Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » Miras Oplosan Pelajar Tewaskan Dua Siswa di Pulau Sapuka

Miras Oplosan Pelajar Tewaskan Dua Siswa di Pulau Sapuka

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 547
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pangkep, (duasatunews.com) – miras oplosan pelajar kembali menimbulkan korban jiwa. Sebanyak 13 pelajar di Pulau Sapuka, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, nekat mengonsumsi minuman keras campuran berbahan cairan spritus dan minuman berenergi. Peristiwa tersebut menyebabkan dua pelajar meninggal dunia, sementara 11 lainnya masih menjalani perawatan dan pemeriksaan medis secara intensif.

Kejadian ini memicu keprihatinan masyarakat setempat karena seluruh korban masih berstatus pelajar dan sebagian besar berusia di bawah umur.

Miras Oplosan Pelajar Dikonsumsi di Dermaga Pulau Sapuka

Peristiwa miras oplosan pelajar ini terjadi pada Selasa malam (3/2/2026) di Dermaga Batu Pulau Sapuka. Para pelajar berkumpul dan mengonsumsi minuman oplosan secara bersama-sama.

Kasi Humas Polres Pangkep, Imran, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa para pelajar mengonsumsi minuman oplosan dalam dua kesempatan pada hari yang sama.

“Pada siang hari, salah satu pelajar membeli spritus, air mineral, minuman berenergi, dan susu kental manis. Mereka mengoplos lalu meminumnya bersama. Pada malam hari, mereka kembali membeli bahan serupa untuk dikonsumsi di dermaga,” ujar Imran, Sabtu (7/2/2026).

Dampak Konsumsi Minuman Oplosan terhadap Kesehatan Pelajar

Setelah mengonsumsi minuman oplosan, kondisi para pelajar mulai menunjukkan gejala serius. Beberapa di antaranya mengeluhkan pusing, mual, hingga kejang.

Pada Kamis pagi (5/2/2026), korban berinisial WA (16) mengalami kejang hebat. Keluarga segera membawanya ke Puskesmas Pulau Sapuka. Tidak lama kemudian, korban kedua berinisial SA (17) juga dibawa ke fasilitas kesehatan yang sama akibat kondisi serupa.

“Sekitar pukul 13.00 Wita, tenaga medis menyatakan WA meninggal dunia. Pada malam harinya sekitar pukul 20.00 Wita, SA juga meninggal dunia,” jelas Imran.

Sebanyak 11 pelajar lainnya masih menjalani perawatan medis dengan kondisi yang beragam, mulai dari stabil hingga membutuhkan pemantauan ketat.

Penyelidikan Polisi atas Kasus Miras Oplosan Pelajar

Polisi langsung bergerak menangani kasus ini. Petugas mendatangi lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, serta mendata seluruh korban yang terlibat.

Selain itu, polisi juga menelusuri asal spritus yang digunakan dalam minuman oplosan. Petugas memeriksa pedagang yang menjual spritus kepada para pelajar untuk memastikan tidak ada pelanggaran lain.

“Kami menelusuri asal bahan oplosan dan memeriksa saksi-saksi terkait,” tambah Imran.

Imbauan Polisi dan Peran Orang Tua

Hingga kini, Polres Pangkep masih mendalami kasus miras oplosan pelajar tersebut untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak mereka.

“Kami mengajak para orang tua untuk bersama-sama menjaga dan mengawasi anak masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkas Imran.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK ambil alih kasus FA di Gedung Merah Putih KPK

    KPK Buka Peluang Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah Jika Penanganan Mandek

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 156
    • 4Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengambil alih perkara dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA), apabila Kejaksaan Agung tidak melanjutkan proses hukum sesuai ketentuan. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, meminta publik merujuk Pasal 10A Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019. Pasal tersebut mengatur […]

  • Penanganan Sungai Sumbar: PU dan Adhi Karya Tangani 21 Sungai

    Penanganan Sungai Sumbar: PU dan Adhi Karya Tangani 21 Sungai

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle adrian
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Padang, duasatunews.com – Penanganan sungai Sumbar dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama PT Adhi Karya (Persero) Tbk terhadap 21 aliran sungai terdampak banjir di Provinsi Sumatera Barat. Direktur Utama PT Adhi Karya Moeharmein Zein Chaniago menegaskan bahwa penanganan tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi jangka menengah. Oleh karena itu, perusahaan tidak hanya menangani kondisi darurat, […]

  • Obsesi Sukses Gen Z di Tengah Tekanan Ekonomi

    Obsesi Sukses Gen Z di Tengah Tekanan Ekonomi

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 722
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Obsesi sukses Gen Z semakin mencolok dalam beberapa tahun terakhir. Banyak anak muda memilih bekerja sambil kuliah, membangun bisnis sejak remaja, atau mencari lebih dari satu sumber penghasilan. Meski publik kerap menilai mereka ambisius, dorongan tersebut muncul sebagai respons atas tekanan sosial dan realitas ekonomi. Selain itu, Gen Z tumbuh di tengah […]

  • masjid terdampak bencana aceh pasca banjir

    Masjid Terdampak Bencana Aceh, 98 Persen Kembali Berfungsi

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Banda Aceh, duasatunews.com – Masjid terdampak bencana Aceh mulai kembali melayani aktivitas ibadah masyarakat setelah banjir dan longsor. Kementerian Agama Kantor Wilayah Aceh mencatat 98 persen masjid dan mushalla di wilayah terdampak kini sudah aktif kembali, meski sebagian masih memakai fasilitas darurat. Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Azhari, menjelaskan bahwa banjir dan longsor merusak 737 masjid […]

  • MANUVER PUTAR BALIK: Mafia Tanah Hanya Topeng Elite yang Terancam di Kendari

    MANUVER PUTAR BALIK: Mafia Tanah Hanya Topeng Elite yang Terancam di Kendari

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 792
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Pengalihan isu mafia tanah Kendari kini menguasai ruang publik dan percakapan media. Namun, ketika publik membacanya melalui pendekatan Issue Cycle Analysis, pola yang muncul tidak bersifat alami. Elite kekuasaan justru mendorong isu ini untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari persoalan yang lebih besar. Sejak awal, narasi mafia tanah tidak hadir sebagai penegakan hukum […]

  • Ilustrasi wartawan Indonesia menjalankan tugas jurnalistik secara aman

    Putusan MK Tutup Celah Kriminalisasi Wartawan, Perlindungan Pers Menguat di HPN 2026

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 439
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kriminalisasi masih mengancam wartawan saat mereka mengungkap isu yang berdampak luas bagi publik. Pihak yang tidak puas terhadap pemberitaan kerap memilih jalur pidana. Langkah ini menekan kebebasan pers dan mengganggu hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang utuh. Isu Perlindungan Pers Menguat Menjelang HPN 2026 Isu perlindungan pers mengemuka menjelang Hari Pers Nasional […]

expand_less