Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Sekolah Rakyat Anak Jalanan Butuh Pendampingan Berkelanjutan

Sekolah Rakyat Anak Jalanan Butuh Pendampingan Berkelanjutan

  • account_circle Windi Anggraini
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 361
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,{duasatunews.com}-Atalia Praratya mendorong pemerintah memastikan program Sekolah Rakyat untuk anak jalanan berjalan berkelanjutan. Ia menilai program ini tidak boleh berhenti pada tahap pendataan dan rekrutmen awal.

Menurutnya, pemerintah sudah menunjukkan kehadiran nyata melalui pendekatan “jemput bola” untuk menjaring anak jalanan. Namun, pemerintah tetap perlu memberikan pendampingan jangka panjang agar anak-anak dapat bertahan dalam pendidikan.

Apresiasi terhadap Upaya Lapangan

Atalia mengapresiasi langkah Kementerian Sosial Republik Indonesia yang melakukan penjangkauan langsung di sejumlah titik di Jakarta. Dari proses tersebut, petugas menemukan puluhan calon peserta didik untuk tahun ajaran 2026/2027.

Sebagian anak sebelumnya tidak bersekolah dan bekerja di sektor informal. Pendekatan lapangan ini melengkapi sistem data nasional, terutama untuk menjangkau kelompok rentan yang sering terlewat.

Tantangan Anak Tidak Sekolah

Atalia menilai jumlah anak yang tidak bersekolah di Indonesia masih tinggi. Kondisi ini banyak terjadi di wilayah padat penduduk dan kantong kemiskinan.

Anak jalanan menjadi kelompok paling rentan. Mereka menghadapi berbagai hambatan, seperti tekanan ekonomi dan masalah sosial.

Rekomendasi Penguatan Program

Atalia mengusulkan beberapa langkah agar program berjalan lebih efektif:

  • Pemerintah perlu memperbaiki integrasi dan validasi data. Pemda, aparat lingkungan, dan pekerja sosial harus terlibat aktif.
  • Pemerintah perlu menerapkan pendekatan berbasis keluarga. Bantuan sosial dan program pemberdayaan ekonomi harus menyasar orang tua.
  • Pemerintah harus menjamin keberlanjutan pendidikan. Anak-anak membutuhkan pendampingan psikososial dan kurikulum yang adaptif.
  • Pemerintah perlu memperluas kolaborasi lintas sektor. Kementerian, pemda, dan organisasi masyarakat harus bekerja bersama.

Ukuran Keberhasilan Program

Atalia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada jumlah anak yang terjaring. Program harus mampu membuat anak bertahan di sekolah, berkembang, dan keluar dari kondisi rentan.

Ia juga menekankan bahwa setiap anak Indonesia memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Pemerintah harus memastikan hak tersebut terpenuhi secara berkelanjutan.

  • Penulis: Windi Anggraini
  • Editor: Wilda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peran Anton Timbang untuk generasi muda bersama mahasiswa Sulawesi Tenggara dalam mendukung pembangunan daerah

    Mahasiswa Asal Sultra Dukung Peran Nyata Anton Timbang dalam Mendorong Generasi Muda

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) — Dukungan terhadap peran tokoh daerah dalam pengembangan generasi muda terus menguat. Sejumlah mahasiswa dan tokoh pemuda menilai Anton Timbang menunjukkan kepedulian nyata terhadap masa depan generasi muda di Sulawesi Tenggara (Sultra). Rahman, mahasiswa asal Sultra, menilai Anton Timbang konsisten mendorong pemberdayaan pemuda. Ia menyebut dukungan itu terlihat dalam program pendidikan dan kegiatan […]

  • Bahlil Dilantik Presiden sebagai Ketua Harian DEN

    Bahlil Dilantik Presiden sebagai Ketua Harian DEN

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 519
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Bahlil Ketua Harian DEN resmi menjabat setelah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melantik jajaran Dewan Energi Nasional di Istana Negara, Jakarta, Rabu. Dalam kesempatan itu, Presiden mengangkat Bahlil Lahadalia bersama tujuh menteri sebagai anggota Dewan Energi Nasional dari unsur pemerintah. Selanjutnya, Presiden menetapkan pelantikan tersebut melalui Keputusan Presiden Nomor 134/P Tahun 2025 […]

  • Saiful Akbar Kalenggo Ditunjuk Jadi Plt. Kadispend Konsel, IPPMI Konsel Tekankan Pentingnya Integrasi Teknologi Digital di Sekolah

    Saiful Akbar Kalenggo Ditunjuk Jadi Plt. Kadispend Konsel, IPPMI Konsel Tekankan Pentingnya Integrasi Teknologi Digital di Sekolah

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 970
    • 0Komentar

    ANDOOLO, duasatunews.com – Dunia pendidikan di Kabupaten Konawe Selatan kembali bergerak dinamis setelah pemerintah daerah menunjuk Saiful Akbar Kalenggo sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan (Kadispend). Penunjukan ini langsung memunculkan harapan baru, terutama terkait peningkatan mutu pendidikan dan modernisasi sistem pembelajaran. Sebagai pejabat baru, Saiful Akbar Kalenggo membawa rekam jejak birokrasi yang dinilai solid. […]

  • DAMPAK AI TERHADAP DUNIA KERJA DAN MASA DEPAN PROFESI

    DAMPAK AI TERHADAP DUNIA KERJA DAN MASA DEPAN PROFESI

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Siva Fauziyah
    • visibility 685
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Dampak AI terhadap dunia kerja semakin terasa di berbagai sektor. Perkembangan Artificial Intelligence (AI) mendorong perusahaan mengubah cara kerja, menata ulang peran karyawan, serta menyesuaikan kebutuhan keterampilan di era digital. AI Meningkatkan Efisiensi Dunia Kerja Teknologi AI membantu perusahaan meningkatkan efisiensi dan akurasi kerja. Sistem berbasis AI kini mengerjakan berbagai tugas rutin […]

  • Menjaga Kelestarian Hutan Demi Mencegah Bencana Alam

    Menjaga Kelestarian Hutan Demi Mencegah Bencana Alam

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Nur Wayda
    • visibility 742
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Kelestarian hutan cegah bencana menjadi isu utama di tengah meningkatnya banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah Indonesia. Kerusakan hutan terbukti memperbesar risiko bencana alam dan mengancam keselamatan masyarakat, khususnya di daerah rawan seperti Sumatera dan Aceh. Kelestarian Hutan Cegah Bencana Alam di Musim Hujan Belakangan ini, banjir kembali melanda sejumlah wilayah […]

  • nafas ekonomi batu bara Indonesia dari tambang hingga industri energi

    Nafas ekonomi dari komoditas padat hitam perut bumi

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)Transformasi batu bara ke produk bernilai tambah menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah. Hilirisasi membuka peluang baru, tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dalam menjawab tuntutan global terhadap energi yang lebih berkelanjutan. Pengembangan artificial graphite untuk baterai kendaraan listrik menempatkan batu bara dalam rantai pasok industri masa depan. Ini menunjukkan […]

expand_less