatik antara Teheran dan kelompok negara industri maju tersebut. Pemerintah Iran mengecam keras pernyataan terbaru Group of Seven (G7) yang membuka peluang pemberlakuan pembatasan tambahan.

Kementerian Luar Negeri Iran menyampaikan kecaman melalui pernyataan resmi di Telegram. Dalam keterangan tersebut, Teheran menilai sikap G7 sebagai campur tangan dalam urusan domestik serta mencerminkan standar ganda dalam isu hak asasi manusia.

Respons Iran atas Sanksi G7 terhadap Iran

G7 sebelumnya menyampaikan keprihatinan atas gelombang protes yang berlangsung di Iran. Kelompok itu menyebut siap menjatuhkan sanksi tambahan apabila pemerintah dianggap merespons aksi secara berlebihan.

Sebagai tanggapan, pejabat Iran menegaskan bahwa kebijakan dalam negeri sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah berdaulat. Mereka juga menilai tekanan eksternal hanya akan memperburuk stabilitas kawasan dan meningkatkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Protes dan Faktor Ekonomi

Gelombang aksi muncul sejak akhir Desember 2025 akibat lonjakan inflasi serta melemahnya nilai tukar rial. Demonstrasi kemudian meluas ke berbagai kota besar dan melibatkan beragam kelompok masyarakat.

Pada 8 Januari, intensitas protes meningkat setelah Reza Pahlavi menyerukan perlawanan terhadap pemerintah. Aparat kemudian membatasi akses internet di sejumlah wilayah guna mengendalikan situasi dan membatasi penyebaran informasi.

Di beberapa kota, bentrokan terjadi antara demonstran dan aparat keamanan. Media internasional melaporkan adanya korban di kedua pihak, meskipun jumlah pastinya belum dapat diverifikasi secara independen oleh lembaga pemantau.

Dampak Regional dan Diplomasi Global

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan mempertimbangkan langkah lanjutan jika Iran tetap melanjutkan program rudal dan nuklirnya. Ia juga mengaitkan isu tersebut dengan dinamika keamanan regional.

Sejumlah analis menilai bahwa eskalasi tekanan politik dan ekonomi dapat memengaruhi stabilitas kawasan Teluk. Oleh karena itu, beberapa negara mendorong pendekatan diplomasi dan dialog untuk mencegah ketegangan semakin meluas.

Hingga kini, Sanksi G7 terhadap Iran masih menjadi perhatian komunitas internasional. Pemerintah Iran tetap menegaskan bahwa persoalan ini merupakan isu domestik yang tidak memerlukan campur tangan pihak luar.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Iran Piala Dunia 2026 dipastikan FIFA tetap tampil

    Iran Tampil Piala Dunia 2026 Dipastikan FIFA Tanpa Perubahan

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Iran tampil 2026 di Piala Dunia setelah FIFA memastikan tidak ada perubahan jadwal. Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan bahwa pihaknya tetap menjalankan rencana utama meski situasi geopolitik memanas. “Tidak ada rencana B atau C atau D, rencana A adalah satu-satunya rencana,” ujar Infantino. FIFA Pastikan Iran Tampil 2026 Sesuai Jadwal Infantino menyampaikan […]

  • Roy Suryo dan Dokter Tifa keluar dari RS Polri

    Roy Suryo dan Dokter Tifa Dibawa ke Polda Metro Jelang Pelimpahan ke Kejari Jaksel

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 198
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa keluar dari RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (22/6/2026). Selanjutnya, polisi membawa keduanya ke Rumah Tahanan Polda Metro Jaya sebelum proses pelimpahan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Roy Suryo mengenakan batik bermotif burung Garuda berwarna kuning dan hitam tanpa rompi tahanan. Sementara itu, […]

  • Arahan Prabowo di Rapim TNI–Polri 2026 di Istana Merdeka

    Prabowo Tekankan Soliditas TNI–Polri agar Tetap Dicintai Rakyat

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 448
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Prabowo minta TNI-Polri menjaga persatuan dan meningkatkan profesionalisme agar kedua institusi tetap dekat dengan rakyat. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan tersebut saat memberi pengarahan kepada pimpinan TNI dan Polri dalam Rapat Pimpinan (Rapim) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin. Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya solidaritas TNI-Polri sebagai pilar utama penjaga stabilitas nasional. Ia […]

  • Ilustrasi kasus siswa MTs tewas dianiaya oknum Brimob di Kota Tual

    Siswa MTs Tewas di Kota Tual, Oknum Brimob Jadi Tersangka

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 542
    • 0Komentar

    AMBON, (duasatunews.com) –  Siswa MTs tewas di Kota Tual, Maluku, dalam kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum anggota Brimob Polda Maluku. Peristiwa ini menyita perhatian publik karena berujung pada meninggalnya seorang pelajar serta memicu kemarahan keluarga dan warga setempat. Rekaman dan kesaksian yang beredar di media sosial turut membuat kasus tersebut mendapat perhatian Mabes Polri. […]

  • Prabowo undang eks presiden di Istana dan dihadiri Joko Widodo

    Prabowo Undang Eks Presiden ke Istana Malam Ini

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 415
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Prabowo undang eks presiden dan wakil presiden ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa malam, 3 Maret 2026. Presiden Prabowo Subianto menjadwalkan pertemuan tersebut pukul 19.30 WIB sebagai forum silaturahmi dan diskusi kebangsaan. Agenda ini mempertemukan para pemimpin lintas periode dalam satu forum resmi. Selain mempererat komunikasi politik, pertemuan tersebut juga membuka ruang […]

  • Kemendikti Saintek Libatkan 82 Kampus untuk Pemulihan Pascabencana

    Kemendikti Saintek Libatkan 82 Kampus untuk Pemulihan Pascabencana

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 542
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com | Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) mengerahkan ribuan mahasiswa dari 82 perguruan tinggi untuk membantu pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah ini menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyatakan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto secara langsung menginstruksikan keterlibatan perguruan […]

expand_less