Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » KY Periksa PN Depok Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

KY Periksa PN Depok Terkait Dugaan Pelanggaran Etik

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
  • visibility 258
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta (duasatunews.com) – KY periksa PN Depok terkait dugaan pelanggaran kode etik yang melibatkan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan. Seiring itu, pemeriksaan etik dilakukan setelah operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK dalam perkara sengketa lahan di Depok, Jawa Barat.

Fokus KY pada Penegakan Kode Etik

“Terkait porsi di KY adalah penegakan kode etik,” kata Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Komisi Yudisial (KY) Abhan. Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan pernyataan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (6/2) malam.

Menurut Abhan, langkah ini sesuai kewenangan KY. Oleh karena itu, KY menempatkan pemeriksaan etik sebagai prioritas untuk menjaga integritas peradilan. Dengan demikian, KY menegaskan komitmen terhadap peradilan yang bersih.

Koordinasi KY dengan KPK

Selanjutnya, Abhan menegaskan KY akan berkoordinasi dengan KPK sebagai aparat penegak hukum. Dalam konteks ini, koordinasi diperlukan agar penanganan pidana dan etik berjalan selaras.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan KPK,” ujar Abhan. Selain itu, koordinasi mencakup klarifikasi dan pemeriksaan dugaan pelanggaran etik. Dengan kata lain, KY memastikan proses etik berjalan paralel.

Pembahasan Sanksi Bersama Mahkamah Agung

Di sisi lain, KY juga berkoordinasi dengan Mahkamah Agung. Tujuannya, membahas mekanisme penjatuhan sanksi terhadap pimpinan PN Depok.

“Kami akan membahas sanksi bersama Mahkamah Agung,” kata Abhan. Sementara itu, KY menunggu perkembangan penanganan pidana oleh KPK.

Latar Belakang OTT KPK

Sebelumnya, pada 5 Februari 2026, KPK menggelar OTT di Kota Depok. Pada saat yang sama, KPK mengaitkan operasi tersebut dengan dugaan korupsi sengketa lahan di lingkungan PN Depok.

Sehari kemudian, Wakil Ketua KY Desmihardi menyatakan dukungan terhadap langkah KPK. Selain menyatakan dukungan, ia menegaskan KY menindaklanjuti perkara dari sisi etik.

Penetapan Tersangka oleh KPK

Pada perkembangan berikutnya, KPK mengungkapkan penangkapan tujuh orang. Rinciannya, dua pimpinan PN Depok, satu pegawai PN Depok, seorang direktur, serta tiga pegawai PT Karabha Digdaya.

Kemudian, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka. Akhirnya, KPK menetapkan I Wayan Eka Mariarta, Bambang Setyawan, juru sita PN Depok Yohansyah Maruanaya, Direktur Utama Karabha Digdaya Trisnadi Yulrisman, serta Head Corporate Legal Karabha Digdaya Berliana Tri Kusuma.

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Riset Kampus Rp57 Miliar untuk 122 Program Inovasi Nasional

    Pemerintah : Dana Riset Kampus Rp57 Miliar untuk 122 Program

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan mengalokasikan dana riset kampus sebesar Rp57 miliar untuk mendanai 122 program penelitian di perguruan tinggi. Kebijakan ini bertujuan memperkuat ekosistem inovasi nasional sekaligus mendorong pemanfaatan hasil riset di sektor industri. Selanjutnya, pemerintah menyalurkan anggaran tersebut melalui Program Bestari Saintek […]

  • alt: makna perjuangan di era modern di kalangan generasi muda Indonesia

    Menghidupkan Api Perjuangan Diera Tanpa Perang

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Makna perjuangan di era modern menjadi isu penting ketika Indonesia tidak lagi menghadapi perang fisik. Namun, bangsa ini justru berhadapan dengan krisis nilai dan integritas. Akibatnya, tantangan tersebut berdampak langsung pada kepercayaan publik dan kualitas kehidupan sosial. Saat ini, perjuangan tidak hadir dalam bentuk senjata. Sebaliknya, ia muncul melalui sikap, pilihan, dan […]

  • Dirut BEI Mundur, Purbaya Ungkap Kesalahan yang Picu Koreksi IHSG

    Dirut BEI Mundur, Purbaya Ungkap Kesalahan yang Picu Koreksi IHSG

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Purbaya dukung Dirut BEI mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas gejolak pasar saham. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai keputusan Iman Rachman meninggalkan jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) memberi sinyal positif bagi pasar modal nasional. Purbaya menyampaikan sikap tersebut kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026). Ia menilai langkah […]

  • penggeledahan Ombudsman Kejagung terkait kasus suap vonis lepas CPO

    Penggeledahan Ombudsman Kejagung di Kasus Suap CPO

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 148
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Penggeledahan Ombudsman Kejagung menarik perhatian publik pada Senin (9/3/2026). Pada hari yang sama, penyidik Kejaksaan Agung menggeledah kantor Ombudsman Republik Indonesia dan rumah salah satu komisioner. Langkah tersebut berkaitan dengan dugaan perintangan penyidikan dalam perkara minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Oleh karena itu, penyidik berupaya mengumpulkan dokumen yang […]

  • Menjunjung Asas In Dubio Pro Reo dalam Pendampingan Hukum Bapak Mansyur Adv Andre Darmawan Bersuara

    Menjunjung Asas In Dubio Pro Reo dalam Pendampingan Hukum Bapak Mansyur Adv Andre Darmawan Bersuara

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Brian Putra
    • visibility 432
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Penanganan dugaan pencabulan terhadap anak kembali menimbulkan perhatian luas. Selain tuntutan perlindungan korban, publik juga menyoroti pentingnya menjaga proses hukum agar tetap adil dan tidak tergelincir oleh tekanan opini. Isu ini relevan karena kasus kekerasan seksual terhadap anak sering memicu reaksi emosional masyarakat. Dalam situasi seperti ini, aparat penegak hukum menghadapi tantangan ganda: […]

  • Sumbar Siapkan Rp2 Miliar Perbaiki Irigasi untuk Aliri 5.500 Hektare Sawah di Solok

    Sumbar Siapkan Rp2 Miliar Perbaiki Irigasi untuk Aliri 5.500 Hektare Sawah di Solok

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 326
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Perbaikan irigasi Kabupaten Solok menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dengan mengalokasikan anggaran Rp2 miliar untuk memulihkan aliran air ke sekitar 5.500 hektare sawah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan bahwa pemerintah menyalurkan anggaran tersebut melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumbar. Pemerintah menjadikan program […]

expand_less