Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Obligasi Daerah Efektif bagi Pemda dengan Kapasitas Fiskal Kuat, Kata Ekonom

Obligasi Daerah Efektif bagi Pemda dengan Kapasitas Fiskal Kuat, Kata Ekonom

  • account_circle Reski
  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com) – Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, menyatakan Obligasi Daerah dapat menjadi alternatif pembiayaan pembangunan ketika anggaran pemerintah daerah mengalami tekanan. Namun, setiap pemerintah daerah harus memiliki kapasitas fiskal yang kuat agar mampu memenuhi kewajiban pembayaran utang.

Obligasi Daerah Jadi Alternatif Pembiayaan

Yusuf mengatakan pemerintah daerah dapat memanfaatkan instrumen ini untuk membiayai proyek jangka panjang di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah dapat mengalokasikan dana tersebut untuk membangun transportasi publik, rumah sakit, sekolah, dan infrastruktur lainnya.

Yusuf mencontohkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berencana menerbitkan Obligasi Daerah guna mendukung pembangunan LRT, rumah sakit umum daerah, serta fasilitas pendidikan. Menurutnya, Jakarta memiliki kapasitas fiskal yang memadai untuk menjalankan rencana tersebut.

Kapasitas Fiskal Menentukan Keberhasilan

Yusuf menjelaskan pemerintah menetapkan syarat yang ketat bagi daerah yang ingin menerbitkan surat utang. Pemerintah daerah harus memiliki debt service coverage ratio (DSCR) minimal 2,5 kali. Selain itu, pemerintah juga membatasi total utang hingga 75 persen dari pendapatan APBD yang penggunaannya tidak ditentukan.

Yusuf menilai hanya daerah dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tinggi, tata kelola yang baik, dan pengelolaan keuangan yang kredibel yang mampu menerbitkan Obligasi Daerah.

Ketergantungan Dana Transfer Masih Tinggi

Yusuf menegaskan sebagian besar pemerintah daerah masih mengandalkan dana transfer dari pemerintah pusat. Sejumlah daerah juga belum mampu menyerap anggaran secara optimal sehingga belum siap memanfaatkan instrumen pembiayaan tersebut.

Karena itu, pemerintah daerah perlu memperkuat kapasitas fiskal dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan sebelum menerbitkan Obligasi Daerah.

Pemerintah Daerah Harus Mengelola Risiko

Yusuf mengingatkan pemerintah daerah agar menghitung seluruh risiko sebelum menerbitkan surat utang. Pemerintah pusat tidak memberikan jaminan sehingga pemerintah daerah memikul seluruh tanggung jawab pembayaran apabila terjadi gagal bayar.

Yusuf juga mengingatkan kepala daerah agar memperhatikan jangka waktu obligasi. Jika tenor melampaui masa jabatan kepala daerah, pemerintahan berikutnya harus melanjutkan kewajiban pelunasan. Karena itu, setiap daerah perlu menyusun perencanaan fiskal yang matang untuk mencegah munculnya moral hazard.

Obligasi Daerah Bersaing dengan SBN

Selain menghadapi risiko fiskal, Obligasi Daerah juga harus bersaing dengan Surat Berharga Negara (SBN) yang menawarkan tingkat risiko lebih rendah. Pemerintah daerah harus menawarkan imbal hasil yang kompetitif sekaligus menjaga kesehatan fiskal agar tidak membebani anggaran pada masa mendatang.

Yusuf menegaskan Obligasi Daerah dapat mempercepat pembangunan apabila pemerintah daerah menjaga disiplin fiskal, menerapkan tata kelola yang transparan, dan menyusun perencanaan keuangan secara berkelanjutan.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Nur Wayda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yusril Bongkar Modus Pemerasan Silmy Karim dalam keterangan pers terkait kasus pengurusan izin tinggal WNA.

    Pemerasan Silmy Karim, Yusril Ungkap Modusnya

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 114
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) – Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, mengungkap dugaan modus pemerasan yang menyeret Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim. Yusril menjelaskan, kasus itu terjadi pada periode 2023 hingga 2024 saat Silmy masih menjabat sebagai Direktur Jenderal Imigrasi di Kementerian Hukum dan HAM. “Yang […]

  • Motor Masuk Tol Sunter Akibat Banjir Jalan Yos Sudarso

    Motor Masuk Tol Sunter Akibat Banjir Jalan Yos Sudarso

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Sejumlah pengendara sepeda motor memasuki gerbang Tol Sunter pada Senin (12/1/2026). Para pengendara mengambil jalur tersebut setelah banjir menutup sebagian ruas Jalan Yos Sudarso dan menghambat pergerakan kendaraan roda dua. Banjir Menghambat Arus Lalu Lintas Pantauan di lokasi menunjukkan genangan air mengganggu arus lalu lintas dan menyulitkan sepeda motor melintas. Karena kondisi […]

  • Rapat kebijakan energi dan stimulus ekonomi pemerintah Indonesia

    Kebijakan Energi dan Stimulus Ekonomi Dibahas

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Kebijakan energi dan stimulus ekonomi menjadi fokus dalam rapat koordinasi lintas kementerian yang diikuti Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Pemerintah menggelar rapat ini untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Sekretariat Kabinet menyampaikan keterangan tersebut di Jakarta, Selasa. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin rapat secara daring melalui konferensi […]

  • John Herdman Resmi Menjadi Pelatih Timnas Indonesia

    John Herdman Resmi Menjadi Pelatih Timnas Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Penulis: Eni Samayati
    • visibility 565
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala Tim Nasional Indonesia. Melalui keputusan ini, PSSI menegaskan komitmen untuk meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di level Asia hingga internasional. Sebagai langkah strategis, PSSI memilih Herdman setelah menjalani proses seleksi panjang dan matang. Selain itu, federasi menilai Herdman memiliki […]

  • Dokter Gigi Vietnam dideportasi Imigrasi Jakarta Selatan setelah terbukti bekerja menggunakan izin tinggal kunjungan di klinik gigi

    Imigrasi Jaksel Deportasi Dokter Gigi Asal Vietnam, Terbukti Bekerja dengan Izin Kunjungan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Imigrasi Jakarta Selatan mendeportasi seorang dokter gigi asal Vietnam berinisial TAT karena menggunakan izin tinggal kunjungan untuk bekerja di Indonesia. Selain menjatuhkan deportasi, petugas juga memasukkan nama TAT ke dalam daftar penangkalan. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan, Winarko, menjelaskan bahwa pihaknya mengambil tindakan tersebut setelah menemukan pelanggaran aturan keimigrasian. […]

  • Atlet loncat indah sinkron tampil pada Kejurnas loncat indah 2026 di GBK Jakarta

    Kejurnas Loncat Indah 2026 Tegaskan Kebangkitan Atlet Muda dan Persaingan Nasional yang Semakin Ketat

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Retanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Jakarta, (Duasatunews.com) — Kejurnas loncat indah 2026 menghadirkan perkembangan signifikan dalam regenerasi atlet nasional. Ajang yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno ini memperlihatkan atlet muda yang mampu menekan dominasi senior sejak babak awal. Wakil Ketua Komisi Teknik loncat indah Akuatik Indonesia Ronaldy Herbintoro menilai atlet lapis kedua kini berkembang pesat. Mereka menunjukkan teknik yang […]

expand_less