Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Kemendikdasmen Terbitkan Kebijakan Pembelajaran bagi Sekolah Terdampak Bencana

Kemendikdasmen Terbitkan Kebijakan Pembelajaran bagi Sekolah Terdampak Bencana

  • account_circle Darman
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 297
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com — Bencana alam kerap mengganggu proses belajar ribuan siswa di berbagai daerah. Sekolah rusak, akses terputus, dan kondisi psikologis anak terdampak. Dalam situasi ini, negara wajib memastikan hak pendidikan tetap berjalan secara aman.

Tanpa kebijakan yang jelas, penanganan pendidikan saat bencana sering bergantung pada inisiatif daerah. Akibatnya, layanan belajar tidak merata dan rawan terhenti.

Alasan Kebijakan Ini Mendesak

Dalam beberapa tahun terakhir, bencana hidrometeorologi dan geologis meningkat di banyak wilayah. Kondisi tersebut menempatkan sektor pendidikan dalam posisi rentan. Pemerintah perlu pedoman nasional agar sekolah tidak kehilangan arah saat krisis terjadi.

Menjawab kebutuhan itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menerbitkan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 1 Tahun 2026. Aturan ini mengatur penyelenggaraan pembelajaran pada satuan pendidikan terdampak bencana.

Penegasan Pemerintah Pusat

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pendidikan harus tetap berjalan dalam situasi darurat. Namun, pemerintah menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.

“Pendidikan tidak boleh terhenti akibat bencana. Namun keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan harus menjadi pertimbangan utama,” kata Abdul Mu’ti, Selasa (6/1/2026).

Kemendikdasmen memberikan fleksibilitas kepada sekolah untuk menyesuaikan metode pembelajaran. Sekolah dapat mengatur jadwal, memilih pembelajaran jarak jauh, atau menerapkan skema darurat sesuai kondisi wilayah.

Tantangan Implementasi di Daerah

Kebijakan tersebut juga mendorong pemerintah daerah untuk berkoordinasi lintas sektor. Tujuannya memastikan ketersediaan sarana belajar sementara dan dukungan psikososial bagi siswa terdampak.

Namun, pemerhati pendidikan mengingatkan potensi kendala di lapangan. Tanpa dukungan anggaran, infrastruktur, dan pelatihan guru, fleksibilitas pembelajaran sulit berjalan optimal. Daerah dengan keterbatasan akses teknologi berisiko tertinggal.

Dampak bagi Masyarakat dan Siswa

Bagi wilayah rawan bencana, surat edaran ini memberi dasar hukum untuk menjaga keberlanjutan pendidikan. Kebijakan ini juga dapat melindungi anak dari risiko putus sekolah pascabencana.

Di sisi lain, kesenjangan antarwilayah masih menjadi ancaman. Pemerintah daerah memegang peran kunci dalam memastikan kebijakan pusat benar-benar menyentuh kebutuhan siswa.

Surat edaran ini menjadi langkah awal dalam penanganan pendidikan saat bencana. Pemerintah perlu melakukan evaluasi berkala dan pengawasan ketat. Dengan begitu, hak pendidikan yang aman, inklusif, dan berkeadilan dapat terpenuhi di seluruh daerah.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • banjir bandang dan sungai

    Menelusuri Evolusi Sungai dari Bumi Purba hingga Sumber Bencana

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Banjir bandang sering dianggap sebagai kesalahan sungai. Padahal, aliran sungai bergerak mengikuti kodrat alamnya. Cara manusia memperlakukan sungailah yang menentukan apakah air tetap terkendali atau berubah menjadi bencana. Ketika hujan ekstrem datang, kesalahan tata kelola langsung memperbesar risiko. JAKARTA, duasatunews.com — Tuduhan kembali mengarah ke sungai saat banjir bandang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera […]

  • BANJIR BUKAN TAKDIR, TAPI ULAH ILEGAL LOGGING

    BANJIR BUKAN TAKDIR, TAPI ULAH ILEGAL LOGGING

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Dr. Eni Samayati
    • visibility 499
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Setiap kali banjir melanda, pemandangan serupa muncul di berbagai wilayah Indonesia. Air merendam rumah warga, orang tua menggendong anak melintasi arus, dan keluarga berjuang menyelamatkan harta seadanya. Namun, banyak pihak masih menyebut peristiwa ini sebagai musibah alam, padahal tindakan manusia kerap memicu bencana tersebut. Praktik ilegal logging terus memperparah kondisi lingkungan. Oleh karena […]

  • pemuda Indonesia dan harapan masa depan

    Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Rahman
    • visibility 410
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Masa depan terus memanggil kita—pelan, tetapi pasti. Ia bukan sekadar waktu yang belum tiba, melainkan ruang harapan yang menunggu untuk kita perjuangkan. Di sanalah impian-impian yang belum terwujud bersembunyi, menanti keberanian kita untuk menjemputnya. Namun, masa depan tidak pernah menawarkan jalan yang mudah. Sering kali ia tampak jauh, terasa menakutkan, bahkan terlihat […]

  • Vladimir Putin ucapan selamat kepada Mojtaba Khamenei

    Putin Ucapkan Selamat Mojtaba atas Kepemimpinan Iran

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 140
    • 0Komentar

    MOSKOW, (duasatunews.com) — Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim ucapan selamat kepada Mojtaba Khamenei setelah ia mengambil alih jabatan Pemimpin Tertinggi Iran dari ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei. Putin menyampaikan pesan tersebut melalui telegram resmi pada Senin (9/3/2026). Istana Kremlin kemudian merilis isi telegram itu kepada media internasional. Dalam pesannya, Putin menilai Mojtaba Khamenei akan menghadapi tantangan […]

  • Gubernur Papua larang pembukaan lahan sawit

    Gubernur Papua larang pembukaan lahan sawit

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 353
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menegaskan tidak akan menerbitkan izin baru pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit. Kebijakan ini berlaku khususnya untuk lahan yang berpotensi merusak struktur tanah dan lingkungan hidup di Bumi Cenderawasih. Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri, menyampaikan penegasan tersebut untuk meluruskan berbagai tafsir yang berkembang di tengah masyarakat. Mathius menjelaskan, kebijakan […]

  • aturan tanah telantar Prabowo menyasar lahan kosong yang tidak dimanfaatkan

    Aturan Tanah Telantar Prabowo: Negara Kini Bisa Ambil Alih Lahan Menganggur

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 175
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Aturan tanah telantar Prabowo menempatkan isu penguasaan lahan kembali di pusat perhatian publik. Kebijakan ini menyasar tanah yang dikuasai pemilik hak namun dibiarkan menganggur, sementara kebutuhan lahan untuk perumahan, pangan, dan pembangunan daerah terus meningkat. Penelantaran Lahan Dinilai Merugikan Publik Pemerintah menilai praktik penelantaran tanah memperlebar kesenjangan sosial dan ekonomi. Banyak lahan […]

expand_less