Breaking News
light_mode
Beranda » News » Green Earth Movement,: “Polda sultra Diam di Tengah Maraknya Mafia Nikel di Sultra, Kapolri Harus Evaluasi”.

Green Earth Movement,: “Polda sultra Diam di Tengah Maraknya Mafia Nikel di Sultra, Kapolri Harus Evaluasi”.

  • account_circle Afs
  • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
  • visibility 675
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — 10 September 2025 Green Earth Movement (GEM) menyuarakan keprihatinan serius atas maraknya tambang ilegal dan dugaan kuat keberadaan mafia nikel di Sulawesi Tenggara (Sultra). Kondisi ini menunjukkan lemahnya penegakan hukum serta menurunnya nilai-nilai ksatria Bhayangkara di tubuh kepolisian daerah.

Direktur GEM, Arin Fahrul Sanjaya, menilai aktivitas tambang ilegal telah merusak lingkungan secara masif. Praktik ini juga memicu konflik sosial, mengabaikan hak masyarakat, dan membuka ruang keterlibatan oknum aparat penegak hukum.

“Pembiaran terjadi secara sistematis dan mencederai prinsip keadilan. Aparat mengabaikan banyak laporan warga, sementara tambang ilegal beroperasi terang-terangan. Jika aparat tidak berpihak pada hukum, rakyat kehilangan tempat mengadu,” kata Arin, Selasa (10/9).

Arin menegaskan bahwa minimnya tindakan dari Polda Sulawesi Tenggara menimbulkan pertanyaan serius soal integritas dan independensi penegakan hukum. Karena itu, GEM mendesak Listyo Sigit Prabowo untuk segera mengevaluasi kinerja Kapolda Sultra dan jajarannya.

“Evaluasi ini wajib dilakukan. Jika Kapolri membiarkan situasi ini, Polri akan kehilangan kepercayaan publik,” tegas Arin.

GEM menilai kejahatan lingkungan yang melibatkan aktor bermodal besar tidak akan tersentuh hukum tanpa ketegasan dari pusat dan tekanan konsisten masyarakat sipil. Aparat harus berani bertindak tanpa pandang bulu.

“Masalah ini bukan sekadar soal lingkungan. Ini menyangkut masa depan generasi, kedaulatan negara, dan keberanian aparat untuk membela kebenaran,” ujar Arin.

Di akhir pernyataan, GEM mengajak media, mahasiswa, organisasi masyarakat sipil, dan tokoh adat untuk bersatu melawan mafia tambang. Mereka juga menyerukan penyelamatan Sulawesi Tenggara dari ancaman kehancuran ekologis.

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hubungan Indonesia Australia dalam pertemuan Prabowo Subianto dan Anthony Albanese di Istana Merdeka

    Hubungan Indonesia Australia Menguat

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Hubungan Indonesia Australia menguat setelah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk memperdalam kerja sama di sektor pendidikan dan ekonomi. Berdasarkan rilis Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, pertemuan ini menjadi momentum penguatan kemitraan strategis yang saling […]

  • Megawati Hangestri Jakarta Pertamina saat pertandingan liga voli

    Megawati Hangestri Antar Jakarta Pertamina Tumbangkan Medan Falcons

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 240
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Megawati Hangestri Jakarta Pertamina kembali menjadi sorotan publik setelah berperan penting dalam kemenangan tim ibu kota atas Medan Falcons pada lanjutan liga voli nasional. Hasil ini berdampak langsung pada persaingan papan atas klasemen dan memperbesar peluang Jakarta Pertamina melaju ke fase berikutnya. Kemenangan tersebut datang pada momentum krusial kompetisi, ketika jadwal padat […]

  • Kesetiaan di Ujung Kekuasaan: Catatan Sejarah Politik Jakarta 1998

    Kesetiaan di Ujung Kekuasaan: Catatan Sejarah Politik Jakarta 1998

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Dalam dinamika politik, kesetiaan sering kali diuji ketika kekuasaan mulai kehilangan pijakannya. Pada fase inilah sikap elite keputusan personal dan arah sejarah bertemu dalam satu momen yang menentukan. JAKARTA, duasatunews.com – Kesetiaan di ujung kekuasaan sering diuji ketika kekuasaan mulai kehilangan pijakannya. Dalam dinamika politik nasional, momen krisis justru memperlihatkan pilihan elite, arah perubahan, dan […]

  • Ilustrasi wartawan Indonesia menjalankan tugas jurnalistik secara aman

    Putusan MK Tutup Celah Kriminalisasi Wartawan, Perlindungan Pers Menguat di HPN 2026

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 336
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kriminalisasi masih mengancam wartawan saat mereka mengungkap isu yang berdampak luas bagi publik. Pihak yang tidak puas terhadap pemberitaan kerap memilih jalur pidana. Langkah ini menekan kebebasan pers dan mengganggu hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang utuh. Isu Perlindungan Pers Menguat Menjelang HPN 2026 Isu perlindungan pers mengemuka menjelang Hari Pers Nasional […]

  • Prabowo panggil Airlangga ke Istana bahas efisiensi anggaran

    Prabowo Panggil Airlangga ke Istana Bahas Efisiensi

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 234
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Prabowo panggil Airlangga ke Istana bersama sejumlah menteri ekonomi untuk membahas efisiensi anggaran pemerintah. Presiden Prabowo Subianto mengundang Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis sore. Pertemuan ini berlangsung dalam rapat terbatas. Selain itu, pemerintah […]

  • prioritas tenaga kerja lokal PT Ganda Alam Makmur dituntut warga Desa Bumi Etam Kutai Timur

    Warga Desa Bumi Etam Desak PT Ganda Alam Makmur Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Usupriyadi
    • visibility 432
    • 0Komentar

    KUTAI TIMUR, duasatunews.com – 21 Januari 2026 Tenaga kerja lokal menjadi tuntutan utama masyarakat Desa Bumi Etam kepada PT Ganda Alam Makmur. Warga menilai perusahaan belum melibatkan penduduk sekitar secara optimal dalam aktivitas pertambangan di Kecamatan Kaubun, Kabupaten Kutai Timur. Puluhan warga Desa Bumi Etam bersama kelompok Masyarakat Kukaur Bersatu mendatangi area perusahaan untuk menyampaikan […]

expand_less