Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » KKJ Sultra Kecam Pernyataan Kadispar Sebut Wartawan “Idiot”

KKJ Sultra Kecam Pernyataan Kadispar Sebut Wartawan “Idiot”

  • account_circle Admin 21
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kendari, (DUASATUNEWS.COM) — Komite Keselamatan Jurnalis Sulawesi Tenggara (KKJ Sultra) mengecam keras pernyataan Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Sultra Ridwan Badalla di akun Tiktok pribadinya @eRBe#bersuara yang menyebut wartawan idiot.

KKJ Sultra menilai, sebagai pejabat publik tidak sepantasnya Ridwan Badallah melontarkan ucapan yang merendahkan profesi jurnalis. KKJ. Ucapan yang merendahkan jurnalis merupakan bentuk intimidasi verbal yang bertentangan dengan prinsip kebebasan pers.

Kasus ini bermula saat jurnalis Kendarihariini meminta tanggapan kepada Gubernur Sultra Andi Sumangerukka soal Satgas PKH denda administratif Satgas PKH yang dijatuhkan kepada PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) senilai Rp2,09 triliun pada Selasa 8 September 2026.

Pertanyaan jurnalis itu dilontarkan merespons pernyataan Gubernur Sultra yang mendukung penegakan hukum yang tidak hanya berorientasi pidana, tetapi juga pemulihan aset bagi pelaku kejahatan lingkungan dan sumber daya alam (SDA).

Pada hari yang sama, Ridwan Badallah mengunggah video di akun tiktok pribadinya menyatakan bahwa pertanyaan itu salah sasaran dan menyebut wartawan yang melontarkan pertanyaan adalah idiot.

Merespons pernyataan itu, KKJ Sultra menilai ucapan yang merendahkan jurnalis saat menjalankan tugas jurnalistik merupakan bentuk intimidasi verbal yang tidak sejalan dengan prinsip kebebasan pers.

Jurnalis bekerja untuk memenuhi hak publik atas informasi. Dalam menjalankan tugasnya, jurnalis berhak mengajukan pertanyaan, termasuk pertanyaan kritis, sebagai bagian dari proses verifikasi, klarifikasi, dan memastikan informasi yang diterima masyarakat akurat.

Pernyatan merendahkan kapasitas intelektual jurnalis, seperti menyatakan wartawan idiot bukan hanya bentuk penghinaan secara personal, tetapi juga berpotensi menjadi intimidasi verbal yang menghambat kerja jurnalistik.

Tindakan menghambat kerja jurnalistik merupakan pelanggaran hukum yang diancam pidana penjara paling lama dua tahun atau denda hingga Rp500 juta berdasarkan Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

KKJ Sultra mengingatkan, kekerasan terhadap jurnalis tidak hanya berbentuk kekerasan fisik. Ancaman, intimidasi, pelecehan, penghinaan, maupun tekanan verbal yang membuat wartawan takut atau enggan menjalankan tugas juga merupakan bagian dari kekerasan terhadap jurnalis.

Bahwa ketika melakukan wawancara, doorstop, maupun konferensi pers, jurnalis menjalankan profesinya untuk memperoleh informasi bagi kepentingan publik, bukan sedang mempermalukan pejabat sebagai individu.

Narasumber berhak mengoreksi pertanyaan yang dianggap keliru, atau menyampaikan keberatan terhadap cara bertanya, bahkan berhak menolak menjawab pertanyaan. Namun, hak tersebut bukan berupa tindakan menghina, merendahkan, atau mempermalukan jurnalis secara personal.

KKJ Sultra menilai ucapan yang merendahkan profesi dapat memunculkan chilling effect, yakni situasi ketika wartawan menjadi takut atau enggan mengajukan pertanyaan kritis karena khawatir dipermalukan atau diintimidasi.

Dalam jangka panjang, kondisi itu dinilai dapat menurunkan kualitas informasi yang diterima masyarakat.

Menanggapi persoalan ini, KKJ Sultra menyatakan sikap;

1. Mengecam keras pernyataan Kadis Pariwisata Sultra yang menyebut wartawan idiot. Selain merendahkan profesi, ucapan ini juga berisi penghinaan yang berkonsekuensi pidana.

2. Meminta Kadis Pariwisata Sultra Ridwan Badallah untuk meminta maaf secara terbuka kepada media dalam waktu 3×24 jam. Apabila hal itu tidak dilakukan, maka organisasi akan mengambil langkah hukum.

3. Jurnalis dalam menjalankan profesinya wajib mematuhi Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Mengajukan pertanyaan, menggali informasi, melakukan konfirmasi, hingga menyampaikan kritik merupakan bagian dari tugas jurnalistik yang dilindungi UU.

