Program Istana untuk Anak Sekolah, 250 Santri Kunjungi Istana
- account_circle Adrian Moita
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

Santri Kunjungi Istana Kepresidenan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA (duasatunews.com) – Program Istana untuk Anak Sekolah kembali membuka ruang edukasi bagi generasi muda. Sebanyak 250 santri dan santriwati dari Pondok Pesantren Al-Wathoniah dan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah berkesempatan mengunjungi Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (14/7/2027). Melalui program tersebut, para santri melihat langsung lingkungan kerja Presiden Prabowo Subianto sekaligus mempelajari sistem pemerintahan Indonesia.
Kegiatan hasil kolaborasi Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) itu bertujuan memperluas wawasan kebangsaan di kalangan santri. Selain mengenal lingkungan Istana Kepresidenan, para peserta juga memperoleh penjelasan mengenai tata kelola pemerintahan, proses penyusunan kebijakan, serta pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Direktur Pondok Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said, mengatakan kegiatan tersebut memiliki nilai edukatif sekaligus strategis bagi para santri.
Basnang menjelaskan masih banyak santri yang memandang Istana Kepresidenan sebagai tempat yang jauh dari kehidupan mereka. Karena itu, pemerintah menghadirkan Program Istana untuk Anak Sekolah agar para santri dapat mengenal lebih dekat lembaga kepresidenan.
“Selama ini lingkungan Istana Kepresidenan mungkin terkesan jauh bagi anak-anak di pondok pesantren. Melalui program ‘Istana untuk Anak Sekolah’ ini, Kemenag dan Kementerian Sekretariat Negara ingin mendobrak sekat tersebut. Kita tunjukkan bahwa negara memberikan ruang dan perhatian yang sama besar bagi santri,” ujar Basnang.
Basnang berharap pengalaman tersebut mampu membangun kepercayaan diri para santri. Menurutnya, kegiatan itu dapat memotivasi mereka untuk berkontribusi sebagai pemimpin, menteri, maupun pembuat kebijakan pada masa mendatang.
Selama kunjungan berlangsung, para santri mengikuti sesi edukasi interaktif mengenai tugas lembaga negara, mekanisme kerja kabinet, serta nilai-nilai kepemimpinan nasional. Kepala Biro Humas Kemensetneg, Faisal Fahmi, bersama Pranata Humas Ahli Madya Kemensetneg, Efa Febryana, memandu sesi tersebut dan berdialog langsung dengan para peserta.
Sementara itu, Faisal menyambut baik antusiasme para santri selama mengikuti kegiatan.
“Kami menyambut baik kedatangan santri pondok pesantren. Semoga kedatangan para santri membawa keberkahan serta menjadi inspirasi dan semangat baru kepemimpinan bagi para santri,” ujar Faisal.
Selama berada di kawasan Istana Kepresidenan, para santri juga mengamati berbagai fasilitas dan memperoleh penjelasan mengenai fungsi sejumlah lembaga negara. Pengalaman tersebut memperluas wawasan peserta mengenai tata kelola pemerintahan sekaligus menumbuhkan semangat belajar, rasa cinta tanah air, dan keinginan untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Melalui Program Istana untuk Anak Sekolah, pemerintah ingin mendekatkan lembaga kepresidenan kepada pelajar dari berbagai latar belakang. Selain memperkuat wawasan kebangsaan, kegiatan ini juga mendorong lahirnya generasi muda yang berintegritas, berkarakter, serta siap mengambil peran dalam pembangunan Indonesia di masa depan.
- Penulis: Adrian Moita
- Editor: Nur Wayda
