Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » LP2D Tolak Revisi RTRW Sultra: Syarat Kepentingan Pengusaha, Abaikan Ekologi

LP2D Tolak Revisi RTRW Sultra: Syarat Kepentingan Pengusaha, Abaikan Ekologi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • visibility 962
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Organisasi Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah (LP2D) secara tegas menolak rencana Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Penolakan ini muncul karena LP2D menilai kebijakan tersebut berisiko memperparah kerusakan lingkungan dan lebih mengutamakan kepentingan investasi dibandingkan keberlanjutan ekosistem.

Revisi RTRW dan Ekspansi Industri Nikel

Isu revisi RTRW mengemuka setelah Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerrukka, menyampaikan rencana tersebut saat mendampingi kunjungan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, ke Sultra pada 28 Mei 2025. Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menilai pesatnya pertumbuhan industri nikel sebagai alasan utama perlunya revisi tata ruang.

Kekhawatiran Aktivis Lingkungan

Namun, pernyataan tersebut justru memicu kekhawatiran di kalangan pegiat lingkungan. Ketua Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Daerah, Eni Samayati, menilai revisi RTRW akan membuka ruang lebih luas bagi ekspansi industri tambang. Oleh karena itu, ia menilai kebijakan tersebut berpotensi mempercepat eksploitasi sumber daya alam tanpa pengawasan yang memadai.

Sorotan Kerusakan dan Reklamasi Pascatambang

Selain itu, Eni menyoroti maraknya kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan. Ia menegaskan bahwa banyak perusahaan mengabaikan kewajiban hukum, khususnya terkait reklamasi dan pemulihan lingkungan pascatambang.

“Pengusaha mengeksplorasi wilayah seluas-luasnya. Setelah sumber daya habis, mereka meninggalkan lokasi tanpa tanggung jawab. Tidak ada reklamasi dan tidak ada penghijauan. Praktik ini mencerminkan kolonialisme gaya baru,” ujar Eni.

Alih Fungsi Hutan Lindung dan Ancaman Ekologis

Lebih jauh, LP2D mencatat perubahan fungsi kawasan hutan lindung yang semakin masif. Di berbagai wilayah, pemerintah mengalihfungsikan kawasan konservasi menjadi zona industri dan pertambangan. Bahkan, sejumlah kawasan tangkapan air ikut terdampak, sehingga meningkatkan risiko kerusakan ekologis dan memperburuk krisis iklim lokal di Sulawesi Tenggara.

Desakan Penghentian dan Kajian Ulang

Karena itu, LP2D menilai rencana revisi RTRW bermasalah secara prosedural maupun substansial. Mereka menegaskan bahwa kebijakan tersebut bertentangan dengan regulasi perlindungan lingkungan hidup dan pulau-pulau kecil. Selain itu, pemerintah dinilai mengabaikan hak masyarakat lokal dalam proses perencanaan tata ruang.

Atas dasar tersebut, LP2D mendesak DPRD dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk menghentikan sementara proses revisi RTRW. Selanjutnya, mereka meminta pemerintah melakukan kajian ulang secara menyeluruh dan transparan dengan melibatkan partisipasi publik serta lembaga yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

“RTRW bukan sekadar dokumen teknis. Dokumen ini menentukan arah pembangunan wilayah. Jika pemerintah menyusunnya atas dasar kepentingan pesanan, maka kehancuran ekologis hanya tinggal menunggu waktu,” pungkas Eni.

Penulis

Update, Akurat dan Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Kripto Indonesia Terbesar di Dunia

    Pasar Kripto Indonesia Terbesar di Dunia

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Indonesia masuk 10 pasar kripto terbesar dunia berdasarkan laporan global yang memantau perkembangan aset digital lintas negara. Pencapaian ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan baru dalam ekosistem kripto global, seiring meningkatnya jumlah pengguna dan aktivitas transaksi berbasis blockchain. Laporan tersebut menunjukkan bahwa adopsi ritel menjadi pendorong utama pertumbuhan pasar kripto […]

  • evakuasi warga Iran akibat konflik militer

    Evakuasi Warga Iran Tembus 1 Juta Orang

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Evakuasi warga Iran kini melampaui satu juta orang seiring meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat. Ancaman operasi darat mendorong warga meninggalkan wilayah yang berpotensi terdampak konflik. Kantor berita Mehr melaporkan perkembangan ini pada Kamis (26/3). Laporan itu menunjukkan warga bergerak untuk menghindari risiko konfrontasi militer. Evakuasi Warga Iran Dipicu Ancaman Operasi Militer Harian […]

  • penetapan tersangka kadin sultra dipersoalkan jarnas mm soal ketimpangan hukum

    Penetapan Tersangka Kadin Sultra Dipersoalkan, Jarnas Soroti Ketimpangan Kasus Tambang

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Penetapan tersangka Kadin Sultra terhadap Ketua Kadin Sulawesi Tenggara, Anton Timbang (AT), memicu polemik publik. Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (Jarnas MM) menilai aparat penegak hukum menjalankan proses secara tidak adil dan kurang transparan. Penetapan Tersangka Kadin Sultra Dipersoalkan Jarnas Jarnas menilai aparat tidak konsisten menangani kasus pertambangan. PT Masempodalle bukan satu-satunya perusahaan yang beroperasi tanpa […]

  • Perketat seleksi beasiswa LPDP dibahas Komisi X DPR RI di Gedung DPR

    Perketat Seleksi Beasiswa LPDP, Komisi X DPR RI Ingatkan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 131
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Perketat seleksi beasiswa LPDP menjadi perhatian serius DPR setelah muncul polemik yang melibatkan mantan penerima beasiswa. Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, secara terbuka meminta pemerintah memperkuat mekanisme seleksi agar penerima beasiswa memiliki integritas, nasionalisme, dan komitmen pengabdian yang jelas. Permintaan tersebut muncul setelah pernyataan mantan penerima LPDP berinisial DS menuai […]

  • Konflik Poso 1998–2001 di Sulawesi Tengah, ilustrasi kerusuhan komunal dan upaya rekonsiliasi nasional

    Konflik Poso: Dari Kerusuhan Lokal hingga Upaya Rekonsiliasi Nasional

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 123
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Kerusuhan komunal yang melanda Poso, Sulawesi Tengah, pada 1998–2001 menjadi salah satu konflik horizontal terpanjang di Indonesia pasca-Reformasi. Konflik berlatar agama antara komunitas Muslim dan Kristen ini menimbulkan korban jiwa, merusak infrastruktur, serta meninggalkan dampak sosial jangka panjang. Konflik Poso bermula dari perkelahian antar pemuda pada 24 Desember 1998 di pusat Kota […]

  • Sidang isbat penetapan awal Ramadan 1447 H oleh Kementerian Agama

    Awal Ramadan 1447 H Ditetapkan Kamis 19 Februari 2026

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 156
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Awal Ramadan 1447 H pemerintah tetapkan melalui sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia pada Selasa, 17 Februari 2026. Dengan keputusan ini, pemerintah memastikan awal ibadah puasa Ramadan bagi umat Islam di seluruh Indonesia. Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin langsung sidang isbat yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Selain itu, pemerintah juga […]

expand_less