Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Konsorsium Pemuda Konawe Utara Soroti Dugaan Mafia Tambang dan Manipulasi PPM PT. Bumi Pertambangan Indonesia (PBI)

Konsorsium Pemuda Konawe Utara Soroti Dugaan Mafia Tambang dan Manipulasi PPM PT. Bumi Pertambangan Indonesia (PBI)

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 208
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, nalarpubliknews.com – Gelombang desakan terhadap penegakan hukum di sektor pertambangan kembali mencuat. Konsorsium Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara bersama Lingkar Studi Mahasiswa Hukum Indonesia (LSM-HI) menggelar aksi pada Kamis, 4 Juni 2026, di Mabes Polri dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Gerakan ini disebut sebagai bentuk kepedulian mahasiswa dan pemuda terhadap dugaan praktik ilegal di sektor pertambangan yang dinilai merugikan negara dan masyarakat.

Fauzan Dermawan selaku penanggung jawab aksi menyampaikan bahwa dugaan aktivitas penjualan ore nikel tanpa dokumen RKAB oleh PT. Pertambangan Bumi Indonesia (PBI) pada periode Desember 2025 hingga April 2026. Mereka menilai dugaan aktivitas tersebut harus segera diusut tuntas oleh aparat penegak hukum karena berpotensi menimbulkan kerugian negara dan mencederai tata kelola pertambangan nasional.

Massa aksi mendesak Mabes Polri untuk segera memanggil dan memeriksa pemilik manfaat (Beneficial Owner) PT. Pertambangan Bumi Indonesia berinisial “H” yang diduga terlibat dalam aktivitas penjualan ore nikel tanpa RKAB.

“Jika benar aktivitas penjualan dilakukan tanpa RKAB, maka ada indikasi kuat pelanggaran serius terhadap aturan pertambangan yang berlaku di Indonesia. Aparat penegak hukum harus segera bertindak,” tegas Fauzan

Tak hanya itu, massa aksi juga meminta Mabes Polri memeriksa pimpinan PT. Nuansa Alam Katulistiwa (NAK) selaku kontraktor PT. Pertambangan Bumi Indonesia. Perusahaan tersebut diduga turut membantu proses pengangkutan ore nikel yang akan dikapalkan menggunakan dokumen perusahaan lain berinisial “SI”.

Menurut mereka, praktik penggunaan dokumen perusahaan lain merupakan persoalan serius yang berpotensi mengarah pada dugaan manipulasi administrasi pertambangan dan pelanggaran hukum di sektor minerba.

Selain itu, Kejaksaan Agung RI juga didesak untuk segera menyelidiki dugaan kongkalikong antara PT. Pertambangan Bumi Indonesia dan PT. Nuansa Alam Katulistiwa. Massa aksi menduga adanya aktivitas penjualan ore nikel yang tetap berjalan meskipun perusahaan tersebut disebut belum memiliki RKAB pada periode Desember 2025 hingga April 2026.

Dalam tuntutannya, massa aksi juga menyoroti dugaan aktivitas pengapalan ore nikel menggunakan dua kapal tongkang yakni BG. Teratai Putih I dan BG. Tanjung Medang. Dugaan tersebut dinilai perlu dibuktikan melalui investigasi menyeluruh oleh aparat penegak hukum.

Di tempat yang sama, Pandi Bastian selaku Koordinator Lapangan turut menyoroti adanya dugaan manipulasi program Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang diduga tidak dijalankan secara transparan dan tepat sasaran di wilayah lingkar tambang.

“Kami meminta aparat penegak hukum tidak hanya fokus pada dugaan penjualan ore nikel tanpa RKAB, tetapi juga mengusut dugaan manipulasi PPM yang seharusnya menjadi hak masyarakat sekitar tambang,” tegas Pandi Bastian.

Di akhir aksi,Pandi Bastian yang merupakan putra daerah Konawe Utara dan tengah menempuh pendidikan di Jakarta menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal kasus ini hingga ada tindakan nyata dari aparat penegak hukum.

