Breaking News
light_mode
Beranda » Peristiwa » Wanita di Kendari Minta Dijemput Polisi Usai Mengaku Pakai Sabu, Diduga Alami Depresi Berat

Wanita di Kendari Minta Dijemput Polisi Usai Mengaku Pakai Sabu, Diduga Alami Depresi Berat

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 306
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KENDARI,Duasatunews.com — Kasus wanita Kendari sabu menarik perhatian warga setelah seorang perempuan berinisial M mendatangi kawasan kuliner Jalan Edi Sabara, Kelurahan Lahundape, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin malam, 16 Februari 2026. Dalam kondisi tidak stabil, M meminta seorang pedagang sarimi laut agar segera menghubungi polisi dan menjemputnya.

Di hadapan warga, M mengaku baru saja memakai narkotika jenis sabu. Ia berbicara tidak terarah dan menunjukkan tanda kebingungan. Beberapa pengunjung melihat M mondar-mandir dan sulit fokus. Situasi tersebut membuat warga khawatir akan keselamatan M dan lingkungan sekitar. Warga lalu melapor ke pihak kepolisian.

Polisi Respons Cepat Laporan Masyarakat

Tim Perintis Presisi dari Polda Sulawesi Tenggara langsung merespons laporan warga. Petugas bergerak menuju lokasi tak lama setelah menerima informasi. Polisi juga menjaga area agar aktivitas pengunjung tetap tertib.

Saat tiba di kawasan kuliner, polisi melihat M dalam kondisi linglung. Ia kesulitan menjawab pertanyaan petugas dan tidak mampu menjelaskan identitas maupun alamat tempat tinggalnya.

“Kami mencoba berinteraksi, tetapi ucapannya tidak jelas dan terlihat linglung,” ujar anggota Tim Perintis Presisi Polda Sultra, Rifka Boiy Sagita, Selasa, 17 Februari 2026.

Pendekatan Humanis oleh Polisi Wanita

Petugas menerapkan pendekatan persuasif. Polisi wanita mendampingi M agar suasana tetap tenang dan kondusif. Dalam proses itu, M terus menyampaikan pengakuan bahwa dirinya telah memakai sabu. Polisi menilai pendekatan humanis penting agar M tidak panik dan tidak melukai diri sendiri.

Karena M tidak mampu menunjukkan alamat rumah dan berisiko membahayakan dirinya, polisi membawa M ke Polresta Kendari. Polisi mengambil langkah tersebut untuk menjaga keselamatan M dan memastikan kondisinya secara menyeluruh.

Beberapa saat kemudian, keluarga M menghubungi pihak kepolisian. Keluarga menjelaskan bahwa M tengah mengalami tekanan mental berat akibat masalah pribadi. Informasi tersebut menggeser fokus awal penanganan dari dugaan narkotika semata ke perhatian kesehatan mental.

“Keluarga menyampaikan bahwa yang bersangkutan mengalami depresi berat,” jelas Rifka.

Hingga kini, polisi memproses kasus wanita Kendari sabu tersebut di Polresta Kendari. Penyidik mendalami peristiwa ini untuk memastikan peran penggunaan narkotika dan kondisi kesehatan mental. Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan warga yang mengalami gangguan psikologis di ruang publik.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo kerukunan bangsa dalam peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara

    Prabowo Kerukunan Bangsa Jadi Modal Jaga NKRI

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 191
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kerukunan bangsa menjadi modal utama untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dalam berbagai kesempatan, Prabowo kerukunan bangsa sebagai kekuatan penting bagi Indonesia untuk menghadapi dinamika global. Presiden menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kenegaraan 1447 H/2026 M di Istana Negara, Jakarta, Selasa […]

  • Dirut BEI Mundur, Purbaya Ungkap Kesalahan yang Picu Koreksi IHSG

    Dirut BEI Mundur, Purbaya Ungkap Kesalahan yang Picu Koreksi IHSG

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Purbaya dukung Dirut BEI mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas gejolak pasar saham. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai keputusan Iman Rachman meninggalkan jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) memberi sinyal positif bagi pasar modal nasional. Purbaya menyampaikan sikap tersebut kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (30/1/2026). Ia menilai langkah […]

  • Starmer tolak ikut serangan Iran saat pidato di House of Commons

    Starmer Serangan Iran: Inggris Tak Ikut Operasi AS-Israel

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 231
    • 0Komentar

    LONDON, (duasatunews.com) – Starmer tolak ikut serangan Iran bersama Amerika Serikat dan Israel dalam fase awal konflik. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan keputusan tersebut saat menyampaikan pembaruan situasi di House of Commons pada Senin, 2 Maret 2026. Starmer menegaskan pemerintah Inggris tidak bergabung dalam serangan ofensif AS dan Israel. Ia menyatakan bahwa keputusan tersebut […]

  • Prabowo mundur IPSI diumumkan di Munas IPSI Jakarta

    Prabowo Mundur IPSI Setelah 34 Tahun Menjabat Ketua Umum

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) –  Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) setelah 34 tahun mengabdi. Keputusan Prabowo mundur IPSI disampaikan saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu. Ia menjelaskan bahwa tugasnya sebagai Presiden menyita waktu […]

  • Demo Biaya Hidup Guncang Teheran, Puluhan Orang Tewas

    Demo Biaya Hidup Guncang Teheran, Puluhan Orang Tewas

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Teheran, duasatunews.com — Demonstrasi Teheran Iran kembali memanas pada Selasa (6/1/2026). Ribuan warga turun ke jalan memprotes krisis ekonomi, lonjakan harga kebutuhan pokok, serta anjloknya nilai tukar mata uang rial yang semakin menekan kehidupan masyarakat. Lembaga swadaya masyarakat Iran Human Rights (IHR) mencatat aparat keamanan menewaskan sedikitnya 27 demonstran. Dari jumlah itu, lima korban merupakan […]

  • Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions
    War

    Israeli hostage freed by Hamas says ‘time is running out’ for captives as she describes harrowing conditions

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle ptmbi
    • visibility 736
    • 0Komentar

    TEL AVIV, Duasatunews.com — Yocheved Lifshitz, sandera Israel yang Hamas bebaskan pada akhir Oktober, kembali menyuarakan harapannya akan perdamaian. Namun, ia menegaskan bahwa perdamaian hanya bisa terwujud jika seluruh sandera segera keluar dari Gaza. Dalam wawancara eksklusif dengan NBC News, Lifshitz menyatakan waktu para sandera hampir habis. Ia menyebut suaminya, Oded Lifshitz, sebagai salah satu […]

expand_less