Prabowo Panggil Airlangga ke Istana Bahas Efisiensi
- account_circle adrian moita
- calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
- visibility 110
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, (duasatunews.com) – Prabowo panggil Airlangga ke Istana bersama sejumlah menteri ekonomi untuk membahas efisiensi anggaran pemerintah. Presiden Prabowo Subianto mengundang Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis sore.
Pertemuan ini berlangsung dalam rapat terbatas. Selain itu, pemerintah menggunakan forum ini untuk mengevaluasi langkah efisiensi di kementerian dan lembaga.
Airlangga menyampaikan bahwa pemerintah akan melaporkan hasil rapat koordinasi sebelumnya kepada Presiden. Dengan demikian, pembahasan efisiensi menjadi fokus utama dalam pertemuan ini.
“Kalau kemarin kami sudah rakortas terkait efisiensi. Itu salah satu yang mau dilaporkan,” ujar Airlangga.
Namun, Airlangga belum merinci bentuk efisiensi tersebut. Meski begitu, ia mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menghitung skema work from anywhere (WFA) sebagai bagian dari strategi penghematan anggaran.
“Itu juga termasuk yang kita hitung,” katanya.
Prabowo Panggil Airlangga ke Istana Bahas APBN
Prabowo panggil Airlangga ke Istana juga untuk membahas kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah perlu mengantisipasi berbagai skenario fiskal.
“Ya kita antisipasi mungkin subsidi berapa, kondisi APBN seperti apa,” ujar Purbaya.
Selain itu, pemerintah menyiapkan langkah pemotongan anggaran di kementerian dan lembaga. Purbaya menegaskan bahwa pemerintah akan menunda belanja yang tidak berdampak cepat terhadap pertumbuhan ekonomi.
Oleh karena itu, pemerintah memprioritaskan penggunaan anggaran pada program yang memberi dampak langsung. Langkah ini membantu menjaga stabilitas fiskal di tengah tekanan ekonomi global.
Purbaya juga mencontohkan bahwa pemerintah akan mengurangi kegiatan yang kurang efektif, seperti rapat yang tidak menghasilkan keputusan penting.
“Rapat yang enggak jelas atau kebijakan yang dampaknya lambat terhadap pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.
Efisiensi Anggaran Perkuat Ekonomi Nasional
Lebih lanjut, pemerintah menilai efisiensi anggaran sebagai langkah penting untuk menjaga kesehatan fiskal. Di sisi lain, kebijakan ini juga mendorong belanja negara yang lebih tepat sasaran.
Dengan strategi tersebut, pemerintah berupaya mengoptimalkan penggunaan anggaran sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan demikian, kebijakan efisiensi tidak hanya menghemat anggaran, tetapi juga meningkatkan kualitas belanja negara.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
