Breaking News
light_mode
Beranda » 21 News » Aksi Jilid II IPMKU Jakarta: PT Kembar Emas Sultra Diduga Jual ore nikel Tanpa RKAB, Kejagung Didesak Bertindak

Aksi Jilid II IPMKU Jakarta: PT Kembar Emas Sultra Diduga Jual ore nikel Tanpa RKAB, Kejagung Didesak Bertindak

  • account_circle Darman
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • visibility 411
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com – Ikatan Pemuda Mahasiswa Konawe Utara–Jakarta (IPMKU Jakarta) kembali menggelar aksi unjuk rasa Jilid II di Jakarta, Rabu (14/1/2026). Pada aksi tersebut, massa bergerak secara beruntun ke tiga lokasi. Pertama, mereka mendatangi Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Selanjutnya, mereka menggelar aksi di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI. Setelah itu, massa melanjutkan aksi ke kantor PT Kembar Emas Sultra.

Melalui aksi ini, IPMKU Jakarta menegaskan sikap kritis terhadap dugaan praktik pertambangan ilegal di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara. Oleh karena itu, mereka mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah pusat agar segera mengambil langkah tegas.

Dugaan Tambang Tanpa RKAB

Penanggung jawab aksi, Pandi Bastian, menyatakan bahwa PT Kembar Emas Sultra diduga menjalankan aktivitas pertambangan tanpa Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang sah. Menurutnya, aturan mewajibkan setiap pemegang IUP memiliki RKAB yang telah disetujui pemerintah.

Karena itu, Pandi mendesak Kejaksaan Agung RI segera memanggil dan memeriksa Direktur PT Kembar Emas Sultra. Ia menilai aktivitas pertambangan tanpa RKAB merupakan pelanggaran serius dan berpotensi pidana.

“Kami meminta Kejaksaan Agung RI bertindak tegas. Aktivitas tanpa RKAB jelas melanggar hukum,” tegas Pandi dalam orasinya.

Desakan ke Kementerian ESDM

Selain mendesak penegakan hukum, massa aksi juga menyoroti peran Kementerian ESDM RI. Mereka meminta kementerian tidak menerbitkan RKAB PT KES. Pasalnya, perusahaan tersebut diduga tetap melakukan aktivitas produksi meskipun belum memenuhi syarat administratif dan legal.

Lebih lanjut, IPMKU Jakarta menilai ketegasan Kementerian ESDM sangat penting. Dengan sikap tegas, pemerintah dapat mencegah praktik pertambangan yang merugikan negara dan mencederai hukum.

Sorotan Pelanggaran Lingkungan

Di sisi lain, IPMKU Jakarta juga menyoroti dugaan pembukaan kawasan hutan dan pembangunan jalan hauling oleh PT KES. Massa menilai aktivitas tersebut berpotensi melanggar Undang-Undang Kehutanan dan Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Akibatnya, kegiatan tersebut dikhawatirkan memicu kerusakan ekologis. Selain itu, aktivitas tambang juga berpotensi memperparah krisis lingkungan di Konawe Utara.

Aksi Berujung Ketegangan

Koordinator Lapangan, Egit Setiawan, menegaskan bahwa Aksi Jilid II merupakan bentuk perlawanan moral dan konstitusional mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa menolak segala bentuk praktik pertambangan yang merusak hukum dan lingkungan.

Setelah menggelar aksi di Kejaksaan Agung RI dan Kementerian ESDM RI, massa melanjutkan unjuk rasa ke kantor PT Kembar Emas Sultra di Jakarta. Namun, ketegangan sempat terjadi di lokasi. Pihak keamanan perusahaan diduga melakukan tindakan represif, sehingga memicu adu dorong dengan peserta aksi.

IPMKU Tolak Pembungkaman Aspirasi

Menanggapi insiden tersebut, Egit menilai tindakan itu sebagai upaya pembungkaman kebebasan menyampaikan pendapat. Oleh sebab itu, ia meminta aparat penegak hukum menyelidiki peristiwa tersebut secara objektif dan transparan.

“Kami menyampaikan aspirasi secara damai. Namun, kami justru menghadapi intimidasi. Tindakan ini mencederai demokrasi,” tegas Egit.

