Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » GASKAN Meliput Peristiwa Bhayangkari Vanessa Ditahan di Mabes Polri

GASKAN Meliput Peristiwa Bhayangkari Vanessa Ditahan di Mabes Polri

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 330
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, duasatunews.com – GASKAN meliput langsung penahanan Bhayangkari Vanessa di Markas Besar Polri pada Kamis, 12 Februari 2026. Penyidik Mabes Polri menetapkan Vanessa sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan intensif.

Penyidik kemudian membawa Vanessa ke ruang tahanan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Langkah tersebut langsung memicu perhatian publik karena Mabes Polri menangani perkara yang diduga bersifat administratif.

Kuasa hukum Vanessa mempertanyakan kewenangan Mabes Polri dalam menangani kasus tersebut. Mereka menilai aparat penegak hukum di daerah seharusnya memproses perkara administrasi kependudukan. Tim kuasa hukum juga menilai penanganan di tingkat pusat berpotensi menimbulkan ketimpangan hukum.

Selama proses berlangsung, tim GASKAN melakukan peliputan dari luar area Mabes Polri. Aparat membatasi akses masuk bagi awak media dan pendamping hukum. Keluarga Vanessa menunggu di luar gedung sambil memantau perkembangan pemeriksaan.

Kuasa hukum menjelaskan bahwa Vanessa hanya didampingi satu penasihat hukum saat pemeriksaan awal. Tim hukum lainnya tiba setelah penyidik menyatakan penahanan secara resmi. Atas dasar tersebut, tim kuasa hukum mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

Sekretaris Jenderal GASKAN menegaskan komitmen organisasinya untuk mengawal proses hukum ini secara terbuka. Ia meminta aparat penegak hukum menjalankan prosedur secara profesional dan transparan. Menurutnya, hukum harus melindungi semua warga negara tanpa diskriminasi.

GASKAN juga menyoroti dampak penahanan terhadap kondisi psikologis anak Vanessa. Organisasi tersebut menilai aparat perlu mempertimbangkan aspek kemanusiaan dalam setiap keputusan hukum. Oleh karena itu, GASKAN mendorong perhatian serius dari pimpinan negara dan institusi kepolisian.

Hingga berita ini terbit, Mabes Polri belum menyampaikan pernyataan resmi terkait permohonan penangguhan penahanan. GASKAN memastikan akan terus memantau perkembangan kasus dan menyampaikan informasi kepada publik.

Rekomendasi Untuk Anda

  • prajurit TNI gugur di Lebanon dalam misi UNIFIL

    Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Kecam Serangan

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 134
    • 0Komentar

    JAKARTA (duasatunews.com) –  prajurit TNI gugur di Lebanon setelah serangan artileri menghantam posisi kontingen Indonesia di wilayah konflik, Minggu (29/3). Selain itu, pemerintah menyoroti meningkatnya eskalasi konflik di kawasan tersebut. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengumumkan hal itu pada Senin (30/3). Sementara itu, Kemlu menyebut satu personel meninggal dan tiga lainnya mengalami luka. Mereka bertugas […]

  • tolak usulan IMF pajak oleh Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

    Menkeu Purbaya Tolak Kenaikan Pajak: Daya Beli Bisa Tertekan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 260
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com Tolak usulan IMF pajak menjadi sikap pemerintah dalam merespons rekomendasi internasional terkait rencana kenaikan tarif Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi, khususnya bagi karyawan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai kebijakan tersebut berpotensi menekan daya beli masyarakat dan memperlambat pemulihan ekonomi nasional. Purbaya menyampaikan pandangan itu usai rapat konsultasi bersama pimpinan Komisi DPR RI […]

  • Konflik Lahan di Tanimbar Maluku, Polisi Tetapkan 11 Tersangka

    Konflik Lahan di Tanimbar Maluku, Polisi Tetapkan 11 Tersangka

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 334
    • 0Komentar

    JAKRTA, duasatunews.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Kepulauan Tanimbar menetapkan 11 orang sebagai tersangka konflik lahan. Kasus ini terjadi di Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Konflik melibatkan warga Desa Arui Bab dan Desa Sangliat Krawain. Polisi Tetapkan Tersangka Berdasarkan Bukti Kasat Reskrim Polres Kepulauan Tanimbar, Iptu Bryantri Maulana, menyampaikan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik […]

  • sidang penyiraman Andrie Yunus di pengadilan militer Jakarta

    Sidang Perdana Kasus Penyiraman Andrie Yunus Digelar 29 April 2026

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 148
    • 2Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) — Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjadwalkan sidang penyiraman Andrie Yunus pada Rabu, 29 April 2026. Tim pengadilan menetapkan jadwal itu setelah menerima dan memeriksa berkas perkara dari Oditurat Militer II-07 Jakarta. Jaksa akan membacakan surat dakwaan pada sidang perdana terhadap empat terdakwa yang berstatus anggota militer aktif. Kasus ini menarik perhatian publik karena korban […]

  • Menlu RI Sugiono bahas eskalasi konflik Timur Tengah dengan Arab Saudi

    Eskalasi Konflik Timur Tengah Dibahas Menlu RI dan Arab Saudi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 200
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) – Eskalasi konflik Timur Tengah menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia. Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud pada Rabu (4/3). Percakapan tersebut membahas perkembangan terbaru situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. Dalam pernyataan yang diunggah melalui akun media […]

  • Dampak perang Timur Tengah menurut SBY terhadap ekonomi global

    Dampak Perang Timur Tengah terhadap Ekonomi Global

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 134
    • 2Komentar

    Dampak Perang Timur Tengah Ancam Stabilitas Ekonomi Jakarta,(duasatunews.com)//Dampak perang Timur Tengah kembali menjadi perhatian setelah mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, menyampaikan peringatan soal potensi krisis global. Ia menilai konflik berkepanjangan dapat memperbesar tekanan terhadap ekonomi dunia. Selain itu, konflik tersebut memengaruhi harga energi, rantai pasok global, serta stabilitas pasar keuangan. Oleh karena itu, […]

expand_less