Menag Salurkan Bantuan Maluku untuk Pendidikan dan Rumah Ibadah
- account_circle adrian moita
- calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
- visibility 333
- comment 0 komentar
- print Cetak

Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam kunjungan kerja
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com — Menag salurkan bantuan Maluku melalui pembangunan fasilitas pendidikan dan rumah ibadah lintas agama. Langkah ini, pada saat yang sama, menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan dan sumber daya manusia di wilayah kepulauan.
Selanjutnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan memperkuat fondasi pendidikan sekaligus menjaga harmoni sosial. Menurutnya, pembangunan sarana keagamaan tidak hanya berdampak jangka pendek, tetapi juga menentukan kualitas generasi mendatang.
“Pembangunan fasilitas pendidikan dan keagamaan menjadi investasi jangka panjang. Oleh karena itu, program ini diarahkan untuk mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus memperkuat harmoni sosial di Maluku,” ujar Nasaruddin Umar di Ambon, Sabtu.
Menag Salurkan Bantuan Maluku untuk Sarana Pendidikan
Dalam pelaksanaannya, Kementerian Agama mendukung pembangunan enam fasilitas pendidikan dan rumah ibadah. Fasilitas tersebut mencakup Masjid Kementerian Agama Maluku di Kota Ambon, Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT), Kantor Kementerian Agama Kota Tual, gedung kelas baru MTsN 3 Maluku Tenggara, serta Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Leihitu di Kabupaten Maluku Tengah.
Selain itu, pemerintah menegaskan bahwa bantuan tidak hanya menyasar lembaga pendidikan Islam. Dengan demikian, negara menunjukkan kehadiran yang adil dan inklusif bagi seluruh umat beragama.
Selain Itu, Bantuan Lintas Agama Perkuat Harmoni
“Kemenag hadir untuk seluruh umat beragama. Karena itu, kami memastikan pembangunan sarana pendidikan berkualitas dapat dirasakan secara merata,” tegas Nasaruddin.
Berdasarkan data Kementerian Agama, Kantor Wilayah Kemenag Maluku melalui Pembimas Katolik menyalurkan bantuan prasarana senilai Rp154,3 juta kepada SMA Katolik Mediatrix Langgur di Kabupaten Maluku Tenggara. Sementara itu, pemerintah juga menyalurkan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 14 sekolah Kristen di Maluku dengan nilai bantuan Rp1,17 miliar hingga Rp1,27 miliar.
Sementara Itu, Pesantren dan Madrasah Terima Dukungan
Di sisi lain, sektor pendidikan keagamaan Islam juga memperoleh perhatian. Kanwil Kemenag Maluku mengalokasikan bantuan senilai Rp510 juta untuk pesantren dan lembaga keagamaan Islam. Melalui langkah ini, pemerintah mendorong peningkatan mutu pembelajaran dan tata kelola lembaga.
Tidak hanya pembangunan fisik, Kementerian Agama juga mempercepat transformasi digital. Sebagai hasilnya, sebanyak 170 madrasah di Maluku menerima bantuan akses internet WiFi melalui program BAKTI Aksi. Program ini, pada akhirnya, bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi, khususnya di daerah kepulauan.
Dengan demikian, penyaluran bantuan ini menunjukkan komitmen berkelanjutan pemerintah dalam memperkuat pendidikan, layanan keagamaan, serta kohesi sosial di Provinsi Maluku.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: duasatunews.com
