Breaking News
light_mode
Beranda » News » Korps Mahasiswa Nusantara Desak ESDM Bekukan IUP dan Evaluasi RKAB PT Tiran Indonesia

Korps Mahasiswa Nusantara Desak ESDM Bekukan IUP dan Evaluasi RKAB PT Tiran Indonesia

  • account_circle Rahman
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) — Puluhan massa yang tergabung dalam Korps Mahasiswa Nusantara (Komando) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Selasa (21/7/2026). Dalam aksi tersebut, mereka mendesak pemerintah membekukan Izin Usaha Pertambangan (IUP) serta mengevaluasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Tiran Mineral dan entitas induknya, PT Tiran Grup, yang beroperasi di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Aksi itu dipicu oleh dugaan sejumlah pelanggaran dalam aktivitas pertambangan perusahaan, mulai dari dugaan kegiatan pertambangan di kawasan hutan hingga realisasi pembangunan smelter yang dinilai tidak menunjukkan perkembangan sejak diumumkan beberapa tahun lalu.

Koordinator Aksi, Akbar Rasyid, mengatakan PT Tiran sebelumnya mengumumkan rencana pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) dengan nilai investasi sekitar Rp4,9 triliun di Desa Waturambaha, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Konawe Utara. Proyek tersebut, menurut dia, telah dipublikasikan sejak 2021.

“Namun hingga hari ini, proyek tersebut tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan. Karena itu kami meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap komitmen investasi perusahaan,” kata Akbar kepada wartawan di sela aksi.

Selain itu, massa aksi juga menyoroti informasi yang menyebut RKAB PT Tiran Mineral tengah berada dalam proses evaluasi oleh Kementerian ESDM. Mereka mempertanyakan kemungkinan perusahaan kembali memperoleh persetujuan RKAB untuk periode berikutnya.

Koordinator Lapangan, Pandi Bastian, menilai proses tersebut perlu diawasi secara ketat agar tidak mengabaikan berbagai persoalan yang masih menjadi sorotan publik.

“Ada kejanggalan yang harus dijelaskan. Jika proyek smelter yang dijanjikan belum terealisasi, maka proses evaluasi RKAB harus dilakukan secara transparan dan menyeluruh,” ujarnya.

Dalam orasinya, massa juga menyampaikan dugaan bahwa aktivitas pertambangan perusahaan berlangsung di kawasan hutan seluas sekitar 54 hektare tanpa mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) yang telah disegel Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) beberapa bulan lalu.

Komando juga menyinggung ketentuan mengenai Proyek Strategis Nasional (PSN). Mereka menyatakan bahwa berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016, Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2018, dan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020, nama PT Tiran Grup maupun PT Tiran Mineral tidak tercantum sebagai bagian dari daftar proyek strategis nasional.

“Karena itu kami meminta pemerintah memastikan seluruh aktivitas perusahaan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” kata Akbar.

Dalam aksi tersebut, Korps Mahasiswa Nusantara menyampaikan dua tuntutan utama kepada pemerintah.

Pertama, meminta Kementerian ESDM membekukan Izin Usaha Pertambangan (IUP) serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap RKAB PT Tiran Mineral dan PT Tiran Grup.

Kedua, mendesak aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung, dan Kepolisian RI, untuk menindaklanjuti berbagai dugaan pelanggaran yang mereka sampaikan apabila ditemukan adanya unsur pidana maupun kerugian negara berdasarkan hasil penyelidikan.

