Breaking News
light_mode
Beranda » Kriminal » Penyiraman Air Keras Pelajar di Cempaka Putih Diselidiki Polisi

Penyiraman Air Keras Pelajar di Cempaka Putih Diselidiki Polisi

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
  • visibility 517
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, (duasatunews.com) – Penyiraman air keras pelajar kembali memicu keprihatinan publik. Kepolisian menyelidiki insiden kekerasan yang melibatkan pelajar di kawasan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, pada Jumat (6/2) sore. Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan remaja yang berdampak serius pada keselamatan korban.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menyatakan penyidik langsung bergerak setelah menerima laporan warga. Polisi mengumpulkan bukti awal dan menelusuri rekaman video yang beredar di media sosial.

Penyiraman Air Keras Pelajar Terungkap Lewat Video Viral

Menurut Roby, video yang beredar di media sosial memberikan petunjuk penting untuk memahami kronologi kasus penyiraman air keras pelajar tersebut. Melalui analisis rekaman, penyidik berhasil mengidentifikasi para pelaku beserta kendaraan yang mereka gunakan saat kejadian.

“Kami menangani kasus ini secara serius. Penyidik menelusuri video yang beredar dan mengumpulkan informasi pendukung,” ujar Roby saat dikonfirmasi di Jakarta.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami peran masing-masing pelaku. Penyidik belum mengambil langkah hukum lanjutan karena seluruh pihak yang terlibat masih berstatus di bawah umur.

Dampak Penyiraman Air Keras Pelajar Terhadap Kondisi Korban

Akibat aksi penyiraman tersebut, korban mengalami cedera serius, terutama di bagian mata. Tim medis segera memberikan perawatan intensif di rumah sakit sebelum korban melanjutkan pemulihan di rumah.

Roby menegaskan bahwa kondisi fisik dan psikologis korban belum memungkinkan untuk menjalani pemeriksaan. Polisi memilih menunggu waktu yang tepat agar proses hukum tidak memperburuk kondisi korban.

Penanganan Kasus Kekerasan Pelajar oleh Unit PPA

Karena pelaku dan korban masih anak di bawah umur, kepolisian menyerahkan penanganan kasus kekerasan pelajar ini kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Unit tersebut menangani perkara sesuai ketentuan sistem peradilan anak.

Berdasarkan rekaman yang beredar, tiga pelaku mengendarai satu sepeda motor dan memotong jalur korban sebelum melakukan penyiraman. Setelah itu, para pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan lingkungan dalam mencegah kekerasan remaja serta membangun ruang aman bagi anak dan pelajar.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Zidane WEF 2026 bertemu di Davos Swiss

    Prabowo Bertemu Zinedine Zidane di Davos, Momen Hangat di Sela WEF 2026

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 5.417
    • 232Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Prabowo Zidane WEF menarik perhatian publik internasional. Di sela agenda global, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu legenda sepak bola dunia asal Prancis Zinedine Zidane saat mengikuti rangkaian World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss. Prabowo Zidane WEF di Davos 2026 Pada momen itu, Presiden Prabowo mengunggah foto pertemuan melalui akun […]

  • Tambang ilegal dibekingi aparat merusak lingkungan

    Ada Mafia Instansi Negara yang Diduga Membackup Pebisnis Tambang Ilegal

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 792
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Praktik perlindungan atau backing terhadap bisnis tambang ilegal oleh oknum aparat berseragam merupakan pelanggaran hukum serius. Pemerintah dan aparat penegak hukum wajib bertindak tegas. Hukum Indonesia tidak mengenal perlindungan bagi kegiatan ilegal. Instansi Negara Dinilai Membekingi Tambang Ilegal Wakil Menteri Kajian Strategi dan Pergerakan BEM Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Brian Putra, menyoroti […]

  • Politik kebijakan pendidikan memengaruhi proses belajar mengajar di sekolah Indonesia

    Rapunya Politik Kebijakan Pendidikan

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 610
    • 0Komentar

    JAKARTA, DuaSatuNews.com — Pendidikan tidak berdiri sebagai sektor pelayanan publik semata. Negara menempatkannya sebagai instrumen strategis untuk menentukan arah masa depan bangsa. Namun, praktik kebijakan pendidikan di Indonesia justru menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Kekuasaan politik sering mengombang-ambingkan arah pendidikan, menghilangkan visi jangka panjang, dan mendorong lahirnya kebijakan yang reaktif. Pola ini terus berulang dari satu […]

  • Penggeledahan KPK di DJP Sita Dokumen dan Uang

    Penggeledahan KPK di DJP Sita Dokumen dan Uang

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 656
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Penggeledahan KPK di DJP Kementerian Keuangan mengungkap penyitaan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan langkah tersebut sebagai bagian dari penyidikan dugaan suap pemeriksaan pajak yang melibatkan aparat pajak dan pihak swasta. Langkah ini menegaskan komitmen KPK dalam memberantas praktik korupsi di sektor perpajakan. Selain itu, penyidik berupaya […]

  • penetapan tersangka kadin sultra dipersoalkan jarnas mm soal ketimpangan hukum

    Penetapan Tersangka Kadin Sultra Dipersoalkan, Jarnas Soroti Ketimpangan Kasus Tambang

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Arin Fahrul Sanjaya
    • visibility 419
    • 0Komentar

    Penetapan tersangka Kadin Sultra terhadap Ketua Kadin Sulawesi Tenggara, Anton Timbang (AT), memicu polemik publik. Jaringan Nasional Mahasiswa Merdeka (Jarnas MM) menilai aparat penegak hukum menjalankan proses secara tidak adil dan kurang transparan. Penetapan Tersangka Kadin Sultra Dipersoalkan Jarnas Jarnas menilai aparat tidak konsisten menangani kasus pertambangan. PT Masempodalle bukan satu-satunya perusahaan yang beroperasi tanpa […]

  • Ilustrasi kasus penikaman karyawan Rich Club Kendari di area parkiran pada malam hari yang hingga kini masih dalam penanganan kepolisian

    Dua Pekan Tanpa Kepastian, Kinerja Polisi Dipertanyakan dalam Kasus Penikaman Karyawan Rich Club Kendari

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 405
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dua pekan telah berlalu sejak insiden penikaman terhadap karyawan tempat hiburan malam di Kota Kendari. Namun, polisi belum menunjukkan perkembangan berarti dalam penanganan kasus tersebut. Hingga kini, aparat belum mengamankan para terduga pelaku. Di sisi lain, korban masih menjalani perawatan medis dan pemulihan trauma. Kondisi ini memicu keresahan publik. Peristiwa tersebut terjadi […]

expand_less