Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Rusia Siapkan Rp900 Triliun untuk Proyek Antariksa “Cosmos”, Fokus Satelit hingga Roket Reusable

Rusia Siapkan Rp900 Triliun untuk Proyek Antariksa “Cosmos”, Fokus Satelit hingga Roket Reusable

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 416
  • comment 9 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Duasatunews.com) || Investasi antariksa Rusia kembali menarik perhatian dunia setelah pemerintah meluncurkan program ambisius bernama Cosmos. Program ini menyerap dana sekitar 4,5 triliun rubel atau setara 58 miliar dolar AS untuk memperkuat sektor luar angkasa nasional.

Perdana Menteri Mikhail Mishustin mengumumkan langsung rencana tersebut dalam rapat kabinet. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan memanfaatkan dana ini untuk memperluas kapasitas teknologi dan infrastruktur antariksa Rusia.

Fokus Pengembangan Teknologi Antariksa

Pemerintah Rusia memprioritaskan pengembangan konstelasi satelit guna meningkatkan layanan komunikasi dan navigasi. Selain itu, mereka juga membangun stasiun luar angkasa orbital nasional sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian teknologi.

Rusia juga mengembangkan roket reusable agar dapat digunakan kembali dalam berbagai misi. Teknologi ini memungkinkan efisiensi biaya sekaligus meningkatkan frekuensi peluncuran. Dengan langkah ini, Rusia berupaya meningkatkan daya saing di industri antariksa global.

Penguatan Sumber Daya Manusia

Pemerintah tidak hanya fokus pada teknologi. Mereka juga memperluas program pelatihan tenaga ahli untuk mendukung industri antariksa. Langkah ini bertujuan menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan teknologi masa depan.

Selain itu, lembaga pendidikan dan riset akan berperan aktif dalam mencetak generasi baru ilmuwan dan insinyur antariksa. Upaya ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan program Cosmos.

Dampak Ekonomi dan Keamanan Nasional

Investasi antariksa Rusia mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan industri teknologi tinggi. Teknologi satelit membantu meningkatkan kualitas layanan publik, termasuk komunikasi, navigasi, dan pemantauan lingkungan.

Di sisi lain, pemerintah juga memperkuat sistem pertahanan melalui pengembangan infrastruktur luar angkasa. Teknologi ini memungkinkan pengawasan wilayah yang lebih akurat dan respons cepat terhadap berbagai ancaman.

Sebagai perbandingan, NASA dan SpaceX telah lebih dulu mengembangkan teknologi roket reusable dan eksplorasi luar angkasa modern.

Momentum Sejarah Antariksa Rusia

Pengumuman program ini bertepatan dengan peringatan Hari Kosmonautika setiap 12 April. Tahun 2026 juga menandai 65 tahun sejak Yuri Gagarin melakukan penerbangan bersejarah ke luar angkasa.

Momentum ini memperkuat semangat Rusia untuk kembali memimpin inovasi di bidang antariksa.

Melalui proyek Cosmos, Rusia menunjukkan komitmen kuat untuk memajukan sektor luar angkasa. Pemerintah mengarahkan investasi antariksa Rusia untuk teknologi, sumber daya manusia, dan infrastruktur strategis. Dengan langkah ini, Rusia berupaya memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri antariksa global.

  • Penulis: Rahman
  • Editor: Nur Endana

Komentar (9)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tudingan uji coba nuklir China memicu krisis keamanan global

    Dunia di Ambang Krisis Nuklir, AS Tuding China Gelar Uji Coba Rahasia

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 349
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Ketegangan keamanan global kembali meningkat ketika Amerika Serikat menuding China melakukan uji coba nuklir rahasia. Tuduhan ini langsung memicu kekhawatiran internasional karena muncul di tengah melemahnya sistem pengendalian senjata nuklir dunia. Pada saat yang sama, dunia kehilangan salah satu pilar stabilitas strategis. Perjanjian pengendalian senjata terakhir antara AS dan Rusia telah berakhir. […]

  • TNI AL gagalkan penyelundupan sianida 1,4 ton di Bitung

    Penyelundupan Sianida Bitung, TNI AL Amankan 1,4 Ton

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com)  – TNI AL menggagalkan penyelundupan sianida seberat 1,4 ton melalui Pelabuhan Ferry ASDP Bitung, Sulawesi Utara. Petugas menemukan bahan kimia berbahaya itu saat memeriksa kendaraan yang turun dari kapal feri rute Talaud–Bitung. Operasi ini menunjukkan keberhasilan pengawasan laut oleh personel TNI Angkatan Laut bersama Bea Cukai di kawasan pelabuhan. Dalam siaran pers yang diterima […]

  • Cadangan Beras Bulog Tembus 3 Juta Ton

    Cadangan Beras Bulog Tembus 3 Juta Ton

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 822
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pemerintah mengelola cadangan beras nasional yang kini melampaui 3 juta ton dan mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan capaian tersebut saat memimpin pengarahan dalam retret kabinet dan taklimat awal tahun di Hambalang. Rekor Stok Beras Nasional Presiden Prabowo menyebut cadangan beras saat ini melampaui capaian swasembada pangan […]

  • 300 jembatan perintis TNI AD di daerah terpencil Indonesia

    300 Jembatan Perintis Rampung, Presiden Terima Laporan TNI AD

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Prabowo Subianto menerima laporan penyelesaian 300 jembatan perintis dalam tiga bulan terakhir. Proyek ini menjangkau berbagai wilayah Indonesia. Kepala Staf Angkatan Darat Maruli Simanjuntak menyampaikan laporan tersebut dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Kamis (16/4/2026). Teddy Indra Wijaya, Prasetyo Hadi, serta jajaran TNI AD menghadiri rapat itu. Teddy menjelaskan TNI Angkatan Darat […]

  • tambang ilegal di hutan Indonesia merusak lingkungan

    Tambang Ilegal di Hutan: Prabowo Perintahkan Penindakan

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Prabowo Subianto memerintahkan penindakan tegas terhadap tambang ilegal di hutan. Presiden meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia segera menindak aktivitas pertambangan yang melanggar aturan di kawasan hutan. Perintah itu muncul setelah Bahlil melaporkan hasil evaluasi izin usaha pertambangan (IUP) dalam rapat di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Pemerintah […]

  • indonesia as kerja sama pertahanan utama di Pentagon

    Indonesia AS Kerja Sama Pertahanan Utama, Perkuat Stabilitas

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – indonesia as kerja sama pertahanan memasuki babak baru setelah Indonesia dan Amerika Serikat sepakat meningkatkan hubungan ke tingkat Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama atau Major Defense Cooperation Partnership (MDCP). Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, bertemu dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, di Pentagon pada Senin (13/4). Dalam pertemuan itu, kedua pihak […]

expand_less