Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Dunia Kian Tidak Aman bagi Jurnalis, UNESCO Desak Perlindungan dan Kebebasan Pers Diperkuat

Dunia Kian Tidak Aman bagi Jurnalis, UNESCO Desak Perlindungan dan Kebebasan Pers Diperkuat

  • account_circle Retanto
  • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
  • visibility 80
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (Duasatunews.com)-Isu perlindungan jurnalis global kembali menjadi perhatian setelah UNESCO mencatat penurunan kebebasan pers di berbagai kawasan. Organisasi ini menilai dukungan terhadap jurnalisme independen harus diperkuat agar publik tetap memperoleh informasi yang akurat.

Tekanan terhadap Media Meningkat
UNESCO melaporkan kebebasan berekspresi global turun sekitar 10 persen sejak 2012. Direktur Jenderalnya, Khaled El-Enany, menegaskan jurnalisme berperan penting dalam menjaga stabilitas sosial dan demokrasi.

Data Varieties of Democracy (V-Dem) menunjukkan peningkatan praktik sensor diri di kalangan jurnalis hingga 69 persen dalam kurun 2012–2025. Tekanan hukum, ancaman, dan pembatasan regulasi menjadi faktor utama yang memicu kondisi tersebut.

Tantangan di Ruang Digital
Tekanan tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga di ruang digital. Riset International Center for Journalists bersama UN Women menemukan sebagian besar jurnalis perempuan mengalami kekerasan daring. Dalam banyak kasus, serangan tersebut berkembang menjadi ancaman nyata.

Situasi ini menunjukkan pentingnya menjaga ekosistem media yang aman dan berkelanjutan. Penyebaran disinformasi yang cepat melalui teknologi digital semakin menantang peran jurnalisme sebagai sumber informasi terpercaya.

Perkembangan dan Upaya Global
Sejumlah negara mulai menunjukkan kemajuan. Hampir setengah dari 194 negara telah mengakui media komunitas melalui kerangka hukum. Selain itu, lebih dari 139 negara memberikan jaminan hukum atas hak publik untuk mengakses informasi.

Perkembangan teknologi juga mendorong kolaborasi lintas negara dalam jurnalisme investigasi. Model kerja sama ini membantu media mengungkap isu global yang kompleks secara lebih efektif.

Dalam peringatan Hari Kebebasan Pers Dunia, Sudanese Journalists Syndicate menerima penghargaan atas keberanian mereka dalam menjalankan tugas jurnalistik di tengah konflik.

Penegasan
Upaya memperkuat perlindungan jurnalis global membutuhkan dukungan kebijakan, perlindungan hukum, dan pendanaan yang berkelanjutan. Langkah ini penting agar media independen tetap mampu menjalankan fungsi kontrol sosial dan menjaga kualitas informasi publik.

  • Penulis: Retanto
  • Editor: Wilda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Kadin Sultra Anton Timbang menerima pataka pada Musprov Kadin Sultra di Kendari

    Kadin Sultra Masuki Periode Baru, Anton Timbang Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 219
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VIII kembali mempercayakan Anton Timbang sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Sulawesi Tenggara (Kadin Sultra) periode 2026–2031. Forum tersebut berlangsung di Kendari, Sabtu (14/2/2026). Keputusan Musprov mengantar Anton memasuki periode kepemimpinan kedua. Selama periode sebelumnya, ia aktif membenahi tata kelola organisasi dan memperkuat posisi Kadin Sultra sebagai mitra […]

  • Changan Resmi Masuk Pasar Indonesia, Tegaskan Komitmen Jangka Panjang Mobilitas Berkelanjutan

    Changan Resmi Masuk Pasar Indonesia, Tegaskan Komitmen Jangka Panjang Mobilitas Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Jakarta | duasatunews.com – Changan Automobile masuk Indonesia sebagai bagian dari strategi ekspansi globalnya. Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi mobilitas masa depan yang ramah lingkungan. Situs resmi Changan Automobile: https://www.globalchangan.com Masuknya Changan Automobile memperkaya pilihan kendaraan berteknologi maju di Indonesia. Selain itu, kehadiran ini memperkuat persaingan di industri otomotif nasional. Changan melihat […]

  • Penyalahgunaan wewenang DPMPTSP disorot di Sulawesi Tenggara

    Dugaan Penyalahgunaan Wewenang, Kejati Sultra Diminta Periksa Eks Kadis DPMPTSP Bombana.

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 159
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra untuk segera memanggil dan memeriksa mantan Krpala Dinas (Kadis) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kab. Bombana. Permintaan tersebut menyusul adanya polemik terhadap rekomendasi Kesesuaian Tata Ruang Daerah Rencana Lokasi Kegiatan Usaha Pembangunan Kawasan Industri Beserta […]

  • ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN AI TERHADAP PRODUKTIVITAS MANUSIA

    ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN AI TERHADAP PRODUKTIVITAS MANUSIA

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Jakarta,duasatunews.com – Produktivitas manusia di era AI mengalami peningkatan signifikan seiring pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan. Artificial Intelligence (AI) membantu manusia bekerja lebih cepat, lebih efisien, dan lebih akurat di berbagai sektor. Namun, di balik manfaat tersebut, teknologi ini juga menghadirkan tantangan yang perlu diantisipasi secara serius. Produktivitas Manusia di Era AI Meningkat Drastis AI mendorong […]

  • Kerusakan lingkungan Sulawesi Tenggara akibat pertambangan

    Sulawesi Tenggara dalam Kacamata Mahasiswa

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Oleh: Adrian Moita, Mahasiswa Sulawesi Tenggara di Jakarta JAKARTA, (duasatunews.com) – Sebagai mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang kini menempuh pendidikan di Jakarta, saya memandang daerah kelahiran dari jarak yang ironis. Di ibu kota, saya menyaksikan geliat pembangunan, diskursus kebijakan, dan narasi pertumbuhan ekonomi. Namun, ketika menoleh ke kampung halaman, saya justru melihat luka, hutan tergerus, […]

  • Kaji Indonesia Gelar Aksi Jilid II, Desak Kejagung untuk segera Usut Tuntas PT DMS

    Kaji Indonesia Gelar Aksi Jilid II, Desak Kejagung untuk segera Usut Tuntas PT DMS

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Tekanan publik terhadap penegakan hukum di sektor pertambangan kembali meningkat. Kajian Akademik dan Jaringan Intelektual Indonesia (KAJI) Indonesia menggelar Aksi Jilid II di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada Senin (12/1/2026). Aksi tersebut menyoroti dugaan kejahatan pertambangan yang melibatkan PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (PT DMS). Hingga kini, massa menilai aparat penegak hukum […]

expand_less