Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pemerintah Gunakan APBN untuk Bayar Utang Whoosh

Pemerintah Gunakan APBN untuk Bayar Utang Whoosh

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 501
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (duasatunews.com) – Utang Whoosh dibayar APBN menjadi keputusan resmi pemerintah untuk menangani kewajiban proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB). Melalui kebijakan ini, pemerintah mengambil peran langsung dalam menyelesaikan struktur pembiayaan proyek strategis tersebut.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmen pembayaran sebesar Rp1,2 triliun per tahun. Karena itu, pemerintah menyiapkan mekanisme teknis agar pembayaran berjalan terukur dan tidak mengganggu stabilitas fiskal.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah akan menggunakan kas negara untuk melunasi kewajiban tersebut. Ia menyampaikan pernyataan itu di Stasiun Gambir, Jakarta, pada 10 Februari 2026. Dengan langkah ini, pemerintah memperjelas arah pembiayaan proyek Whoosh.

Pemerintah Matangkan Restrukturisasi Utang Whoosh

Pemerintah terus mematangkan skema restrukturisasi keuangan. CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, memimpin proses negosiasi dan mengoordinasikan pembahasan teknis dengan berbagai pihak.

Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono juga bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam pertemuan itu, keduanya membahas dampak fiskal serta menyusun langkah penguatan struktur keuangan proyek.

Karena proyek melibatkan pendanaan luar negeri, pemerintah mempertimbangkan aspek kerja sama dengan Tiongkok. Namun, pemerintah belum menentukan opsi final restrukturisasi. Meski demikian, pemerintah tetap berpegang pada prinsip tanggung jawab negara.

Pembaca dapat menelusuri laporan resmi PT KCIC atau dokumen pembiayaan dari China Development Bank untuk memahami latar belakang pembengkakan biaya proyek.

Skema Pembiayaan Proyek Whoosh

Proyek Whoosh mulai berjalan pada 2016. Proyek ini menghabiskan biaya sekitar US$7,2 miliar atau setara Rp120 triliun. Nilai tersebut mencakup investasi awal US$6,02 miliar serta pembengkakan biaya US$1,21 miliar.

China Development Bank memberikan 75 persen pendanaan dalam bentuk pinjaman. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyediakan 25 persen sisanya melalui ekuitas. Konsorsium PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia memegang 60 persen saham KCIC. Beijing Yawan HSR Co Ltd menguasai 40 persen saham lainnya.

Pembaca juga dapat menelusuri artikel lain terkait APBN dan infrastruktur pada kanal Ekonomi & Kebijakan Fiskal untuk memahami konteks kebijakan yang lebih luas.

Dampak Fiskal Utang Whoosh Dibayar APBN

Melalui skema utang Whoosh dibayar APBN, pemerintah menjaga keberlanjutan operasional kereta cepat. Pemerintah juga menargetkan manfaat ekonomi jangka panjang dari proyek tersebut.

Namun, kebijakan ini menuntut pengelolaan fiskal yang disiplin. Karena itu, tim teknis menyusun langkah lanjutan secara bertahap dan terukur. Pada akhirnya, pemerintah ingin memastikan pembayaran utang berjalan transparan sekaligus menjaga kesehatan APBN.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Hadir Sidang Ijazah di Pengadilan Negeri Jakarta Timur

    Jokowi Siap Hadir Sidang Ijazah, Bawa Dokumen SD hingga S1

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Jokowi Hadir Sidang Ijazah menjadi sorotan setelah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), memastikan kesiapannya menghadiri persidangan perkara dugaan pencemaran nama baik terkait ijazahnya. Sidang tersebut menghadirkan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, menyampaikan kepastian tersebut usai menghadiri […]

  • Mahasiswa dan Rakyat Sultra: Benteng Terakhir Melawan Tambang Ilegal di Tanah Anoa

    Mahasiswa dan Rakyat Sultra: Benteng Terakhir Melawan Tambang Ilegal di Tanah Anoa

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 589
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Penambangan ilegal di Sulawesi Tenggara kini tidak lagi tersembunyi. Sebaliknya, aktivitas ini berlangsung terang-terangan, bahkan merobek hutan, mencemari sungai, dan menggerus ruang hidup masyarakat. Dalam konteks ini, kehadiran mahasiswa yang bersatu dengan warga bukan sekadar simbol perlawanan. Lebih jauh, mereka menjadi alarm keras atas kegagalan negara menjaga Tanah Anoa. Tambang Ilegal Terus […]

  • Sekda Bekasi diperiksa KPK di Gedung Merah Putih Jakarta

    Sekda Bekasi Diperiksa KPK dalam Kasus Korupsi Bupati Nonaktif

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 496
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Sekda Bekasi diperiksa KPK sebagai saksi dalam penyidikan dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang. Melalui pemeriksaan ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperdalam konstruksi perkara. Pada Rabu, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Selain itu, penyidik menelusuri peran […]

  • Vidi Aldiano meninggal dunia penyanyi pop Indonesia

    Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Penyanyi Pop Indonesia Tutup Usia

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 374
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Penyanyi dan penulis lagu Indonesia, Vidi Aldiano, meninggal dunia pada Sabtu (7/3). Kabar duka ini langsung menyebar luas di media sosial. Keluarga serta sejumlah rekan musisi segera menyampaikan ucapan belasungkawa. Salah satu pesan duka datang dari Deddy Corbuzier. Ia menuliskan pesan emosional melalui akun Instagram pribadinya. Deddy mengunggah ilustrasi hati retak dengan […]

  • wanita Kendari sabu minta dijemput polisi di Jalan Edi Sabara

    Wanita di Kendari Minta Dijemput Polisi Usai Mengaku Pakai Sabu, Diduga Alami Depresi Berat

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 405
    • 0Komentar

    KENDARI,Duasatunews.com — Kasus wanita Kendari sabu menarik perhatian warga setelah seorang perempuan berinisial M mendatangi kawasan kuliner Jalan Edi Sabara, Kelurahan Lahundape, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin malam, 16 Februari 2026. Dalam kondisi tidak stabil, M meminta seorang pedagang sarimi laut agar segera menghubungi polisi dan menjemputnya. Di hadapan warga, M mengaku baru saja memakai narkotika […]

  • PPh 21 ditanggung pemerintah sebagai insentif pajak bagi pekerja tahun 2026

    PPh 21 Ditanggung Pemerintah, Berlaku Penuh Sepanjang 2026

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 567
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Pemerintah menerapkan kebijakan PPh 21 ditanggung pemerintah bagi pekerja berpenghasilan tertentu sepanjang 2026. Melalui kebijakan ini, pemerintah menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan yang masih berlangsung. Untuk itu, pemerintah menetapkan kebijakan tersebut melalui Kementerian Keuangan dengan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 105 Tahun 2025. Dengan […]

expand_less