Irwan Tajuddin dan Dedu Purnomo Terpilih Jadi Punggawa Baru KKTS
- account_circle Admin 21
- calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
- visibility 1.123
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, duasatunews.com — Musyawarah Besar (Mubes) Kerukunan Keluarga Tolaki Samaturu (KKTS) secara resmi memilih pimpinan baru KKTS pada Sabtu, 12 Juli 2025. Panitia menggelar Mubes nasional ini di Gedung Kosek IKN, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dan menghadirkan perwakilan masyarakat Tolaki dari berbagai daerah.
Peserta Mubes secara mufakat menetapkan Irwan Tajuddin dan Dedu Purnomo sebagai pimpinan baru KKTS. Forum menilai keduanya memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, serta jaringan luas yang dapat memperkuat peran organisasi di tingkat nasional.
Irwan Tajuddin saat ini menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor. Ia aktif membangun komunikasi lintas komunitas dan mendorong penguatan kelembagaan sosial. Di sisi lain, Dedu Purnomo dikenal sebagai pengusaha muda asal Konawe yang konsisten mendukung kegiatan kepemudaan dan sosial kemasyarakatan. Peserta Mubes melihat kombinasi latar belakang keduanya sebagai kekuatan utama organisasi.
Mubes KKTS juga menghadirkan sejumlah tokoh Sulawesi Tenggara. Mereka antara lain Tina Nur Alam, Anawai Anis Mata, dan Sabarudin Labamba. Para tokoh tersebut menyampaikan pandangan strategis terkait arah dan program kerja KKTS ke depan.
Dalam sambutannya, Irwan Tajuddin menegaskan komitmen pimpinan baru KKTS untuk memperkuat solidaritas warga Tolaki di perantauan. Ia menyampaikan tekad membina generasi muda agar tetap berakar pada nilai budaya, sekaligus mampu bersaing di tingkat nasional.
KKTS menaungi masyarakat Suku Tolaki yang bermukim di berbagai wilayah Indonesia. Organisasi ini menjalankan fungsi silaturahmi, gotong royong, serta penguatan identitas budaya. Selain itu, KKTS mendorong anggotanya berkontribusi aktif dalam pembangunan sumber daya manusia dan sumber daya alam Sulawesi Tenggara.
Melalui kepemimpinan baru, peserta Mubes berharap KKTS bergerak lebih solid, inklusif, dan adaptif. Mereka juga mendorong organisasi ini memberi dampak nyata bagi masyarakat Tolaki dan Sulawesi Tenggara di seluruh Indonesia.

Saat ini belum ada komentar