Breaking News
light_mode
Beranda » Lingkungan Hidup » Regulasi Lemah Hambat Perdagangan Karbon Indonesia

Regulasi Lemah Hambat Perdagangan Karbon Indonesia

  • account_circle Reski
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 347
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)-Indonesia memiliki peluang besar dalam perdagangan karbon Indonesia untuk mengendalikan pasar global berkat luasnya hutan tropis yang dimiliki. Namun, pemerintah belum memaksimalkan potensi ekonomi dari sektor ini.

Pakar kehutanan dari Universitas Palangka Raya, Aswin Usup, menilai negara-negara industri masih mendominasi sistem perdagangan karbon. Padahal, negara-negara tersebut tidak lagi memiliki hutan seluas Indonesia.

Aswin menegaskan bahwa Indonesia berisiko hanya menjadi penonton jika tidak segera memperkuat aturan. “Indonesia harus menetapkan aturan yang jelas agar bisa mengendalikan potensi karbonnya sendiri,” ujarnya.

Regulasi Lemah Hambat Efektivitas

Aswin menjelaskan bahwa pelaku pasar karbon global masih beroperasi tanpa standar yang benar-benar mengikat. Kondisi ini membuat pengawasan terhadap komitmen karbon dan penggunaan dana menjadi lemah.

Ia juga menyoroti birokrasi dan perusahaan yang belum mengelola dana karbon secara optimal. Banyak pihak tidak menyalurkan dana tersebut ke program prioritas seperti pencegahan kebakaran hutan dan restorasi lahan gambut.

“Pemerintah harus memastikan setiap dana karbon benar-benar mendukung pemulihan hutan,” tegasnya.

Penguatan sistem perdagangan karbon Indonesia menjadi kunci agar negara tidak hanya menjadi penyedia karbon, tetapi juga pengendali pasar global.

Posisi Tawar Indonesia Sangat Kuat

Indonesia memiliki hutan tropis luas yang tersebar di berbagai wilayah. Kondisi ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain kunci dalam menjaga keseimbangan iklim global.

Dunia membutuhkan peran Indonesia untuk menjaga karbon tetap tersimpan di dalam tanah. Karena itu, Indonesia sebenarnya memiliki posisi tawar tinggi dalam menentukan harga dan kebijakan karbon.

Tiga Langkah Prioritas

Aswin mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah strategis agar dapat menguasai perdagangan karbon global:

  1. Membangun sistem audit transparan
    Pemerintah perlu memastikan pengawasan berjalan terbuka dan akuntabel.
  2. Menyalurkan dana hingga ke masyarakat
    Pemerintah harus mengarahkan dana karbon langsung ke masyarakat, terutama kelompok penjaga hutan seperti Masyarakat Peduli Api.
  3. Melakukan audit ekologis berbasis data
    Pemerintah wajib mengecek kondisi lapangan secara berkala untuk memastikan pemulihan hutan benar-benar terjadi.

Ancaman Kebakaran Gambut

Aswin mengingatkan bahwa kebakaran lahan gambut dapat melepaskan karbon dalam jumlah besar ke atmosfer. Kondisi ini memperparah perubahan iklim global jika tidak segera ditangani.

Karena itu, pemerintah harus mengarahkan perdagangan karbon untuk mencegah kebakaran dan menjaga ekosistem gambut tetap basah.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur waida

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CGIM Gelar Aksi Jilid II, Desak Bareskrim Usut Dugaan Penimbunan BBM di Konawe

    CGIM Gelar Aksi Jilid II, Desak Bareskrim Usut Dugaan Penimbunan BBM di Konawe

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — 21 Agustus 2026 Central Gerakan Indonesia Menggugat (CGIM) kembali menggelar aksi jilid II untuk menyuarakan desakan kepada Mabes Polri, khususnya Bareskrim Polri, agar segera mengusut secara menyeluruh dugaan praktik penimbunan dan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) yang diduga berlangsung di Desa Lalonggasumeeto, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Desakan tersebut disampaikan dalam […]

  • Kim Jong Un Komisi Urusan Negara dalam sidang parlemen Korea Utara

    Kim Jong Un Korea Utara Kembali Pimpin Komisi Urusan Negara

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Tokyo, (duasatunews.com) – Kim Jong Un Korea kembali menjadi sorotan setelah parlemen Korea Utara memilihnya sebagai Ketua Komisi Urusan Negara dalam sidang pertama yang digelar pada Minggu. Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan Wakil Majelis Rakyat Tertinggi Ri Il Hwan mengajukan kembali nama Kim dalam sidang tersebut. Ia menilai kekuatan negara tidak hanya bergantung pada […]

  • Dua Raksasa Tambang Mau Gabung, Siap-Siap Tembaga Naik

    Dua Raksasa Tambang Mau Gabung, Siap-Siap Tembaga Naik

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 564
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Konsolidasi di industri tambang global kembali menguat dan berpotensi mengubah peta penguasaan komoditas strategis dunia. Pembicaraan awal antara Rio Tinto dan Glencore membuka kemungkinan lahirnya raksasa tambang baru, di saat pasar tembaga menghadapi tekanan pasokan dan lonjakan permintaan global. Isu ini muncul ketika banyak negara mempercepat transisi energi dan membutuhkan tembaga dalam jumlah […]

  • Jokowi Turun Gunung Motivasi Kader PSI di Rakernas

    Jokowi Turun Gunung Motivasi Kader PSI di Rakernas

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Makassar, duasatunews.com — Jokowi Rakernas PSI menyita perhatian publik ketika Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo menegaskan pentingnya penguatan struktur partai hingga tingkat desa. Jokowi menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Partai Solidaritas Indonesia di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis. Dalam arahannya, Jokowi menilai PSI memerlukan mesin partai yang besar dan […]

  • PW HIMMAH Sumut Apresiasi Kepemimpinan Kalapas Labuhan Bilik dalam Membangun Pemasyarakatan yang Humanis dan Berdampak bagi Masyarakat

    PW HIMMAH Sumut Apresiasi Kepemimpinan Kalapas Labuhan Bilik dalam Membangun Pemasyarakatan yang Humanis dan Berdampak bagi Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Medan, (duasatunews.com) — 25 Juli 2026 Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara (PW HIMMAH Sumut) memberikan apresiasi kepada Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Labuhan Bilik atas kepemimpinannya dalam menghadirkan program pembinaan warga binaan yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial membersihkan Gereja HKBP Labuhan […]

  • pariwisata Pantai Pandan Tapanuli Tengah mulai bangkit

    Pariwisata Pantai Pandan Tapanuli Tengah Bangkit

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pariwisata Pantai Pandan Tapanuli Tengah mulai bangkit setelah banjir dan longsor melanda kawasan pesisir tersebut pada akhir 2025. Normalisasi akses jalan dan pembersihan material longsor mendorong wisatawan kembali mengunjungi kawasan pantai di Kecamatan Pandan, Sumatera Utara. Wisatawan kembali memadati Pantai Indah Pandan sejak pemerintah daerah membuka jalur transportasi menuju lokasi wisata. Peningkatan […]

expand_less