Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Jarnas MM Akan Geruduk Kementerian ESDM, Soroti Pengelolaan Dana Jaminan Reklamasi Tambang di Sultra

Jarnas MM Akan Geruduk Kementerian ESDM, Soroti Pengelolaan Dana Jaminan Reklamasi Tambang di Sultra

  • account_circle Afs
  • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
  • visibility 827
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (Jarnas MM) memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI dalam waktu dekat. Aksi ini menyoroti pengelolaan dana jaminan reklamasi (jamrek) perusahaan tambang di Sulawesi Tenggara yang dinilai tidak transparan.

Ketua Umum Jarnas MM, Arin Fahrul Sanjaya, menyebut Kementerian ESDM belum menunjukkan kejelasan penggunaan dana jamrek. Padahal, perusahaan tambang menyetorkan dana tersebut untuk memulihkan lingkungan pascatambang.

“Kerusakan lingkungan di Sultra terus meningkat. Hutan gundul, pesisir tercemar, dan lahan kritis meluas. Namun, dana jamrek tidak terlihat dampaknya di lapangan,” kata Arin.

Ia menilai lemahnya tata kelola dana jamrek berpotensi merugikan masyarakat Sulawesi Tenggara. Menurutnya, negara seharusnya memastikan dana tersebut kembali ke daerah terdampak.

Dana Tersimpan, Lingkungan Terabaikan

Jarnas MM menegaskan dana jamrek yang tersimpan di pusat tidak sebanding dengan kondisi lingkungan di Sultra. Aktivitas tambang terus menekan kualitas air, merusak laut, dan mengurangi lahan produktif warga.

Berdasarkan data internal Jarnas MM, puluhan perusahaan tambang di Sultra telah menyetor dana jamrek sejak lama. Namun, pemerintah daerah tidak memperoleh akses informasi terkait jumlah dana maupun mekanisme penggunaannya.

Kondisi ini, menurut Jarnas MM, mencerminkan minimnya komitmen pemerintah pusat dalam menegakkan keadilan lingkungan.

Tiga Tuntutan Aksi

Dalam aksi tersebut, Jarnas MM mengajukan tiga tuntutan utama:

  1. Membuka data dana jamrek secara menyeluruh, termasuk nilai setoran dan lokasi penempatan dana.

  2. Memberikan kewenangan lebih besar kepada daerah agar pemerintah lokal dapat mengelola reklamasi sesuai kebutuhan masyarakat.

  3. Melakukan audit independen terhadap pengelolaan dana jamrek untuk menjamin akuntabilitas.

Usung Tema “Transparansi Dana Jamrek Harga Mati”

Jarnas MM akan mengusung tema “Transparansi Dana Jamrek Harga Mati, Selamatkan Lingkungan Sultra.” Massa aksi berencana mendatangi langsung kantor Kementerian ESDM di Jakarta.

Arin menegaskan mahasiswa akan terus mengawal isu ini hingga pemerintah membuka data secara jelas.

“Kami tidak ingin dana jamrek berubah menjadi masalah baru. Negara harus bertanggung jawab atas pemulihan lingkungan di Sultra,” tutupnya.

Afs

Penulis

Update & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Riva Siahaan divonis penjara saat sidang putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta

    Tok! Riva Siahaan Dijatuhi Hukuman 9 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Migas

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 415
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menghukum Riva Siahaan selama 9 tahun penjara. Riva merupakan mantan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga. Perkara ini menyangkut korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018–2023. Selain pidana badan, majelis hakim menjatuhkan denda Rp1 miliar kepada Riva. Ketua Majelis Hakim Fajar Kusuma Aji membacakan […]

  • Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Seluru Penumpang Selamat

    Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Seluru Penumpang Selamat

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 351
    • 0Komentar

    jakarta, duasatunews.com – Smart Air jatuh Nabire saat melayani penerbangan perintis rute Nabire–Kaimana, Papua Barat, Selasa (27/1/2026). Insiden itu terjadi di perairan Pantai Nabire, Papua Tengah. Meski insiden berlangsung di laut, seluruh penumpang dan kru berhasil menyelamatkan diri. Pesawat jenis Cessna Grand Caravan dengan nomor registrasi PK-SNS membawa 15 orang, terdiri atas penumpang dan kru. […]

  • Iran Piala Dunia 2026 dipastikan FIFA tetap tampil

    Iran Tampil Piala Dunia 2026 Dipastikan FIFA Tanpa Perubahan

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Iran tampil 2026 di Piala Dunia setelah FIFA memastikan tidak ada perubahan jadwal. Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan bahwa pihaknya tetap menjalankan rencana utama meski situasi geopolitik memanas. “Tidak ada rencana B atau C atau D, rencana A adalah satu-satunya rencana,” ujar Infantino. FIFA Pastikan Iran Tampil 2026 Sesuai Jadwal Infantino menyampaikan […]

  • AI dalam pendidikan membantu proses belajar digital

    AI dalam Pendidikan Mengubah Cara Belajar Generasi Modern

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle adrian moita
    • visibility 644
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — AI dalam pendidikan membawa perubahan nyata dalam dunia pembelajaran. Teknologi kecerdasan buatan kini membantu pelajar mengakses pengetahuan dengan cara yang lebih personal, interaktif, dan fleksibel, sehingga mendorong pergeseran dari metode konvensional menuju ekosistem belajar digital yang adaptif. Pembelajaran Lebih Personal dan Adaptif dengan AI Teknologi berbasis AI memungkinkan pelajar belajar sesuai gaya, […]

  • Aktivitas Tambang di Hutan Lindung Marak, PERSAMA Sultra-Jakarta : Kapolres Konawe Utara Dianggap Lalai

    Aktivitas Tambang di Hutan Lindung Marak, PERSAMA Sultra-Jakarta : Kapolres Konawe Utara Dianggap Lalai

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 604
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Desak Kapolri evaluasi Kapolres Konawe Utara kembali menguat. Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sulawesi Tenggara Jakarta (PERSAMA Sultra-Jakarta) menyoroti aktivitas pertambangan di kawasan hutan lindung Konawe Utara yang hingga kini masih berjalan, Selasa (7/1/2026). Menurut PERSAMA Sultra-Jakarta, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan aparat penegak hukum di daerah. Oleh karena itu, organisasi ini mendorong […]

  • Mangrove PT DMS menjadi sorotan dalam aksi demonstrasi di depan Mabes Polri

    Laporkan PT (DMS) Ke Mabes Polri, Desak Pemanggilan dan Pemeriksaan Pimpinan atas Dugaan Perusakan Hutan Mangrove serta Temuan Tepi Galian yang Menambah Kekhawatiran Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Puluhan massa yang tergabung dalam Lembaga Kajian dan Riset Hukum menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri, Kamis (4/6/2026). Massa mendesak penyidik segera memanggil pimpinan PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (PT DMS). Mereka menduga perusahaan merusak hutan mangrove untuk pembangunan jetty di Desa Tokowuta, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Ketua […]

expand_less