Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Kaji Indonesia Gelar Aksi Jilid II, Desak Kejagung untuk segera Usut Tuntas PT DMS

Kaji Indonesia Gelar Aksi Jilid II, Desak Kejagung untuk segera Usut Tuntas PT DMS

  • account_circle Brian Putra
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 447
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Tekanan publik terhadap penegakan hukum di sektor pertambangan kembali meningkat. Kajian Akademik dan Jaringan Intelektual Indonesia (KAJI) Indonesia menggelar Aksi Jilid II di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia pada Senin (12/1/2026).

Aksi tersebut menyoroti dugaan kejahatan pertambangan yang melibatkan PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (PT DMS). Hingga kini, massa menilai aparat penegak hukum belum menunjukkan sikap tegas dan terbuka.

Tekanan Publik Terus Menguat

Sebelumnya, KAJI Indonesia telah menyampaikan tuntutan serupa. Namun, hingga aksi lanjutan ini berlangsung, Kejaksaan Agung belum menyampaikan perkembangan penanganan perkara secara terbuka.

Akibatnya, publik mulai mempertanyakan komitmen aparat. Selain itu, lambannya proses hukum dinilai berpotensi menimbulkan kesan pembiaran.

Desakan Naikkan Status Perkara

Dalam aksi tersebut, KAJI Indonesia secara tegas meminta Kejaksaan Agung menaikkan status perkara. Massa juga mendesak aparat memeriksa seluruh pihak yang terlibat.

Penanggung Jawab Aksi, Akbar Rasyid, menegaskan bahwa negara tidak boleh tunduk pada kepentingan modal. Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan tanpa kompromi.

“Kami datang kembali untuk menegaskan tuntutan. Kejagung harus bertindak. Jika alat bukti cukup, aparat wajib menetapkan tersangka,” ujar Akbar Rasyid.

Lebih lanjut, ia menilai ketegasan aparat akan menentukan kepercayaan publik terhadap institusi hukum.

Sorotan Peran Pihak Terkait

Selain PT DMS, KAJI Indonesia juga menyoroti dugaan keterlibatan pihak lain. Salah satunya adalah peran Sabandar Kelas I Molawe dalam proses pengiriman ore nikel ke smelter.

Namun demikian, hingga kini aparat belum memeriksa peran tersebut secara terbuka. Kondisi ini, menurut KAJI, melemahkan upaya penegakan hukum yang adil.

Dugaan Pelanggaran Lingkungan

Di sisi lain, massa aksi turut menyoroti dugaan kejahatan lingkungan hidup. Dugaan tersebut mencakup perambahan hutan lindung serta perusakan ekosistem mangrove.

Selain itu, KAJI Indonesia menilai aktivitas pertambangan tersebut berpotensi melintasi kawasan konservasi dan wisata. Jika terbukti, praktik ini dapat mengancam keberlanjutan lingkungan.

Desakan Transparansi TNI AL

KAJI Indonesia juga mendesak Markas Besar TNI Angkatan Laut agar bersikap transparan. Massa meminta penjelasan terkait pelepasan kapal tongkang milik PT DMS yang sebelumnya sempat diamankan.

Menurut Akbar Rasyid, pelepasan kapal tanpa penjelasan hukum yang jelas memicu kecurigaan publik. Oleh karena itu, ia meminta aparat membuka dasar keputusan tersebut.

“Jika aparat melepas kapal tanpa kejelasan, publik berhak mempertanyakan integritas penegakan hukum,” tegasnya.

Komitmen Aksi Berkelanjutan

Sebagai penutup, KAJI Indonesia menegaskan bahwa Aksi Jilid II bukan aksi terakhir. Mereka akan terus melakukan konsolidasi publik dan advokasi hukum.

Dengan demikian, KAJI berharap negara menunjukkan keberpihakan nyata terhadap hukum, lingkungan, dan kepentingan rakyat.