4. Kritik terhadap pemberitaan dapat disampaikan melalui mekanisme yang diatur dalam UU Pers, seperti hak jawab dan hak koreksi, atau mengadu ke Dewan Pers bukan dengan ucapan yang merendahkan profesi wartawan.

5. Menegaskan bahwa jurnalis dalam menjalankan profesinya wajib mematuhi Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Komite Keselamatan Jurnalis Sultra dideklarasikan di Kota Kendari pada 25 Oktober 2025 sebagai aliansi strategis untuk melawan impunitas atas kasus kekerasan terhadap jurnalis.

KKJ Sultra diinisiasi sejumlah organisasi pers dan masyarakat sipil, yakni AJI Kendari, IJTI Sultra, AMSI Sultra, PuspaHAM, Walhi Sultra, UKM Pers IAIN Kendari dan sejumlah advokat.

(RM)

Admin 21

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BYD Salip Tesla, Jadi Raja Mobil Listrik Dunia

    BYD Salip Tesla, Jadi Raja Mobil Listrik Dunia

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – BYD geser Tesla EV pada 2025 setelah produsen otomotif asal China tersebut mencatat penjualan kendaraan listrik tertinggi secara global. Pergeseran ini mengubah peta persaingan industri otomotif dunia yang sebelumnya dikuasai produsen Amerika Serikat. Keberhasilan BYD mencerminkan pergeseran kekuatan industri EV global menuju Asia, seiring meningkatnya kapasitas produksi dan efisiensi biaya. Dominasi Produsen […]

  • Dana Jamrek Sultra dan lubang tambang terbuka tanpa reklamasi

    Feny Tri Indah Kasim Soroti Dana Jamrek yang “Dilarikan” ke Pusat

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 986
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – 22 September 2025 Pengelolaan Dana Jamrek Sultra kembali menuai sorotan. Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta, Feny Tri Indah Kasim, mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang memusatkan Dana Jaminan Reklamasi (Jamrek) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menurut Feny, dana reklamasi tambang seharusnya menjamin pemulihan lingkungan pascatambang di daerah […]

  • Prabowo Berikan Tanda Kehormatan kepada 2 Satker dan 10 Polda pada Hari Bhayangkara ke-80

    Prabowo Berikan Tanda Kehormatan untuk 2 Satker dan 10 Polda

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Prabowo Berikan Tanda Kehormatan kepada 2 Satker dan 10 Polda pada Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Satuan Latihan Brimob Polri, Cikeas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendampingi Presiden Prabowo Subianto saat Presiden menyerahkan Tanda Kehormatan Samkaryanugraha Nugraha Sakanti sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi […]

  • Rapat kebijakan energi dan stimulus ekonomi pemerintah Indonesia

    Kebijakan Energi dan Stimulus Ekonomi Dibahas

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Kebijakan energi dan stimulus ekonomi menjadi fokus dalam rapat koordinasi lintas kementerian yang diikuti Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pemerintah menggelar rapat ini untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Sekretariat Kabinet menyampaikan keterangan tersebut di Jakarta, Selasa. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin rapat secara daring melalui konferensi […]

  • PW ISARAH Sumut Kecam Pembiaran Polusi Udara, Warga Sumut Sesak Nafas Akibat ISPA

    PW ISARAH Sumut Kecam Pembiaran Polusi Udara, Warga Sumut Sesak Nafas Akibat ISPA

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Medan, (DUASATUNEWS.COM) — Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Al Washliyah Sumatera Utara (PW ISARAH Sumut) melayangkan kecaman keras kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara yang dinilai mandul dan tutup mata terhadap bencana polusi udara yang kini mencekik warga Sumatera Utara! Wakil Sekretaris PW ISARAH Sumut, Muhammad Yasir Ramli, SH., MH., menegaskan BPBD Sumut jangan […]

  • dana Jamrek tambang di kawasan pertambangan terbuka Indonesia

    Eni Samayati Angkat Suara Terkait Pengelolaan Dana Jamrek yang Dikendalikan Pemerintah Pusat

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 1.071
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dana Jamrek tambang kembali menjadi sorotan publik. Dana Jaminan Reklamasi tambang bernilai triliunan rupiah yang tersimpan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dinilai belum memberi manfaat nyata bagi daerah penghasil tambang. Sorotan ini menguat setelah mahasiswa dan aktivis lingkungan menuntut transparansi pengelolaan dana Jamrek tambang yang seharusnya digunakan untuk pemulihan lingkungan […]

expand_less