Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » IPPMIK Konawe-Jakarta Demo di KPK, Soroti Dugaan Korupsi Anggaran Makan Minum Bupati Konawe Rp 9,2 M

IPPMIK Konawe-Jakarta Demo di KPK, Soroti Dugaan Korupsi Anggaran Makan Minum Bupati Konawe Rp 9,2 M

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 243
  • comment 3 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) – Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa Konawe-Jakarta (IPPMIK Konawe-Jakarta) kembali menggelar aksi demonstrasi jilid IV di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (22/5/2026). Massa aksi menyoroti dugaan tindak pidana korupsi anggaran makan dan minum Bupati Konawe Tahun Anggaran 2023 pada Bagian Umum dan Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe.

Ketua Umum IPPMIK Konawe-Jakarta, Abdi Aditya, mengatakan dugaan penyimpangan anggaran tersebut tidak bisa dianggap sepele karena nilainya mencapai miliaran rupiah dan telah menjadi temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, proses pemeriksaan juga sebelumnya telah bergulir di Polres Konawe melalui penyelidikan oleh Satreskrim Polres Konawe.

“Dugaan penyimpangan ini sudah cukup lama menjadi perhatian publik. Karena itu kami meminta aparat penegak hukum serius menanganinya dan tidak berhenti hanya pada pemeriksaan administrasi,” kata Abdi dalam keterangannya.

Berdasarkan temuan BPK, anggaran belanja makan dan minum Kepala Daerah pada Bagian Umum Setda Konawe sebesar Rp 3,1 miliar lebih serta belanja makan dan minum operasional sebesar Rp 2,1 miliar lebih disebut “tidak dapat diyakini kebenarannya”.

Tak hanya itu, pada Bagian Humas dan Protokoler Setda Konawe juga ditemukan belanja makan dan minum sebesar Rp 3,7 miliar yang kembali menjadi sorotan auditor negara.

Temuan tersebut tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Nomor: 33.B/LHP/XIX.KDR/05/2024 dengan total dugaan kerugian negara mencapai Rp 9,2 miliar.

Abdi menilai dugaan penyimpangan anggaran tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap kepercayaan masyarakat Konawe, terlebih di tengah kondisi masyarakat yang masih membutuhkan perhatian pemerintah pada sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

“Anggaran daerah seharusnya digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat, bukan justru diduga dihabiskan melalui belanja makan dan minum yang pertanggungjawabannya tidak jelas,” ujarnya.

IPPMIK Konawe-Jakarta juga mendesak aparat penegak hukum, mulai dari Kepolisian, Kejaksaan hingga KPK, segera melakukan penyelidikan dan pemeriksaan secara transparan terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam pengelolaan anggaran tersebut.

Selain itu, mereka meminta KPK bekerja sama dengan Inspektorat Kabupaten Konawe untuk membuka hasil pemeriksaan kepada publik agar tidak menimbulkan dugaan adanya upaya perlindungan terhadap pihak tertentu.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Jangan sampai dugaan korupsi miliaran rupiah ini berhenti hanya sebagai temuan administrasi tanpa proses hukum yang jelas,” tutup Abdi.

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Nur Wayda
  • Sumber: Tim Redaksi

Komentar (3)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi unjuk rasa terkait Korupsi LPDB-KUMKM di kawasan Kuningan Jakarta Selatan.

    KPK dan Kejagung Didesak Periksa Menteri Koperasi Dugaan Korupsi Dana Bergulir LPDB-KUMKM

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 159
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Dugaan korupsi Dana Bergulir LPDB-KUMKM kembali menjadi sorotan publik. Forum Demokrasi Rakyat (FDR) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Koperasi Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2026). Dalam aksi tersebut, massa mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia segera […]

  • negara dengan bahasa terbanyak di dunia Papua Nugini dan Indonesia

    Negara dengan Bahasa Terbanyak di Dunia: Indonesia Kedua

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 546
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah bahasa terbesar kedua di dunia. Negara kepulauan ini memiliki 721 bahasa yang tersebar dari wilayah barat hingga timur Nusantara dan digunakan oleh ratusan kelompok etnis dengan latar budaya yang beragam. Di posisi teratas, Papua Nugini memimpin daftar negara dengan bahasa terbanyak di dunia dengan 841 bahasa. […]

  • Menolak Lupa: Laksamana Perempuan Pertama di Ujung Pulau Sumatera yang menggemparkan dunia membentuk pasukan Inong Balle Melawan Penjajah

    Menolak Lupa: Laksamana Perempuan Pertama di Ujung Pulau Sumatera yang menggemparkan dunia membentuk pasukan Inong Balle Melawan Penjajah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 958
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Sejarah Indonesia mencatat sosok luar biasa bernama Laksamana Malahayati, laksamana perempuan pertama di dunia yang berasal dari Aceh. Pada abad ke-16, saat kekuatan Eropa mulai mencengkeram Nusantara, Malahayati memimpin perlawanan laut secara langsung demi menjaga kedaulatan wilayah Aceh. (06/01/2026) Perempuan yang Membalik Logika Zaman Di ujung barat Nusantara, ketika bangsa Eropa memetakan […]

  • perdagangan karbon Indonesia terhambat akibat regulasi lemah dan birokrasi

    Regulasi Lemah Hambat Perdagangan Karbon Indonesia

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)-Indonesia memiliki peluang besar dalam perdagangan karbon Indonesia untuk mengendalikan pasar global berkat luasnya hutan tropis yang dimiliki. Namun, pemerintah belum memaksimalkan potensi ekonomi dari sektor ini. Pakar kehutanan dari Universitas Palangka Raya, Aswin Usup, menilai negara-negara industri masih mendominasi sistem perdagangan karbon. Padahal, negara-negara tersebut tidak lagi memiliki hutan seluas Indonesia. Aswin menegaskan bahwa […]

  • Dampak tambang nikel di Indonesia terhadap lingkungan

    Nikel, Negara, dan Luka yang Tak Terobati: Ketika Sumber Daya Menjadi Sumber Derita

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 1.054
    • 0Komentar

    Nikel, Negara, dan Luka yang Tak Terobati: Ketika Sumber Daya Menjadi Sumber Derita Oleh: Arin Fahrul Sanjaya, S.I.Kom. aktivis Komunikasi Sosial dan Pemerhati Isu Hukum & Lingkungan Pengantar: Emas Baru, Luka Lama Dalam dua dekade terakhir, industri pertambangan nikel di Indonesia tumbuh pesat. Nikel kini menjadi komoditas strategis global karena berperan penting dalam baterai kendaraan […]

  • Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

    Polda NTB Tetapkan Dua Tersangka Tambang Emas Ilegal di Sekotong

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 646
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, kembali menyedot perhatian publik. Selain itu, praktik tersebut mengancam lingkungan dan kawasan wisata. Akibatnya, warga menghadapi risiko konflik sosial yang berulang. Sebelumnya, ketegangan sempat memuncak pada Agustus 2024. Saat itu, massa membakar lokasi tambang di Desa Batu Montor. Peristiwa tersebut menandai puncak keresahan […]

expand_less