Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Gurun Arab Saudi Mendadak Menghijau, Fenomena Alam atau Tanda Perubahan Iklim?

Gurun Arab Saudi Mendadak Menghijau, Fenomena Alam atau Tanda Perubahan Iklim?

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • visibility 242
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Gurun Arab Saudi menghijau setelah hujan ekstrem mengguyur sejumlah wilayah yang selama ini dikenal tandus dan kering. Perubahan drastis ini menarik perhatian dunia karena menunjukkan bagaimana lanskap gurun dapat berubah cepat ketika kondisi alam mendukung.

Curah Hujan Tinggi Mengubah Lanskap Gurun

Dalam beberapa pekan terakhir, hujan dengan intensitas tinggi turun di sejumlah kawasan Arab Saudi. Air hujan meresap ke dalam pasir dan menciptakan kelembapan yang cukup untuk menumbuhkan rerumputan, semak, serta bunga liar. Wilayah yang biasanya gersang pun tampak hijau dalam waktu singkat.

Anomali Cuaca Regional Jadi Pemicu

Otoritas meteorologi menjelaskan bahwa anomali cuaca regional mendorong hujan lebat tersebut. Sistem atmosfer membawa uap air dari Samudra Hindia dan Laut Arab menuju daratan Arab Saudi, termasuk kawasan pinggiran Rub’ al Khali. World Meteorological Organization (WMO) mencatat bahwa perubahan sirkulasi atmosfer global meningkatkan peluang hujan ekstrem di wilayah kering (https://wmo.int).

Siklus Alami Gurun yang Jarang Terlihat

Hujan lebat membangunkan biji-biji tanaman dorman yang tersimpan di bawah permukaan pasir selama bertahun-tahun. Tanaman kemudian tumbuh dengan cepat. Para ahli menilai peristiwa ini sebagai bagian dari siklus alami gurun, meski jarang terjadi dalam skala luas seperti saat ini.

Peran Perubahan Iklim Global

Sejumlah ilmuwan mengaitkan hujan ekstrem di wilayah gurun dengan perubahan iklim global. Kenaikan suhu laut dan atmosfer memperkuat pola cuaca ekstrem di berbagai belahan dunia. Data dan analisis mengenai tren ini juga dipublikasikan oleh NASA melalui laman iklim resminya https://climate.nasa.gov.

Risiko Banjir Bandang Tetap Mengintai

Di balik keindahannya, hujan ekstrem membawa risiko banjir bandang. Wilayah gurun memiliki daya serap terbatas dan minim sistem drainase alami. Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menghindari daerah rawan genangan setelah hujan lebat.

Fenomena ini menegaskan bahwa alam bersifat dinamis dan dapat berubah drastis dalam waktu singkat. Peristiwa tersebut sekaligus memperkuat diskusi global tentang dampak nyata perubahan iklim terhadap wilayah ekstrem.

Pembaca juga dapat menelusuri laporan terkait di Fenomena Cuaca Ekstrem di Timur Tengah serta artikel Dampak Perubahan Iklim Global terhadap Lingkungan untuk memperluas konteks.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan pemerasan RPTKA Kemnaker yang diselidiki KPK

    Eks Sekjen Kemenaker Diduga Beli Mobil Pakai Uang Hasil Peras Izin

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dugaan pemerasan RPTKA Kemnaker kembali mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri aset milik mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Heri Sudarmanto. Seiring penyidikan berjalan, penyidik mendalami aliran dana yang berasal dari pengurusan izin tenaga kerja asing. Selain itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa Heri menampung uang hasil pemerasan melalui rekening […]

  • sound system masjid perlu dibenahi agar ibadah khusyuk

    Sound System Masjid Bermasalah, JK Sebut 75 Persen Perlu Dibenahi

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Sound system masjid di Indonesia masih menghadapi persoalan serius. Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, menegaskan bahwa perbaikan tata suara menjadi kebutuhan mendesak agar ibadah dapat berlangsung khusyuk dan nyaman bagi jamaah. Jusuf Kalla menyatakan sekitar 75 persen masjid masih mengalami masalah pada sistem pengeras suara. Selain itu, banyak pengurus […]

  • tambang ilegal Sulawesi Tenggara yang merusak lingkungan dan hutan

    Green Earth Movement,: “Polda sultra Diam di Tengah Maraknya Mafia Nikel di Sultra, Kapolri Harus Evaluasi”.

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 471
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — 10 September 2025 Green Earth Movement (GEM) menyuarakan keprihatinan serius atas maraknya tambang ilegal dan dugaan kuat keberadaan mafia nikel di Sulawesi Tenggara (Sultra). Kondisi ini menunjukkan lemahnya penegakan hukum serta menurunnya nilai-nilai ksatria Bhayangkara di tubuh kepolisian daerah. Direktur GEM, Arin Fahrul Sanjaya, menilai aktivitas tambang ilegal telah merusak lingkungan secara […]

  • RUU Perampasan Aset dibahas dalam rapat DPR RI

    RUU Perampasan Aset Dibahas DPR, Opsi Tanpa Putusan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 163
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — RUU Perampasan Aset kembali menjadi fokus pembahasan di parlemen. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, melalui Badan Keahlian DPR RI, membahas rancangan undang-undang ini untuk memperkuat pemulihan aset negara dari tindak pidana. DPR menilai regulasi tersebut penting untuk memberi kepastian hukum. RUU Perampasan Aset Buka Opsi Tanpa Putusan Pidana Kepala Badan Keahlian DPR […]

  • Wamen HAM Mugiyanto menyerahkan santunan kepada keluarga korban Mei 1998

    Wamen HAM Mugiyanto Serahkan Santunan Korban Mei 1998

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 132
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Wamen HAM Mugiyanto menyerahkan santunan berupa paket sembako kepada keluarga korban peristiwa Mei 1998 di Klender, Jakarta Timur. Penyerahan bantuan berlangsung dalam kegiatan munggahan dan silaturahmi menjelang Ramadan 1447 Hijriah yang dihadiri keluarga korban serta perwakilan pemerintah. Mugiyanto menjelaskan bahwa keluarga penerima bantuan merupakan kerabat korban kebakaran Mal Klender saat kerusuhan 1998. […]

  • SBY serahkan keputusan Pilkada kepada AHY

    SBY Serahkan Sikap Demokrat soal Pilkada ke AHY, Wacana Pilkada Lewat DPRD Kembali Mencuat

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 232
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, menyerahkan sepenuhnya keputusan sikap Partai Demokrat terkait mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Dede Yusuf Macan, menyampaikan hal tersebut di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Dede menegaskan, SBY tidak lagi ikut […]

expand_less