“Kami meminta Mabes Polri , Kejaksaan Agung RI dan Dirjen Minerba untuk serius mengusut dugaan pelanggaran ini. Jangan sampai praktik-praktik ilegal di sektor pertambangan terus terjadi dan merugikan negara,” Tutupnya

  • Penulis: Brian Putra
  • Editor: Muh. Nur Alim
  • Sumber: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • aksi mahasiswa tuntut asrama mahasiswa Sultra Jakarta

    Wakil BEM UIC Mendukung Penyegelan Kantor Perwakilan SULTRA

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 335
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com – Ratusan mahasiswa menuntut asrama mahasiswa Sultra Jakarta dengan memboikot Kantor Penghubung Sulawesi Tenggara di Ibu Kota. Aksi ini muncul karena pemerintah daerah belum merealisasikan fasilitas hunian bagi mahasiswa Sultra yang melanjutkan pendidikan di Jakarta. Koordinator aksi, Feny Tri Indah Kasim, menyatakan mahasiswa merasa kecewa dengan sikap pemerintah daerah. Ia menilai pemerintah belum menunjukkan […]

  • KPK dalami dugaan penukaran valuta asing Ridwan Kamil
    KPK

    Penukaran Valuta Asing: KPK Dalami Dugaan Terkait Ridwan Kamil

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 323
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews..com – Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) mendalami dugaan penukaran valuta asing bernilai miliaran rupiah yang diduga berkaitan dengan Ridwan Kamil. Pendalaman tersebut menjadi bagian dari pengembangan perkara dugaan korupsi di Bank BJB. Penukaran Valuta Asing Jadi Fokus Pendalaman KPK Sebelumnya, penyidik KPK menelusuri komunikasi Ridwan Kamil saat melakukan perjalanan ke luar negeri […]

  • Aksi Mahasiswa Sultra di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia

    Aksi Mahasiswa Sultra Desak Kejagung Usut Dugaan Gubernur Sultra Dan Tambang

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Aksi Mahasiswa Sultra berlangsung di depan kantor Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Senin (2/2/2026). Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara Bersatu mendatangi Kejaksaan Agung untuk menyampaikan tuntutan penegakan hukum atas dugaan konflik kepentingan dan pelanggaran lingkungan dalam aktivitas pertambangan di Sulawesi Tenggara. Sejak awal aksi, mahasiswa menyampaikan tuntutan secara terbuka dan tertib. Mereka meminta aparat […]

  • KPK ambil alih kasus FA di Gedung Merah Putih KPK

    KPK Buka Peluang Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah Jika Penanganan Mandek

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengambil alih perkara dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah (FA), apabila Kejaksaan Agung tidak melanjutkan proses hukum sesuai ketentuan. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, meminta publik merujuk Pasal 10A Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019. Pasal tersebut mengatur […]

  • Pesawat tempur KAAN Turki generasi kelima

    Pesawat Tempur KAAN Dibeli Kemhan Lewat Pinjaman Luar

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 218
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) –  Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan pembelian pesawat tempur KAAN dari Turki menggunakan skema pinjaman luar negeri (PLN). Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat alutsista TNI. Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, menyatakan Kemhan sudah meneken kontrak awal. Selain itu, proses aktivasi […]

  • Zulhas cawapres Prabowo diusulkan PAN jelang Pilpres 2029

    Zulhas cawapres Prabowo diusulkan PAN untuk Pilpres 2029

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Zulhas cawapres Prabowo menguat sebagai wacana politik menjelang Pemilu Presiden 2029. Wacana ini muncul ketika Partai Amanat Nasional (PAN) membuka peluang mengajukan kader internal sebagai calon wakil presiden setelah Mahkamah Konstitusi menghapus ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden.   Jakarta, duasatunews.com – Partai Amanat Nasional mengusulkan Ketua Umumnya, Zulkifli Hasan, sebagai pendamping Prabowo Subianto […]

expand_less