Kemitraan Indonesia Korea Selatan Diperluas Prabowo dan Lee
- account_circle adrian moita
- calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
- visibility 69
- comment 0 komentar
- print Cetak

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan menyepakati peningkatan kerja sama komprehensif kedua negara dalam kunjungan di Istana Kepresidenan Korea Selatan Blue House, Rabu (1/4/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta (duasatunews.com) – Kemitraan Indonesia Korea Selatan kembali menjadi fokus dalam pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Cheong Wa Dae, Seoul, Rabu. Pertemuan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat hubungan bilateral di tengah situasi global yang dinamis.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin sepakat meningkatkan kerja sama strategis ke tingkat yang lebih komprehensif. Mereka menandatangani 10 nota kesepahaman (MoU) di berbagai sektor, seperti ekonomi, industri, teknologi, dan investasi. Kesepakatan ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program prioritas kedua negara.
Penguatan Kerja Sama di Berbagai Sektor
Prabowo menilai hubungan Indonesia dan Korea Selatan telah berkembang kuat selama puluhan tahun. Ia menyebut Korea Selatan sebagai mitra strategis penting bagi Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan, keterbukaan, dan komunikasi yang konsisten.
Indonesia dan Korea Selatan memiliki kesamaan sebagai negara di kawasan Pasifik. Keduanya mengandalkan perdagangan sebagai pilar ekonomi. Kesamaan ini memperkuat fondasi kerja sama jangka panjang antara kedua negara.
Korea Selatan unggul dalam teknologi dan industri modern. Sementara Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah serta pasar domestik yang besar. Kedua keunggulan ini menciptakan peluang besar dalam pengembangan industri, termasuk hilirisasi dan manufaktur.
Selain itu, kerja sama juga mencakup sektor energi, transformasi digital, serta pengembangan sumber daya manusia. Program pelatihan tenaga kerja dan transfer teknologi menjadi fokus utama untuk meningkatkan daya saing nasional.
Dampak Kemitraan Indonesia Korea Selatan bagi Kawasan
Selain kerja sama ekonomi, kedua pemimpin juga membahas isu global. Mereka menekankan pentingnya menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan di tengah ketidakpastian dunia.
Prabowo meminta para menteri segera menindaklanjuti hasil kesepakatan tersebut. Ia mendorong implementasi yang cepat dan tepat agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.
Kerja sama ini juga membuka peluang peningkatan investasi, penguatan rantai pasok, serta kolaborasi riset dan inovasi di masa depan. Kedua negara dapat memperluas peran di kawasan Asia-Pasifik melalui sinergi yang lebih erat.
Pertemuan ini memperkuat arah baru hubungan bilateral yang lebih luas, strategis, dan berkelanjutan. Indonesia dan Korea Selatan kini berkomitmen mempererat kolaborasi demi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bersama.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
