Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Sekolah Rakyat Anak Jalanan Butuh Pendampingan Berkelanjutan

Sekolah Rakyat Anak Jalanan Butuh Pendampingan Berkelanjutan

  • account_circle Windi Anggraini
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 254
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,{duasatunews.com}-Atalia Praratya mendorong pemerintah memastikan program Sekolah Rakyat untuk anak jalanan berjalan berkelanjutan. Ia menilai program ini tidak boleh berhenti pada tahap pendataan dan rekrutmen awal.

Menurutnya, pemerintah sudah menunjukkan kehadiran nyata melalui pendekatan “jemput bola” untuk menjaring anak jalanan. Namun, pemerintah tetap perlu memberikan pendampingan jangka panjang agar anak-anak dapat bertahan dalam pendidikan.

Apresiasi terhadap Upaya Lapangan

Atalia mengapresiasi langkah Kementerian Sosial Republik Indonesia yang melakukan penjangkauan langsung di sejumlah titik di Jakarta. Dari proses tersebut, petugas menemukan puluhan calon peserta didik untuk tahun ajaran 2026/2027.

Sebagian anak sebelumnya tidak bersekolah dan bekerja di sektor informal. Pendekatan lapangan ini melengkapi sistem data nasional, terutama untuk menjangkau kelompok rentan yang sering terlewat.

Tantangan Anak Tidak Sekolah

Atalia menilai jumlah anak yang tidak bersekolah di Indonesia masih tinggi. Kondisi ini banyak terjadi di wilayah padat penduduk dan kantong kemiskinan.

Anak jalanan menjadi kelompok paling rentan. Mereka menghadapi berbagai hambatan, seperti tekanan ekonomi dan masalah sosial.

Rekomendasi Penguatan Program

Atalia mengusulkan beberapa langkah agar program berjalan lebih efektif:

  • Pemerintah perlu memperbaiki integrasi dan validasi data. Pemda, aparat lingkungan, dan pekerja sosial harus terlibat aktif.
  • Pemerintah perlu menerapkan pendekatan berbasis keluarga. Bantuan sosial dan program pemberdayaan ekonomi harus menyasar orang tua.
  • Pemerintah harus menjamin keberlanjutan pendidikan. Anak-anak membutuhkan pendampingan psikososial dan kurikulum yang adaptif.
  • Pemerintah perlu memperluas kolaborasi lintas sektor. Kementerian, pemda, dan organisasi masyarakat harus bekerja bersama.

Ukuran Keberhasilan Program

Atalia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada jumlah anak yang terjaring. Program harus mampu membuat anak bertahan di sekolah, berkembang, dan keluar dari kondisi rentan.

Ia juga menekankan bahwa setiap anak Indonesia memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Pemerintah harus memastikan hak tersebut terpenuhi secara berkelanjutan.

  • Penulis: Windi Anggraini
  • Editor: Wilda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades Buron Divonis Penjara lima tahun setelah terbukti korupsi dana desa di Pidie. Hakim juga menjatuhkan denda dan uang pengganti.

    Kades Buron Divonis 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Desa Rp846 Juta

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh menjatuhkan vonis lima tahun penjara kepada Kepala Desa (Keuchik) Gampong Kambuek Payapi Kunyet, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie, Sayuti, karena terbukti melakukan korupsi dana desa tahun anggaran 2023. Majelis hakim menggelar sidang pada Senin tanpa kehadiran Sayuti karena aparat masih menetapkannya sebagai Daftar Pencarian Orang […]

  • KPK Periksa Bobby Rizaldi sebagai saksi kasus dugaan pengaturan opini WTP Muara Enim

    KPK Periksa Bobby Rizaldi, Dalami Dugaan Pengaturan Opini WTP Muara Enim

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 75
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – KPK Periksa Bobby Rizaldi sebagai saksi dalam penyidikan dugaan suap laporan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kabupaten Muara Enim, Kamis (16/7/2026). Selain itu, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggali keterangannya untuk mengungkap dugaan pengaturan opini audit dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dengan demikian, penyidik berharap dapat […]

  • Dee Lestari literasi bersama BI NTT di Kupang

    BI NTT Gandeng Dee Lestari Perkuat Literasi Daerah di Kupang

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 182
    • 1Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – menggandeng novelis ternama Indonesia, Dewi Lestari, untuk memperkuat budaya literasi masyarakat di Kota Kupang. Kegiatan itu menjadi bagian dari peringatan World Book Day 2026 dengan tema “Connected by Literacy: Building Future-Ready Communities”. Deputi Kepala Perwakilan BI NTT Rio Khasananda mengatakan literasi menjadi jembatan penting menuju masyarakat yang adaptif dan berdaya saing. Ia […]

  • BBM Subsidi Tidak Naik Saat Harga Minyak Tembus 100 Dolar

    BBM Subsidi Tidak Naik Saat Harga Minyak Tembus 100 Dolar

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 279
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – BBM subsidi tidak naik meski harga minyak dunia saat ini menembus 100 dolar Amerika Serikat per barel. Pemerintah mengambil kebijakan ini untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menahan dampak tekanan ekonomi global. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menyerap tekanan kenaikan harga energi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). […]

  • Bali Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor

    Bali Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 513
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Bali Destinasi Terbaik Dunia 2026 menjadi sorotan setelah platform perjalanan global menempatkan Pulau Dewata di peringkat pertama Travelers’ Choice Awards Best of the Best. Jutaan wisatawan internasional memberikan ulasan positif sepanjang 2025 yang mengantarkan Bali ke posisi puncak. Bali meraih penghargaan tersebut dalam ajang Travelers’ Choice Awards Best of the Best yang […]

  • Prabowo Berikan Bonus Besar untuk Atlet SEA Games, Emas Diguyur Rp 1 Miliar

    Prabowo Berikan Bonus Besar untuk Atlet SEA Games, Emas Diguyur Rp 1 Miliar

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 553
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kebijakan pemberian bonus besar kepada atlet peraih medali SEA Games kembali mengundang perhatian publik. Di tengah kebutuhan pembenahan pembinaan olahraga nasional, pemerintah menyiapkan insentif hingga Rp1 miliar bagi atlet peraih emas. Kebijakan ini dinilai berdampak langsung pada masa depan atlet dan arah prioritas anggaran negara. Isu ini menguat karena Indonesia baru menutup […]

expand_less