Maskapai Tetangga RI Setop Operasional Boeing 787, Temukan Masalah Ini
- account_circle Darman
- calendar_month 18 jam yang lalu
- visibility 31
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner milik Air India di bandara internasional. (Dok. maskapai)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, duasatunews.com – Boeing 787 Air India kembali menjadi perhatian setelah maskapai nasional India menghentikan sementara operasional satu unit pesawat Boeing 787-8 Dreamliner. Langkah ini diambil usai pilot melaporkan dugaan gangguan pada saklar kontrol bahan bakar, komponen vital dalam sistem keselamatan penerbangan jarak jauh.
Keputusan tersebut langsung memicu kekhawatiran penumpang dan pengamat penerbangan. Boeing 787 merupakan pesawat andalan rute internasional di kawasan Asia, termasuk jalur yang bersinggungan dengan Indonesia.
Keselamatan Boeing 787 Air India Menguat di Tengah Isu Lama
Isu teknis ini mencuat saat otoritas India masih menyelidiki kecelakaan fatal Boeing 787-8 milik Air India pada Juni tahun lalu. Insiden itu menewaskan 260 orang dan menjadi salah satu kecelakaan penerbangan paling mematikan dalam satu dekade terakhir.
Kondisi tersebut membuat setiap laporan baru terkait Boeing 787 Air India mendapat perhatian serius dari regulator dan publik global.
Air India Laporkan Masalah Boeing 787 ke Regulator
Manajemen Air India menyatakan telah melaporkan temuan pilot kepada regulator penerbangan India. Maskapai langsung memprioritaskan pemeriksaan internal guna memastikan keselamatan operasional armada.
Air India belum membeberkan detail teknis kerusakan. Maskapai juga belum mengungkap nomor penerbangan yang terdampak secara spesifik.
Informasi regulator penerbangan India dapat diakses melalui situs resmi:
https://dgca.gov.in
Boeing Tanggapi Temuan Masalah Saklar Bahan Bakar
Pabrikan pesawat, Boeing, menyatakan siap mendukung penuh proses peninjauan. Boeing mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Air India dan mengikuti perkembangan evaluasi teknis.
Namun, pernyataan tersebut belum sepenuhnya meredakan kekhawatiran publik, terutama karena laporan pendahuluan kecelakaan tahun lalu sempat menyinggung perpindahan posisi saklar bahan bakar secara tidak wajar.
Informasi resmi produsen pesawat dapat diakses di:
https://www.boeing.com
Publik Soroti Transparansi Keselamatan Boeing 787
Laporan media internasional menyebut dugaan masalah terdeteksi setelah pesawat mendarat di Bengaluru usai terbang dari London. Minimnya penjelasan teknis memicu kritik soal transparansi informasi keselamatan kepada publik.
Sejumlah pengamat menilai maskapai dan pabrikan perlu membuka informasi secara proporsional, terutama saat isu menyangkut pesawat jarak jauh yang membawa ratusan penumpang.
Dampak bagi Penumpang dan Kawasan
Kasus Boeing 787 Air India berpotensi memengaruhi kepercayaan penumpang serta jadwal penerbangan internasional. Jika pemeriksaan meluas, penyesuaian rute dan armada bisa terjadi, termasuk di kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara.
Isu ini menambah daftar perhatian keselamatan penerbangan internasional yang sebelumnya juga disorot dalam liputan transportasi udara di Pikiran Jakarta.
Investigasi Boeing 787 Masih Berjalan
Sementara itu, Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India masih melanjutkan penyelidikan kecelakaan tahun lalu. Laporan awal menyebut mesin pesawat mati sesaat setelah lepas landas dari Ahmedabad menuju London.
Hingga kini, penyelidik belum menjelaskan penyebab perubahan posisi saklar bahan bakar tersebut. Laporan akhir diperkirakan terbit dalam beberapa bulan ke depan.
Penghentian sementara ini menegaskan pentingnya pengawasan ketat dan keterbukaan informasi dalam industri penerbangan global.
