Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » Sahroni Komisi III Kembali Menjabat Pimpinan DPR RI

Sahroni Komisi III Kembali Menjabat Pimpinan DPR RI

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Sahroni Komisi III kembali menjabat sebagai pimpinan DPR RI setelah menyelesaikan masa sanksi etik. Penetapan tersebut berlangsung dalam rapat Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, dan mendapat persetujuan seluruh anggota yang hadir.

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, yang membidangi urusan politik, hukum, dan keamanan. Dalam forum tersebut, pimpinan DPR meminta persetujuan anggota komisi terkait pengisian kembali posisi pimpinan Komisi III DPR RI. Seluruh anggota yang hadir menyatakan persetujuan secara mufakat.

Komisi III DPR RI membidangi urusan penegakan hukum. Ruang lingkup kerjanya mencakup pengawasan terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia, Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, serta sejumlah lembaga penegak hukum lainnya. Karena itu, posisi pimpinan komisi ini memiliki peran strategis dalam memastikan fungsi pengawasan berjalan optimal.

Dasar Penetapan Pimpinan Komisi III

Pimpinan DPR RI mendasarkan penetapan tersebut pada surat resmi dari Fraksi Partai NasDem DPR RI. Surat itu memuat perubahan susunan pimpinan komisi sekaligus penyesuaian keanggotaan alat kelengkapan dewan.

Melalui keputusan tersebut, DPR RI menempatkan kembali Ahmad Sahroni sebagai pimpinan Komisi III DPR RI. Ia menggantikan Rusdi Masse Mappasessu, yang sebelumnya mengisi posisi tersebut selama masa sanksi berlangsung.

Pernyataan Usai Penetapan

Usai rapat, Sahroni menyampaikan terima kasih kepada pimpinan DPR RI dan seluruh anggota Komisi III DPR RI. Ia juga mengucapkan selamat memasuki Bulan Ramadhan kepada masyarakat.

Menurutnya, proses etik yang telah dijalani menjadi pembelajaran penting. Ke depan, ia menyatakan komitmen untuk menjalankan tugas secara lebih berhati-hati, profesional, dan bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

Riwayat Sanksi Etik

Pada Agustus 2025, Fraksi Partai NasDem DPR RI mencopot Sahroni dari jabatan pimpinan Komisi III DPR RI dan memindahkannya menjadi anggota Komisi I DPR RI. Langkah tersebut diambil setelah pernyataannya menuai kontroversi dan sorotan publik.

Selanjutnya, Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem menonaktifkannya dari keanggotaan DPR RI. Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI kemudian menjatuhkan sanksi nonaktif selama enam bulan. Setelah masa sanksi berakhir, DPR RI kembali menempatkannya di jajaran pimpinan Komisi III.

Selain pengisian posisi pimpinan, rapat Komisi III DPR RI juga membahas agenda kerja ke depan. Komisi menegaskan pentingnya menjaga fungsi pengawasan agar tetap berjalan efektif dan akuntabel dalam mendukung penegakan hukum nasional.

Rekomendasi Untuk Anda

  • RI AS bahas tarif impor pasca putusan Mahkamah Agung AS

    Tarif Impor RI AS Dibahas Usai Putusan MA AS

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 113
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Tarif impor RI AS kembali menjadi perhatian setelah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memastikan rencana pembicaraan lanjutan dengan Amerika Serikat. Pemerintah mengambil langkah ini menyusul putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan kebijakan tarif resiprokal Presiden Donald Trump. Juru Bicara Kemenko Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menegaskan pemerintah Indonesia tetap mengutamakan kepentingan dan kebutuhan nasional. […]

  • Suasana belajar siswa dalam program sekolah swasta gratis DKI 2026

    DKI Jakarta Tambah 60 Sekolah Swasta Gratis, Total Jadi 100 Sekolah pada 2026

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 144
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Program sekolah swasta gratis DKI 2026 akan diperluas secara signifikan. Sebelumnya, program ini mencakup 40 sekolah. Namun, pada 2026 mendatang, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah jumlahnya menjadi 100 sekolah. Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, menyampaikan rencana tersebut di Balai Kota, Rabu. Ia menegaskan pemerintah tidak mengurangi sekolah yang sudah bergabung. […]

  • Prajurit TNI AL memeriksa kapal pengangkut nikel ilegal di perairan Teluk Weda saat penangkapan kapal nikel ilegal

    Penangkapan Kapal Nikel Ilegal oleh TNI AL di Teluk Weda

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 182
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Penangkapan kapal nikel ilegal kembali terjadi di perairan Indonesia. TNI Angkatan Laut menindak dua kapal pengangkut nikel yang melanggar aturan pelayaran dan ketentuan pertambangan di Teluk Weda, Selasa (10/2). Langkah ini menunjukkan keseriusan TNI AL dalam menjaga keamanan laut nasional. Selain itu, kawasan Teluk Weda berperan penting sebagai jalur distribusi hasil tambang […]

  • OTT KPK Bupati Pekalongan di Gedung Merah Putih KPK Jakarta

    KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Langsung Diperiksa di Jakarta

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 113
    • 0Komentar

    JAKARTA , (Duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3/2026). Dalam operasi tersebut, tim KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama beberapa pihak lain. Langkah ini langsung menyita perhatian publik. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, segera menyampaikan perkembangan itu kepada media. Menurut dia, tim penyelidik […]

  • Ilustrasi kasus penikaman karyawan Rich Club Kendari di area parkiran pada malam hari yang hingga kini masih dalam penanganan kepolisian

    Dua Pekan Tanpa Kepastian, Kinerja Polisi Dipertanyakan dalam Kasus Penikaman Karyawan Rich Club Kendari

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dua pekan telah berlalu sejak insiden penikaman terhadap karyawan tempat hiburan malam di Kota Kendari. Namun, polisi belum menunjukkan perkembangan berarti dalam penanganan kasus tersebut. Hingga kini, aparat belum mengamankan para terduga pelaku. Di sisi lain, korban masih menjalani perawatan medis dan pemulihan trauma. Kondisi ini memicu keresahan publik. Peristiwa tersebut terjadi […]

  • Mediasi Indonesia Iran dibahas Dubes Iran dalam keterangan pers di Jakarta

    Niat Mediasi Indonesia Disambut Iran, Namun Belum Ada Langkah Nyata

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 126
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) – Mediasi Indonesia Iran menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketegangan Timur Tengah. Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengapresiasi niat Pemerintah Indonesia untuk memfasilitasi dialog, meski hingga kini belum ada langkah konkret. Boroujerdi menyampaikan pernyataan tersebut saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin. Ia merespons pertanyaan wartawan terkait peluang Indonesia memediasi Iran […]

expand_less