Breaking News
light_mode
Beranda » News » Inpex Minta Insentif untuk Proyek Gas Blok Masela Rp352 Triliun

Inpex Minta Insentif untuk Proyek Gas Blok Masela Rp352 Triliun

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Duasatunews.com) — Proyek gas Blok Masela memasuki fase krusial setelah pengembangnya, Inpex Masela Ltd, meminta sejumlah insentif kepada pemerintah. Perusahaan menilai dukungan kebijakan sangat penting agar pembangunan proyek LNG Abadi berjalan sesuai target.

Project Director Inpex Masela, Jarrad Blinco, menyampaikan bahwa proyek gas Blok Masela terus menunjukkan perkembangan positif. Dengan dukungan SKK Migas, perusahaan telah menyelesaikan berbagai tahapan penting, termasuk memperoleh persetujuan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Inpex menargetkan dimulainya pekerjaan lapangan setelah menyelesaikan proses kompensasi kepada masyarakat setempat. Saat ini, tim proyek masih mengerjakan tahap Front End Engineering Design (FEED). Perusahaan menargetkan penyelesaian FEED pada Juni 2026 sebagai dasar masuk ke tahap konstruksi.

Saat memasuki fase Engineering, Procurement, Construction and Installation (EPCI), Inpex menilai proyek gas Blok Masela membutuhkan fleksibilitas regulasi. Perusahaan mengajukan relaksasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) agar pengadaan peralatan berjalan lebih cepat. Inpex juga meminta izin menggunakan galangan fabrikasi luar negeri untuk menekan risiko keterlambatan.

Selain itu, Inpex mendorong penyederhanaan proses impor material dan peralatan proyek. Perusahaan mengusulkan penyesuaian kebijakan master list serta cabotage. Menurut Inpex, langkah tersebut dapat meningkatkan efisiensi biaya dan menjaga jadwal pembangunan.

Dari sisi pendanaan, Inpex membuka koordinasi dengan Kementerian Keuangan. Perusahaan mempertimbangkan penggunaan skema Trustee Borrowing Scheme untuk mendukung struktur pembiayaan proyek berskala besar ini.

Inpex juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam penyederhanaan perizinan. Perusahaan menilai penerimaan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan proyek gas Blok Masela.

Sebagai informasi, proyek LNG Abadi Blok Masela menyerap investasi sekitar US$21 miliar atau setara Rp352 triliun. Proyek ini menargetkan kapasitas produksi gas hingga 1.600 MMSCFD. Pemerintah berharap proyek ini memperkuat pasokan gas nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • prank ambulans Jakbar oleh debt collector dengan modus order fiktif merugikan kru medis

    Prank Debt Collector Ambulans Jakbar Viral

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 107
    • 1Komentar

    Prank Ambulans Jakbar Rugikan Kru, Modus Debt Collector Terungkap Jakarta,(duasatunews.com)– Kasus prank ambulans Jakbar menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Aksi ini merugikan kru ambulans karena pelaku membuat pesanan fiktif untuk kepentingan penagihan utang. Sopir ambulans, Yoga Dwi Saputra, menerima pesanan melalui WhatsApp pada Selasa (14/4/2026). Pemesan meminta penjemputan pasien di kawasan Jalan […]

  • Frustrasi, Kylian Mbappe Dituding Ajak Pemain Real Madrid Tolak Penghormatan untuk Barcelona

    Frustrasi, Kylian Mbappe Dituding Ajak Pemain Real Madrid Tolak Penghormatan untuk Barcelona

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 260
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Sorotan terhadap Mbappe Supercopa Spanyol 2026 terus bergulir setelah final Piala Super Spanyol yang mempertemukan Barcelona dan Real Madrid di Jeddah, Minggu (11/1/2026). Nama Kylian Mbappe mencuat bukan karena kontribusi di lapangan, melainkan karena sikap yang terlihat saat seremoni penyerahan trofi. Barcelona tampil meyakinkan sejak awal pertandingan. Tim asuhan Xavi Hernandez menguasai […]

  • Gedung Polda Metro Jaya, potret Ade Armando, Abu Janda, dan Jusuf Kalla terkait laporan dugaan provokasi

    Polda Metro Jaya Dalami Laporan Dugaan Provokasi yang Libatkan Ade Armando dan Abu Janda

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 72
    • 2Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)//Polda Metro Jaya mengkaji laporan Ade Armando bersama Permadi Arya terkait dugaan provokasi. Kasus laporan Ade Armando ini mencuat setelah potongan ceramah Jusuf Kalla menyebar luas dan memicu polemik di ruang publik. Isu ini kemudian berkembang di berbagai platform media sosial dan memunculkan beragam interpretasi dari masyarakat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Budi […]

  • pertemuan Prabowo Anwar di Istana Merdeka Jakarta

    Pertemuan Prabowo Anwar Bahas Geopolitik Selama Tiga Jam

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) –  Pertemuan Prabowo Anwar menjadi sorotan setelah kedua pemimpin menggelar dialog selama sekitar tiga jam di Istana Merdeka. Pertemuan ini berlangsung hangat dalam rangka silaturahmi Idul Fitri 1447 Hijriah sekaligus membahas berbagai isu strategis global. Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto dan Anwar Ibrahim memulai pertemuan pada pukul 16.00 dan mengakhirinya […]

  • KPK: Perjanjian Dagang RI-AS soal Energi Berisiko Terjadi Korupsi

    KPK: Perjanjian Dagang RI-AS soal Energi Berisiko Terjadi Korupsi

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 353
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan pemerintah tentang potensi risiko korupsi dalam perjanjian dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat. Risiko tersebut muncul dari rencana pembelian serta investasi energi yang masuk dalam kebijakan tarif resiprokal. Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan pemerintah belum menyusun instrumen hukum operasional yang mengikat untuk kesepakatan tersebut. Akibatnya, ketidakpastian hukum […]

  • OTT Maidi 2026: KPK Naikkan Kasus ke Penyidikan

    OTT Maidi 2026: KPK Naikkan Kasus ke Penyidikan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – OTT Maidi 2026 memasuki tahap penyidikan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menaikkan status perkara dalam operasi tangkap tangan terhadap Wali Kota Madiun, Maidi. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan penyidik menggelar ekspose perkara sebelum membuka penyidikan. Tim menemukan bukti awal yang cukup sehingga langsung menetapkan status hukum para pihak dalam waktu 1×24 […]

expand_less