Polisi usut dugaan penipuan pengurusan izin dapur MBG
- account_circle Reski
- calendar_month Senin, 13 Apr 2026
- visibility 92
- comment 0 komentar
- print Cetak

Korban penipuan izin dapur MBG melaporkan kasus dugaan penipuan kepada petugas di ruang pelayanan kepolisian.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (duasatuews.com) – Kasus penipuan izin dapur MBG di Pamekasan, Jawa Timur, kini diselidiki aparat kepolisian. Warga melaporkan kerugian puluhan juta rupiah setelah pelaku menjanjikan pengurusan izin operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Polres Pamekasan langsung menindaklanjuti laporan tersebut. Selanjutnya, penyidik mengumpulkan bukti dan memeriksa keterangan korban.
Kronologi Kasus
Awalnya, terduga pelaku menawarkan jasa pengurusan izin dapur. Ia mengaku mampu mempercepat proses administrasi.
Kemudian, dua korban, Abd Ghaffar dan Moh Sakir, datang ke Mapolres pada 7 April 2026. Mereka melapor bersama penasihat hukum.
Setelah itu, korban menyerahkan uang sesuai permintaan pelaku. Namun, hingga kini izin yang dijanjikan tidak pernah terbit.
Kerugian Korban
Ghaffar mengaku kehilangan Rp60 juta. Sementara itu, Sakir mengalami kerugian Rp30 juta.
Korban mengirim uang melalui transfer bank. Selain itu, mereka juga menyerahkan sebagian uang secara langsung. Akan tetapi, pelaku tidak memenuhi janjinya.
Akibatnya, korban gagal menjalankan rencana operasional dapur.
Janji Investor Tidak Terbukti
Di sisi lain, pelaku juga menawarkan bantuan investor. Ia mengklaim dapat menyediakan modal usaha.
Namun demikian, klaim tersebut tidak terbukti. Hingga kini, korban tidak menerima bantuan apa pun.
Sementara itu, polisi mencatat komunikasi antara korban dan pelaku telah berlangsung sejak 2024. Oleh sebab itu, penyidik terus menelusuri alur transaksi kasus ini.
Korban Diduga Lebih Banyak
Lebih lanjut, penasihat hukum korban menyebut jumlah korban kemungkinan lebih dari sepuluh orang. Meski begitu, baru dua orang yang melapor secara resmi.
Karena itu, polisi membuka kesempatan bagi korban lain untuk melapor agar kasus ini dapat dikembangkan lebih luas.
Imbauan dan Informasi Tambahan
Polisi mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran jasa ilegal. Pastikan proses perizinan dilakukan melalui jalur resmi.
Untuk memahami program pemerintah, baca juga artikel terkait:
/program-makan-bergizi-gratis
/panduan-izin-usaha-oss
Sebagai referensi tambahan, masyarakat dapat mengakses situs resmi:
https://www.polri.go.id
https://www.setneg.go.id
- Penulis: Reski
- Editor: nur waida

Saat ini belum ada komentar