“Ini bukan semata soal satu perusahaan. Ini soal keberanian negara menegakkan hukum. Karena itu, rakyat akan terus bersuara,” pungkas Akbar Rasyid.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Utang Whoosh dibayar APBN terlihat pada operasional Kereta Cepat Jakarta Bandung Whoosh di jalur layang

    Pemerintah Gunakan APBN untuk Bayar Utang Whoosh

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 518
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Utang Whoosh dibayar APBN menjadi keputusan resmi pemerintah untuk menangani kewajiban proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB). Melalui kebijakan ini, pemerintah mengambil peran langsung dalam menyelesaikan struktur pembiayaan proyek strategis tersebut. Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen pembayaran sebesar Rp1,2 triliun per tahun. Karena itu, pemerintah menyiapkan mekanisme teknis agar pembayaran berjalan terukur dan […]

  • Ketua IPPMI Konsel Puji Keberhasilan Program ‘Setara’: Transformasi Nyata bagi Masyarakat Pedesaan

    Ketua IPPMI Konsel Puji Keberhasilan Program ‘Setara’: Transformasi Nyata bagi Masyarakat Pedesaan

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 705
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Program Setara Konawe Selatan menjadi sorotan publik setelah sejumlah pihak menilai kebijakan tersebut mulai menjawab persoalan ketimpangan pembangunan desa. Pemerintah daerah mengarahkan program ini untuk memperluas akses infrastruktur, layanan publik, dan ekonomi lokal. Ketimpangan pembangunan antara pusat kabupaten dan desa masih menjadi persoalan utama di banyak daerah. Konawe Selatan tidak luput dari […]

  • Kerusakan lingkungan akibat tambang ilegal di Sulawesi Tenggara

    Tambang Ilegal di Sulawesi Tenggara; Pembiaran Negara dan Pengkhianatan Terhadap Keadilan Ekologis

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 406
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – (25/01/2026) Tambang ilegal di Sulawesi Tenggara tidak lagi sekadar pelanggaran hukum. Kini, praktik tersebut berubah menjadi indikator pembiaran negara terhadap kejahatan lingkungan. Lebih jauh, aktivitas tambang berlangsung terbuka dan berulang. Akibatnya, kegagalan otoritas publik semakin terlihat. Selain itu, negara tidak dapat menyederhanakan persoalan ini sebagai ulah segelintir pelaku. Sebaliknya, skala kerusakan menunjukkan […]

  • Awas Perang Baru Arab Memanas, Saudi Bombardir Yaman

    Awas Perang Baru Arab Memanas, Saudi Bombardir Yaman

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 595
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Arab Saudi serang Yaman melalui operasi militer terbatas yang dijalankan koalisi pimpinan Arab Saudi pada Rabu (7/1/2026). Langkah ini muncul sebagai respons langsung terhadap meningkatnya aktivitas kelompok separatis di wilayah timur Yaman. Melalui operasi tersebut, Riyadh berupaya menahan eskalasi konflik sekaligus menjaga stabilitas perbatasan. Selain itu, serangan ini menandai operasi kedua dalam […]

  • Tanah Kas Desa Morombo Disorot, Mabes Polri Didesak Lakukan Pengusutan

    Tanah Kas Desa Morombo Disorot, Mabes Polri Didesak Lakukan Pengusutan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Kajian Akademik dan Jaringan Intelektual mendatangi Mabes Polri untuk mendesak pengusutan dugaan transaksi Tanah Kas Desa Morombo yang diduga melibatkan Kepala Desa Morombo Pantai berinisial IK dan PT. Konawe Nikel Nusantara (KNN). Koordinator aksi, Akbar Rasyid, menegaskan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh membiarkan dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pengelolaan aset desa tanpa […]

  • Jusuf Hamka dukung BoP usai bertemu Presiden Prabowo di Istana

    Jusuf Hamka Dukung BoP, Nilai Prabowo Punya Strategi

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Tokoh Muslim Tionghoa Jusuf Hamka menyatakan dukungan atas keputusan Presiden Prabowo Subianto bergabung dengan Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian. Jusuf menyampaikan dukungan tersebut setelah menghadiri pertemuan Presiden dengan tokoh dan organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Kepresidenan Jakarta. Jusuf Hamka, yang akrab disapa Babah Alun, menilai langkah Presiden masuk ke Board of […]

expand_less