Presiden Prabowo Tekankan Pengurangan Impor BBM
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
- visibility 136
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan arahan strategis kepada Ketua Harian dan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) yang baru dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu. Melalui arahan tersebut, Presiden menegaskan fokus pemerintah pada penguatan kebijakan energi nasional serta pengurangan ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM).
Kedaulatan dan Ketahanan Energi Jadi Prioritas
Dalam pertemuan itu, Presiden menekankan pentingnya kedaulatan energi sebagai fondasi pembangunan jangka panjang. Oleh sebab itu, pemerintah mengarahkan kebijakan energi agar berjalan mandiri dan bebas dari intervensi pihak mana pun. Sejalan dengan itu, pemerintah juga memperkuat ketahanan energi nasional untuk menghadapi dinamika global.
Empat Fokus Kebijakan Energi Nasional
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, selaku Ketua Harian DEN, menjelaskan bahwa Presiden menetapkan empat fokus utama kebijakan energi. Pertama, pemerintah menjaga kedaulatan energi. Kedua, pemerintah memperkuat ketahanan energi. Ketiga, pemerintah mendorong kemandirian energi. Keempat, pemerintah menargetkan swasembada energi nasional.
Peningkatan Cadangan Energi Nasional
Saat ini, ketahanan energi Indonesia berada pada kisaran 21 hari. Karena itu, pemerintah menargetkan peningkatan hingga tiga bulan dengan membangun fasilitas penyimpanan energi berskala besar. Melalui langkah ini, pemerintah berupaya memperkuat cadangan energi nasional serta mengantisipasi gangguan pasokan.
Peta Jalan Menuju Swasembada Energi
Di sisi lain, pemerintah mencermati tingginya impor BBM yang masih mencapai puluhan juta kiloliter per tahun. Untuk menjawab tantangan tersebut, DEN menyusun peta jalan menuju swasembada energi secara bertahap. Selain itu, pemerintah mulai menjajaki kerja sama dengan negara mitra dan memperkuat struktur kelembagaan pendukung.
Bahlil menyampaikan bahwa peta jalan swasembada energi telah memasuki tahap implementasi. Saat ini, pemerintah memproses penyusunan peraturan presiden sebagai dasar hukum kebijakan tersebut. Dengan adanya regulasi ini, pemerintah menargetkan percepatan realisasi kemandirian energi nasional.
Struktur Dewan Energi Nasional
Dalam struktur kelembagaan, Presiden Prabowo memimpin DEN sebagai Ketua Dewan Energi Nasional. Sementara itu, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjalankan peran sebagai Wakil Ketua. Melalui komposisi ini, DEN menjalankan fungsi strategis dalam perumusan kebijakan energi jangka panjang.
Pada akhirnya, pemerintah menargetkan sektor energi nasional mampu menopang pertumbuhan ekonomi, memperkuat industri, serta menjaga keberlanjutan pembangunan.
