Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Jarnas MM Akan Geruduk Kementerian ESDM, Soroti Pengelolaan Dana Jaminan Reklamasi Tambang di Sultra

Jarnas MM Akan Geruduk Kementerian ESDM, Soroti Pengelolaan Dana Jaminan Reklamasi Tambang di Sultra

  • account_circle Afs
  • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
  • visibility 424
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (Jarnas MM) memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI dalam waktu dekat. Aksi ini menyoroti pengelolaan dana jaminan reklamasi (jamrek) perusahaan tambang di Sulawesi Tenggara yang dinilai tidak transparan.

Ketua Umum Jarnas MM, Arin Fahrul Sanjaya, menyebut Kementerian ESDM belum menunjukkan kejelasan penggunaan dana jamrek. Padahal, perusahaan tambang menyetorkan dana tersebut untuk memulihkan lingkungan pascatambang.

“Kerusakan lingkungan di Sultra terus meningkat. Hutan gundul, pesisir tercemar, dan lahan kritis meluas. Namun, dana jamrek tidak terlihat dampaknya di lapangan,” kata Arin.

Ia menilai lemahnya tata kelola dana jamrek berpotensi merugikan masyarakat Sulawesi Tenggara. Menurutnya, negara seharusnya memastikan dana tersebut kembali ke daerah terdampak.

Dana Tersimpan, Lingkungan Terabaikan

Jarnas MM menegaskan dana jamrek yang tersimpan di pusat tidak sebanding dengan kondisi lingkungan di Sultra. Aktivitas tambang terus menekan kualitas air, merusak laut, dan mengurangi lahan produktif warga.

Berdasarkan data internal Jarnas MM, puluhan perusahaan tambang di Sultra telah menyetor dana jamrek sejak lama. Namun, pemerintah daerah tidak memperoleh akses informasi terkait jumlah dana maupun mekanisme penggunaannya.

Kondisi ini, menurut Jarnas MM, mencerminkan minimnya komitmen pemerintah pusat dalam menegakkan keadilan lingkungan.

Tiga Tuntutan Aksi

Dalam aksi tersebut, Jarnas MM mengajukan tiga tuntutan utama:

  1. Membuka data dana jamrek secara menyeluruh, termasuk nilai setoran dan lokasi penempatan dana.

  2. Memberikan kewenangan lebih besar kepada daerah agar pemerintah lokal dapat mengelola reklamasi sesuai kebutuhan masyarakat.

  3. Melakukan audit independen terhadap pengelolaan dana jamrek untuk menjamin akuntabilitas.

Usung Tema “Transparansi Dana Jamrek Harga Mati”

Jarnas MM akan mengusung tema “Transparansi Dana Jamrek Harga Mati, Selamatkan Lingkungan Sultra.” Massa aksi berencana mendatangi langsung kantor Kementerian ESDM di Jakarta.

Arin menegaskan mahasiswa akan terus mengawal isu ini hingga pemerintah membuka data secara jelas.

“Kami tidak ingin dana jamrek berubah menjadi masalah baru. Negara harus bertanggung jawab atas pemulihan lingkungan di Sultra,” tutupnya.

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salah Sebut Institusi, Pandji Pragiwaksono Minta Maaf soal Kasus Uang Rp 1 Triliun

    Salah Sebut Institusi, Pandji Pragiwaksono Minta Maaf soal Kasus Uang Rp 1 Triliun

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 171
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Komika Pandji Pragiwaksono menyampaikan permohonan maaf secara terbuka setelah keliru menyebut institusi dalam pernyataannya terkait temuan uang hampir Rp 1 triliun milik mantan pejabat Mahkamah Agung, Zarof Ricar. Kekeliruan tersebut muncul dalam sebuah konten video yang beredar di media sosial, ketika Pandji menyebut seolah-olah uang fantastis tersebut ditemukan pada pejabat Kejaksaan Agung. […]

  • FDR Geruduk Kejagung Desak Segera Periksa Pimpinan CV Berdaya Mediatama

    FDR Geruduk Kejagung Desak Segera Periksa Pimpinan CV Berdaya Mediatama

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dugaan praktik kotor dalam pengelolaan proyek infrastruktur kembali mencuat di Sulawesi Tenggara. Sorotan publik kali ini mengarah pada CV Berdaya Mediatama, perusahaan kontraktor yang dinilai terlalu mudah memenangkan tender-tender proyek besar dalam beberapa tahun terakhir. Kasus ini bermula dari proyek Peningkatan Jalan Asera–Amorome Utama di Kabupaten Konawe Utara dengan nilai anggaran mencapai […]

  • guru honorer Bekasi gagal PPPK menangis di DPR

    Guru Honorer PPPK Gagal Ikut Seleksi, Menangis di DPR

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Nasib guru honorer PPPK kembali menjadi sorotan publik setelah seorang tenaga pendidik asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyampaikan keluhannya secara langsung di hadapan anggota DPR RI. Momen tersebut terjadi dalam audiensi Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Kompleks Parlemen, Senin (2/2/2026). Guru honorer SDN Wanasari 01 Cibitung, Indah Permata Sari, mengaku telah […]

  • IHSG ditutup menguat di Bursa Efek Indonesia

    IHSG Ditutup Menguat, Pasar Cermati Isu Independensi Bank Sentral

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – IHSG menguat pada perdagangan Selasa sore seiring penguatan bursa saham Asia. Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia naik 4,90 poin atau 0,05 persen ke level 8.980,23. Sebaliknya, indeks LQ45 turun 6,30 poin atau 0,72 persen ke posisi 876,12. Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, […]

  • Eks Sekjen Kemenaker Diduga Beli Mobil Pakai Uang Hasil Peras Izin

    Eks Sekjen Kemenaker Diduga Beli Mobil Pakai Uang Hasil Peras Izin

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 176
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Heri Sudarmanto, membeli sejumlah kendaraan menggunakan uang hasil pemerasan dalam pengurusan izin Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). Dugaan tersebut disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, yang menyebut dana hasil pemerasan ditampung melalui rekening milik kerabat sebelum digunakan untuk pembelian aset. […]

  • fenomena gurun Arab Saudi menghijau di wilayah Rub al Khali

    Gurun Arab Saudi Mendadak Menghijau, Fenomena Alam atau Tanda Perubahan Iklim?

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Gurun Arab Saudi menghijau setelah hujan ekstrem mengguyur sejumlah wilayah yang selama ini dikenal tandus dan kering. Perubahan drastis ini menarik perhatian dunia karena menunjukkan bagaimana lanskap gurun dapat berubah cepat ketika kondisi alam mendukung. Curah Hujan Tinggi Mengubah Lanskap Gurun Dalam beberapa pekan terakhir, hujan dengan intensitas tinggi turun di sejumlah […]

expand_less
Lewat ke baris perkakas