Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Konsorsium Pemuda Konawe Utara Soroti Dugaan Mafia Tambang dan Manipulasi PPM PT. Bumi Pertambangan Indonesia (PBI)

Konsorsium Pemuda Konawe Utara Soroti Dugaan Mafia Tambang dan Manipulasi PPM PT. Bumi Pertambangan Indonesia (PBI)

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.com – Gelombang desakan terhadap penegakan hukum di sektor pertambangan kembali mencuat. Konsorsium Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara bersama Lingkar Studi Mahasiswa Hukum Indonesia (LSM-HI) menggelar aksi pada Kamis, 4 Juni 2026, di Mabes Polri dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Gerakan ini disebut sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dan pemuda terhadap dugaan praktik ilegal di sektor pertambangan yang dinilai merugikan negara dan masyarakat.

Fauzan Dermawan selaku penanggung jawab aksi menyampaikan bahwa dugaan aktivitas penjualan ore nikel tanpa dokumen RKAB oleh PT. Pertambangan Bumi Indonesia (PBI) pada periode Desember 2025 hingga April 2026. Mereka menilai dugaan aktivitas tersebut harus segera diusut tuntas oleh aparat penegak hukum karena berpotensi menimbulkan kerugian negara dan mencederai tata kelola pertambangan nasional.

Massa aksi mendesak Mabes Polri untuk segera memanggil dan memeriksa pemilik manfaat (Beneficial Owner) PT. Pertambangan Bumi Indonesia berinisial “H” yang diduga terlibat dalam aktivitas penjualan ore nikel tanpa RKAB.

“Jika benar aktivitas penjualan dilakukan tanpa RKAB, maka ada indikasi kuat pelanggaran serius terhadap aturan pertambangan yang berlaku di Indonesia. Aparat penegak hukum harus segera bertindak,” tegas Fauzan

Tak hanya itu, massa aksi juga meminta Mabes Polri memeriksa pimpinan PT. Nuansa Alam Katulistiwa (NAK) selaku kontraktor PT. Pertambangan Bumi Indonesia. Perusahaan tersebut diduga turut membantu proses pengangkutan ore nikel yang akan dikapalkan menggunakan dokumen perusahaan lain berinisial “SI”.

Menurut mereka, praktik penggunaan dokumen perusahaan lain merupakan persoalan serius yang berpotensi mengarah pada dugaan manipulasi administrasi pertambangan dan pelanggaran hukum di sektor minerba.

Selain itu, Kejaksaan Agung RI juga didesak untuk segera menyelidiki dugaan kongkalikong antara PT. Pertambangan Bumi Indonesia dan PT. Nuansa Alam Katulistiwa. Massa aksi menduga adanya aktivitas penjualan ore nikel yang tetap berjalan meskipun perusahaan tersebut disebut belum memiliki RKAB pada periode Desember 2025 hingga April 2026.

Dalam tuntutannya, massa aksi juga menyoroti dugaan aktivitas pengapalan ore nikel menggunakan dua kapal tongkang yakni BG. Teratai Putih I dan BG. Tanjung Medang. Dugaan tersebut dinilai perlu dibuktikan melalui investigasi menyeluruh oleh aparat penegak hukum.

Di tempat yang sama, Pandi Bastian selaku Koordinator Lapangan turut menyoroti adanya dugaan manipulasi program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang diduga tidak dijalankan secara transparan dan tepat sasaran di wilayah lingkar tambang.

“Kami meminta aparat penegak hukum tidak hanya fokus pada dugaan penjualan ore nikel tanpa RKAB, tetapi juga mengusut dugaan manipulasi PPM yang seharusnya menjadi hak masyarakat sekitar tambang,” tegas Pandi Bastian.

Di akhir aksi,Pandi Bastian yang merupakan putra daerah Konawe Utara dan tengah menempuh pendidikan di Jakarta menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga ada tindakan nyata dari aparat penegak hukum.

