Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Menkeu Purbaya Tolak Kenaikan Pajak: Daya Beli Bisa Tertekan

Menkeu Purbaya Tolak Kenaikan Pajak: Daya Beli Bisa Tertekan

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 198
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com Tolak usulan IMF pajak menjadi sikap pemerintah dalam merespons rekomendasi internasional terkait rencana kenaikan tarif Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi, khususnya bagi karyawan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan tersebut berpotensi menekan daya beli masyarakat dan memperlambat pemulihan ekonomi nasional.

Purbaya menyampaikan pandangan itu usai rapat konsultasi bersama pimpinan Komisi DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (18/2/2026). Ia menekankan pemerintah perlu menjaga keseimbangan antara kebutuhan penerimaan negara dan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang sudah mulai terbentuk.

Menurut Purbaya, pemerintah menerima berbagai masukan dari lembaga internasional, termasuk Dana Moneter Internasional (IMF). Namun, pemerintah harus menyesuaikan setiap rekomendasi dengan kondisi ekonomi domestik yang masih bergantung pada konsumsi rumah tangga.

“Kalau pemerintah menaikkan pajak sekarang, pendapatan bersih masyarakat akan berkurang. Dampaknya, konsumsi bisa tertahan dan pemulihan ekonomi melambat,” ujar Purbaya.

Konsumsi Masih Jadi Penopang

Pemerintah menilai konsumsi masyarakat tetap menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi. Karena itu, kebijakan fiskal saat ini berfokus menjaga pendapatan dan kepercayaan konsumen agar aktivitas ekonomi tetap bergerak. Pemerintah memilih langkah yang menjaga stabilitas ketimbang mengejar penerimaan jangka pendek.

IMF sebelumnya menyarankan penyesuaian tarif PPh karyawan untuk memperkuat penerimaan negara dan mengurangi ketergantungan pembiayaan melalui utang. Meski demikian, pemerintah memilih tolak usulan IMF pajak karena menilai risikonya lebih besar pada fase pemulihan saat ini, terutama bagi kelompok pekerja berpenghasilan tetap.

Sepanjang 2025, ekonomi Indonesia mencatat pertumbuhan 5,11 persen. Pemerintah menilai capaian tersebut lahir dari belanja negara, stimulus fiskal, serta terjaganya daya beli masyarakat dan aktivitas sektor usaha.

Pengelolaan Utang Tetap Hati-hati

Hingga akhir 2025, total utang pemerintah mencapai Rp9.637,9 triliun dengan rasio terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 40,46 persen dari total PDB Rp23.821,1 triliun. Meski rasio meningkat, pemerintah menilai posisi fiskal masih terkendali.

Purbaya menegaskan pemerintah terus mengelola pembiayaan secara disiplin dengan memilih sumber berbiaya rendah dan tenor aman. Menurutnya, menjaga stabilitas ekonomi, daya beli masyarakat, dan kepercayaan pelaku usaha tetap menjadi prioritas utama kebijakan fiskal ke depan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Orang Keracunan Massal di Kendari, Polisi Segera Lakukan Penyelidikan

    Puluhan Orang Keracunan Massal di Kendari, Polisi Segera Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Keracunan massal Kendari menimpa puluhan warga di Kendari, Sulawesi Tenggara. Warga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dari sumber yang sama. Polisi dan tim kesehatan langsung bergerak untuk menangani kejadian tersebut. Petugas medis mengevakuasi korban ke rumah sakit dan puskesmas terdekat. Tim kesehatan memberikan penanganan sejak laporan pertama masuk. Mayoritas korban menunjukkan […]

  • Penyitaan Tanker Rusia dan Kembalinya Bayang-Bayang Perang Dingin AS–Rusia

    Penyitaan Tanker Rusia dan Kembalinya Bayang-Bayang Perang Dingin AS–Rusia

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Admin 21
    • visibility 313
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews.com – Penyitaan tanker Rusia oleh Amerika Serikat di laut lepas Samudra Atlantik Utara langsung memicu ketegangan geopolitik global. Sejak awal, insiden ini tidak hanya mencerminkan penegakan sanksi internasional. Lebih jauh, peristiwa tersebut menandai pola konfrontasi baru dalam dinamika Perang Dingin modern. Pada Januari 2026, Amerika Serikat menyita tanker Marinera dengan alasan pelanggaran sanksi […]

  • Buyback Saham HRUM Rp335 Miliar Tanpa RUPS

    Buyback Saham HRUM Rp335 Miliar Tanpa RUPS

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Arin 2024
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Emiten tambang batu bara dan nikel PT Harum Energy Tbk (HRUM) menyiapkan aksi buyback saham HRUM tanpa melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Untuk itu, perseroan mengalokasikan dana maksimal Rp335 miliar yang bersumber dari kas internal. Pada dasarnya, manajemen HRUM menilai buyback sebagai langkah strategis. Pertama, perseroan ingin menjaga stabilitas harga saham. […]

  • Purbaya Akui Deg-degan Saat Prabowo Soroti Pajak Bocor Triliunan Rupiah

    Purbaya Akui Deg-degan Saat Prabowo Soroti Pajak Bocor Triliunan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 254
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kebocoran penerimaan negara kembali mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menyinggung langsung kinerja otoritas pajak dan kepabeanan. Isu ini menyentuh kepentingan publik karena berpotensi menggerus pendapatan negara hingga triliunan rupiah setiap tahun dan merugikan masyarakat yang patuh membayar pajak. Sorotan Presiden muncul di tengah kebutuhan negara menjaga ketahanan fiskal dan membiayai agenda pembangunan. […]

  • penetapan tersangka kadin sultra dipersoalkan jarnas mm soal ketimpangan hukum

    Penetapan Tersangka Kadin Sultra Dipersoalkan, Jarnas Soroti Ketimpangan Kasus Tambang

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Penetapan tersangka Kadin Sultra terhadap Ketua Kadin Sulawesi Tenggara, Anton Timbang (AT), memicu polemik publik. Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (Jarnas MM) menilai aparat penegak hukum menjalankan proses secara tidak adil dan kurang transparan. Penetapan Tersangka Kadin Sultra Dipersoalkan Jarnas Jarnas menilai aparat tidak konsisten menangani kasus pertambangan. PT Masempodalle bukan satu-satunya perusahaan yang beroperasi tanpa […]

  • Konflik Lahan di Tanimbar Maluku, Polisi Tetapkan 11 Tersangka

    Konflik Lahan di Tanimbar Maluku, Polisi Tetapkan 11 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 281
    • 0Komentar

    JAKRTA, duasatunews.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Kepulauan Tanimbar menetapkan 11 orang sebagai tersangka konflik lahan. Kasus ini terjadi di Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Konflik melibatkan warga Desa Arui Bab dan Desa Sangliat Krawain. Polisi Tetapkan Tersangka Berdasarkan Bukti Kasat Reskrim Polres Kepulauan Tanimbar, Iptu Bryantri Maulana, menyampaikan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik […]

expand_less