Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Dito Ariotedjo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Dito Ariotedjo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 493
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — Dito Ariotedjo memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi pengaturan kuota dan pelaksanaan ibadah haji di Kementerian Agama periode 2023–2024. Pada Jumat siang, Dito datang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, sebagai bentuk kepatuhan terhadap proses hukum.

Menurut Dito, kehadirannya merupakan tindak lanjut surat undangan pemeriksaan dari penyidik.
“Di surat undangannya terkait kuota haji, tentang tersangka Gus Yaqut dan satu lagi,” ujarnya kepada wartawan.

Selain itu, Dito menegaskan kewajibannya sebagai warga negara.
“Sebagai warga negara, saya wajib patuh hukum. Karena itu, saya hadir,” katanya.

Selanjutnya, Dito menyampaikan rencana untuk memberikan informasi lanjutan setelah pemeriksaan selesai.
“Nanti saya update. Untuk saat ini, tidak ada persiapan khusus,” ucapnya.

Pemeriksaan Saksi Kasus Kuota Haji

Berdasarkan catatan KPK, Dito tiba di Gedung Merah Putih sekitar pukul 12.52 WIB. Kemudian, penyidik memeriksanya sebagai saksi dalam perkara tersebut.

Sebelumnya, KPK menaikkan perkara dugaan korupsi kuota haji ke tahap penyidikan pada 9 Agustus 2025. Dua hari kemudian, KPK mengumumkan estimasi awal kerugian negara yang ditaksir melebihi Rp1 triliun. Pada saat yang sama, KPK memberlakukan pencegahan ke luar negeri selama enam bulan terhadap tiga pihak terkait.

Penetapan Tersangka oleh KPK

Adapun, tiga pihak yang sempat dicegah ke luar negeri yaitu mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, serta Fuad Hasan Masyhur selaku pemilik biro perjalanan haji Maktour.

Namun demikian, perkembangan terbaru muncul pada 9 Januari 2026. Pada tanggal tersebut, KPK menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni Yaqut Cholil Qoumas dan Ishfah Abidal Aziz.

Temuan DPR RI soal Penyelenggaraan Haji

Di luar proses hukum di KPK, DPR RI juga menyoroti penyelenggaraan ibadah haji 2024. Melalui Panitia Khusus Hak Angket Haji, DPR RI menemukan sejumlah kejanggalan.

Salah satunya, pembagian kuota tambahan dari Arab Saudi. Menurut Pansus, kebijakan tersebut tidak sejalan dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, yang mengatur porsi haji khusus sebesar delapan persen dan haji reguler sebesar 92 persen.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Blokade AS ke Iran di Selat Hormuz dengan kapal perang dan tanker minyak

    Iran Kecam Blokade AS: Disebut Ilegal, Picu Ketegangan di Selat Hormuz

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 274
    • 1Komentar

    Blokade AS ke Iran Disebut Kriminal Jakarta,(duasatunews.com)//Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah muncul isu blokade AS ke Iran yang menargetkan pelabuhan strategis. Langkah ini memicu reaksi keras dari Teheran dan memperkeruh situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menegaskan bahwa kebijakan tersebut melanggar hukum internasional. […]

  • TNI AL gagalkan penyelundupan sianida 1,4 ton di Bitung

    Penyelundupan Sianida Bitung, TNI AL Amankan 1,4 Ton

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 422
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com)  – TNI AL menggagalkan penyelundupan sianida seberat 1,4 ton melalui Pelabuhan Ferry ASDP Bitung, Sulawesi Utara. Petugas menemukan bahan kimia berbahaya itu saat memeriksa kendaraan yang turun dari kapal feri rute Talaud–Bitung. Operasi ini menunjukkan keberhasilan pengawasan laut oleh personel TNI Angkatan Laut bersama Bea Cukai di kawasan pelabuhan. Dalam siaran pers yang diterima […]

  • Utang pemerintah Indonesia masih aman menurut Kementerian Keuangan

    Utang Pemerintah Indonesia 40,46 Persen PDB Masih Aman

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 483
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan utang pemerintah Indonesia hingga akhir 2025 masih berada dalam batas aman meskipun nominalnya meningkat. Pemerintah mengelola pembiayaan negara secara hati-hati dan terukur untuk menjaga stabilitas fiskal. Per 31 Desember 2025, pemerintah mencatat total utang sebesar Rp9.637,90 triliun atau setara 40,46 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). […]

  • impor balik Jepang 2025 mencapai rekor tertinggi 30 tahun

    Impor Balik Mobil Jepang Cetak Rekor Tertinggi Dalam Tiga Dekade

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 606
    • 0Komentar

    impor balik Jepang 2025 pecahkan rekor 30 tahun Jakarta, duasatunews – impor balik Jepang pada 2025 mencatat rekor tertinggi dalam tiga dekade terakhir. Sepanjang tahun lalu, produsen otomotif Jepang mengimpor kembali 111.513 unit kendaraan produksi luar negeri ke pasar domestik. Angka ini naik 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan melampaui rekor lama 107.092 unit yang […]

  • Erupsi Gunung Marapi memuntahkan kolom abu setinggi 1.500 meter

    Erupsi Gunung Marapi, Kolom Abu Capai 1.500 Meter

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Padang, (duasatunews.com) — Erupsi Gunung Marapi terjadi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada Minggu pukul 15.11 WIB. Aktivitas vulkanik tersebut melontarkan kolom abu setinggi sekitar 1.500 meter dari puncak gunung ke arah tenggara. Petugas Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi, Ilhamdi Saputra, mengatakan kolom abu tampak berwarna kelabu dengan intensitas tebal […]

  • Perlindungan Anak Dunia Digital melalui kolaborasi Kementerian PPPA dan 15 kementerian serta lembaga

    Kementerian PPPA Gandeng 15 K/L Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Perlindungan Anak Dunia Digital menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Untuk memperkuat upaya tersebut, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggandeng 15 kementerian dan lembaga (K/L) dalam menjalankan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2025 tentang Peta Jalan Pelindungan Anak di Ranah Dalam Jaringan Tahun […]

expand_less