“Kami meminta Mabes Polri , Kejaksaan Agung RI dan Dirjen Minerba untuk serius mengusut dugaan pelanggaran ini. Jangan sampai praktik-praktik ilegal di sektor pertambangan terus terjadi dan merugikan negara,” Tutupnya

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Muh. Nur Alim
  • Sumber: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yusril Bongkar Modus Pemerasan Silmy Karim dalam keterangan pers terkait kasus pengurusan izin tinggal WNA.

    Pemerasan Silmy Karim, Yusril Ungkap Modusnya

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 27
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, mengungkap dugaan modus pemerasan yang menyeret Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim. Yusril menjelaskan, kasus itu terjadi pada periode 2023 hingga 2024 saat Silmy masih menjabat sebagai Direktur Jenderal Imigrasi di Kementerian Hukum dan HAM. “Yang […]

  • Bupati Tapsel Bongkar 11 Nama Bos Penebang Pohon, Kemenhut Segel Empat Lokasi Ilegal

    Bupati Tapsel Bongkar 11 Nama Bos Penebang Pohon, Kemenhut Segel Empat Lokasi Ilegal

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 466
    • 0Komentar

    TAPANULI SELATAN,Duasatunews.com — Isu pembalakan liar di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Tapanuli Utara dan Tapanuli Selatan terus menyedot perhatian publik. Bupati Tapanuli Selatan secara terbuka mengungkap sedikitnya 11 nama yang diduga terlibat dalam penebangan pohon ilegal. Sejalan dengan itu, Kementerian Kehutanan mencatat 12 subjek hukum yang terindikasi terlibat dalam aktivitas serupa. Temuan tersebut memperkuat […]

  • Perketat seleksi beasiswa LPDP dibahas Komisi X DPR RI di Gedung DPR

    Perketat Seleksi Beasiswa LPDP, Komisi X DPR RI Ingatkan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 221
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Perketat seleksi beasiswa LPDP menjadi perhatian serius DPR setelah muncul polemik yang melibatkan mantan penerima beasiswa. Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, secara terbuka meminta pemerintah memperkuat mekanisme seleksi agar penerima beasiswa memiliki integritas, nasionalisme, dan komitmen pengabdian yang jelas. Permintaan tersebut muncul setelah pernyataan mantan penerima LPDP berinisial DS menuai […]

  • Purbaya Akui Deg-degan Saat Prabowo Soroti Pajak Bocor Triliunan Rupiah

    Purbaya Akui Deg-degan Saat Prabowo Soroti Pajak Bocor Triliunan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 337
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kebocoran penerimaan negara kembali mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menyinggung langsung kinerja otoritas pajak dan kepabeanan. Isu ini menyentuh kepentingan publik karena berpotensi menggerus pendapatan negara hingga triliunan rupiah setiap tahun dan merugikan masyarakat yang patuh membayar pajak. Sorotan Presiden muncul di tengah kebutuhan negara menjaga ketahanan fiskal dan membiayai agenda pembangunan. […]

  • Ketua Satgas MBG Lampung Saipul saat diwawancarai wartawan terkait program MBG di Bandarlampung

    Satgas: 2,7 Juta Warga Lampung Terima MBG, Infrastruktur Masih Jadi Tantangan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 242
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lampung menjangkau jutaan warga. Namun, di balik capaian itu, masalah distribusi dan kesiapan dapur layanan masih menyisakan pekerjaan rumah. Kondisi tersebut berpengaruh langsung pada kualitas asupan gizi dan konsentrasi belajar anak-anak. Isu Krusial di Tengah Percepatan Program Nasional Pemerintah mendorong MBG sebagai program strategis nasional untuk […]

  • AS Kerahkan F-35A ke Eropa di Tengah Ketegangan Iran

    AS Kerahkan F-35A ke Eropa di Tengah Ketegangan Iran

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — AS kerahkan F-35A generasi kelima ke Eropa di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran. Portal The War Zone melaporkan pergerakan tersebut berdasarkan data sumber terbuka serta rekaman visual yang beredar di media sosial. Pengerahan F-35A Melalui Portugal Laporan itu menyebutkan jet tempur F-35A sebelumnya beroperasi dari Puerto Rico untuk mendukung misi Amerika Serikat […]

expand_less