Aksi berlangsung dalam pengawalan aparat kepolisian dan berjalan tertib. Massa menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga pemerintah memberikan kejelasan atas tuntutan yang mereka sampaikan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN AI TERHADAP PRODUKTIVITAS MANUSIA

    ANALISIS DAMPAK PENGGUNAAN AI TERHADAP PRODUKTIVITAS MANUSIA

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Jakarta,duasatunews.com – Produktivitas manusia di era AI mengalami peningkatan signifikan seiring pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan. Artificial Intelligence (AI) membantu manusia bekerja lebih cepat, lebih efisien, dan lebih akurat di berbagai sektor. Namun, di balik manfaat tersebut, teknologi ini juga menghadirkan tantangan yang perlu diantisipasi secara serius. Produktivitas Manusia di Era AI Meningkat Drastis AI mendorong […]

  • AS serang Iran 2026 memicu kepulan asap dan ledakan di kawasan perkotaan Iran

    AS Serang Iran, Timur Tengah di Ambang Perang Terbuka: Ledakan Terdengar hingga Bahrain dan Saudi

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 413
    • 1Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Ketegangan di Timur Tengah kembali melonjak tajam setelah itu, Amerika Serikat melancarkan serangan militer ke Iran pada Sabtu (28/2/2026). Langkah ini menyusul serangan pendahuluan Israel ke sejumlah target strategis. Akibatnya, kekhawatiran akan pecahnya perang regional semakin menguat. Sebelumnya, Washington dan Teheran menjalani negosiasi terkait isu nuklir. Namun demikian, pembicaraan terakhir pada Kamis […]

  • pembersihan saham gorengan disampaikan purbaya yudhi sadewa dalam indonesia economic outlook 2026

    Purbaya Serukan Bersih-Bersih Saham Gorengan, Sejarah Ingatkan Dampak Fatal Manipulasi Pasar

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 322
    • 0Komentar

    JAKARTA,Duasatunews.com — Pembersihan saham gorengan kembali menjadi sorotan setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tajam dan memicu trading halt. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk menjaga stabilitas pasar modal dan melindungi investor dari risiko spekulasi berlebihan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai tekanan tersebut bersifat sementara. Ia menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan […]

  • Delcy Rodriguez Resmi Dilantik Jadi Presiden Venezuela Usai Maduro Diculik AS

    Delcy Rodriguez Resmi Dilantik Jadi Presiden Venezuela Usai Maduro Diculik AS

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 525
    • 0Komentar

    Jakarta, DuaSatuNews.com — Delcy Rodriguez resmi menjabat sebagai Presiden Venezuela setelah pasukan Amerika Serikat menangkap Presiden Nicolás Maduro dalam operasi militer pada akhir pekan lalu. Akibatnya, situasi politik Venezuela langsung memanas dan memicu perhatian luas dari komunitas internasional. Selain itu, perkembangan ini kembali menyorot krisis politik Amerika Latin yang terus memengaruhi stabilitas kawasan. Pelantikan Presiden […]

  • Pusat data Google di Texas dengan teknologi pendingin udara canggih

    Pusat Data Google di Texas Gunakan Pendingin Hemat Air

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 305
    • 0Komentar

    Texas, Amerika Serikat, (duasatunews.com) — pusat data Google di Texas menjadi bagian dari strategi perusahaan teknologi global dalam menekan dampak lingkungan. Google membangun fasilitas pusat data baru dengan teknologi pendingin udara canggih yang mengurangi penggunaan air secara signifikan. Teknologi Pendingin Minim Air Mengutip laporan Engadget, Google menjelaskan bahwa sistem pendingin tersebut hampir tidak bergantung pada […]

  • tersangka korupsi ekspor CPO dan POME dikawal Kejaksaan Agung

    Kejagung Tahan 11 Tersangka Korupsi Ekspor CPO dan POME, Negara Berpotensi Rugi Hingga Rp14 Triliun

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 372
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Korupsi ekspor CPO kembali menjadi sorotan publik setelah aparat penegak hukum menahan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam penyimpangan kebijakan perdagangan sawit. Kasus ini mengancam keuangan negara hingga belasan triliun rupiah dan memperlihatkan rapuhnya pengawasan sektor strategis. Isu korupsi ekspor CPO menjadi penting karena terjadi di tengah upaya pemerintah memperbaiki tata kelola […]

expand_less