Pada akhirnya, IPMKU Jakarta menegaskan komitmen untuk terus mengawal dugaan kasus tambang ilegal PT Kembar Emas Sultra. Mereka menuntut langkah konkret, transparan, dan berkeadilan dari pemerintah serta aparat penegak hukum.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya mengonfirmasi PT Kembar Emas Sultra dan pihak terkait guna memperoleh klarifikasi resmi demi pemberitaan yang berimbang dan akurat.

https://www.kejaksaan.go.id

https://www.esdm.go.id

https://peraturan.bpk.go.id

https://www.kejaksaan.go.id https://www.esdm.go.id https://peraturan.bpk.go.id

Darman

Penulis

Cepat, Akurat & Terpercaya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian Keuangan mengkaji kenaikan gaji PNS 2026

    Kenaikan Gaji PNS 2026 Masih Dikaji Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Pemerintah masih mengkaji rencana kenaikan gaji PNS 2026. Kementerian Keuangan memilih menunggu hasil evaluasi kondisi ekonomi nasional sebelum mengambil keputusan yang berdampak langsung pada belanja negara dan kesinambungan fiskal. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah memerlukan waktu sekitar satu triwulan untuk membaca arah ekonomi secara lebih jelas. Menurutnya, sinkronisasi kebijakan ekonomi […]

  • Ekonomi Jakarta Tumbuh Stabil, Realisasi APBD 2025 Lampaui Target

    Ekonomi Jakarta Tumbuh Stabil, Realisasi APBD 2025 Lampaui Target

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 373
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjaga ekonomi DKI Jakarta 2025 tetap stabil dan terkendali. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan bahwa capaian investasi dan pengelolaan fiskal daerah melampaui target yang telah ditetapkan. “Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional, perekonomian DKI Jakarta tetap stabil. Inflasi terkendali, aktivitas usaha berjalan baik, dan iklim […]

  • Hubungan Indonesia Australia dalam pertemuan Prabowo Subianto dan Anthony Albanese di Istana Merdeka

    Hubungan Indonesia Australia Menguat

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Hubungan Indonesia Australia menguat setelah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertemu Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat. Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk memperdalam kerja sama di sektor pendidikan dan ekonomi. Berdasarkan rilis Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, pertemuan ini menjadi momentum penguatan kemitraan strategis yang saling […]

  • negara dengan bahasa terbanyak di dunia Papua Nugini dan Indonesia

    Negara dengan Bahasa Terbanyak di Dunia: Indonesia Kedua

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 302
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah bahasa terbesar kedua di dunia. Negara kepulauan ini memiliki 721 bahasa yang tersebar dari wilayah barat hingga timur Nusantara dan digunakan oleh ratusan kelompok etnis dengan latar budaya yang beragam. Di posisi teratas, Papua Nugini memimpin daftar negara dengan bahasa terbanyak di dunia dengan 841 bahasa. […]

  • Bandara khusus IMIP Morowali Jadi Sorotan Nasional, Panda Nababan Pertanyakan Peran Intelejen Negara

    Bandara khusus IMIP Morowali Jadi Sorotan Nasional, Panda Nababan Pertanyakan Peran Intelejen Negara

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 473
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Keberadaan bandara khusus di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah, kini menuai sorotan nasional. Publik mempertanyakan minimnya pengawasan negara terhadap bandara tersebut, meski fasilitas itu telah beroperasi selama bertahun-tahun. Isu ini mencuat setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi bandara tersebut. Ia secara terbuka mempertanyakan sistem pengamanan dan pengawasan negara terhadap […]

  • Hampar Kisa Mula Sawit Di Papua: Dari Janji Kesejahteraan Hingga Polemik Lingkungan

    Hampar Kisa Mula Sawit Di Papua: Dari Janji Kesejahteraan Hingga Polemik Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 460
    • 0Komentar

    JAYAPURA, duasatunews.com — Ekspansi perkebunan kelapa sawit di Papua kembali memicu kekhawatiran publik karena dampaknya langsung terhadap hutan, tanah adat, dan keberlanjutan hidup masyarakat. Di sejumlah wilayah, pembukaan kebun sawit mempercepat hilangnya tutupan hutan sekaligus memicu konflik lahan yang belum terselesaikan hingga kini. Mengapa Isu Ini Mendesak Sekarang Sorotan terhadap sawit Papua menguat seiring evaluasi […]

expand_less