Jarnas MM Akan Geruduk Kementerian ESDM, Soroti Pengelolaan Dana Jaminan Reklamasi Tambang di Sultra
- account_circle Afs
- calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
- visibility 424
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com — Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (Jarnas MM) memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI dalam waktu dekat. Aksi ini menyoroti pengelolaan dana jaminan reklamasi (jamrek) perusahaan tambang di Sulawesi Tenggara yang dinilai tidak transparan.
Ketua Umum Jarnas MM, Arin Fahrul Sanjaya, menyebut Kementerian ESDM belum menunjukkan kejelasan penggunaan dana jamrek. Padahal, perusahaan tambang menyetorkan dana tersebut untuk memulihkan lingkungan pascatambang.
“Kerusakan lingkungan di Sultra terus meningkat. Hutan gundul, pesisir tercemar, dan lahan kritis meluas. Namun, dana jamrek tidak terlihat dampaknya di lapangan,” kata Arin.
Ia menilai lemahnya tata kelola dana jamrek berpotensi merugikan masyarakat Sulawesi Tenggara. Menurutnya, negara seharusnya memastikan dana tersebut kembali ke daerah terdampak.
Dana Tersimpan, Lingkungan Terabaikan
Jarnas MM menegaskan dana jamrek yang tersimpan di pusat tidak sebanding dengan kondisi lingkungan di Sultra. Aktivitas tambang terus menekan kualitas air, merusak laut, dan mengurangi lahan produktif warga.
Berdasarkan data internal Jarnas MM, puluhan perusahaan tambang di Sultra telah menyetor dana jamrek sejak lama. Namun, pemerintah daerah tidak memperoleh akses informasi terkait jumlah dana maupun mekanisme penggunaannya.
Kondisi ini, menurut Jarnas MM, mencerminkan minimnya komitmen pemerintah pusat dalam menegakkan keadilan lingkungan.
Tiga Tuntutan Aksi
Dalam aksi tersebut, Jarnas MM mengajukan tiga tuntutan utama:
-
Membuka data dana jamrek secara menyeluruh, termasuk nilai setoran dan lokasi penempatan dana.
-
Memberikan kewenangan lebih besar kepada daerah agar pemerintah lokal dapat mengelola reklamasi sesuai kebutuhan masyarakat.
-
Melakukan audit independen terhadap pengelolaan dana jamrek untuk menjamin akuntabilitas.
Usung Tema “Transparansi Dana Jamrek Harga Mati”
Jarnas MM akan mengusung tema “Transparansi Dana Jamrek Harga Mati, Selamatkan Lingkungan Sultra.” Massa aksi berencana mendatangi langsung kantor Kementerian ESDM di Jakarta.
Arin menegaskan mahasiswa akan terus mengawal isu ini hingga pemerintah membuka data secara jelas.
“Kami tidak ingin dana jamrek berubah menjadi masalah baru. Negara harus bertanggung jawab atas pemulihan lingkungan di Sultra,” tutupnya.

Saat ini belum ada komentar