Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Hutan Sulawesi Tenggara di Titik Kritis, Ekspansi Tambang Tekan Ruang Hidup Warga

Hutan Sulawesi Tenggara di Titik Kritis, Ekspansi Tambang Tekan Ruang Hidup Warga

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 529
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, duasatunews.com — Hutan Sulawesi Tenggara kini memasuki fase kritis seiring ekspansi pertambangan yang terus meluas, terutama di sektor nikel. Selama ini, kawasan hutan menopang kehidupan masyarakat melalui sumber air, pangan, dan nilai budaya. Namun demikian, aktivitas industri ekstraktif justru semakin menggerus ruang hidup warga.

Di berbagai kabupaten, perusahaan tambang beroperasi dengan membawa narasi pertumbuhan ekonomi. Akan tetapi, pembukaan lahan secara masif memicu deforestasi, sedimentasi sungai, dan pencemaran wilayah pesisir. Akibatnya, risiko banjir dan longsor meningkat, sementara itu kualitas lingkungan hidup masyarakat sekitar terus menurun.

Janji Investasi Tidak Sejalan dengan Kondisi Lapangan

Pada praktiknya, aktivitas tambang belum mampu menghadirkan kesejahteraan bagi warga. Sebaliknya, pembukaan hutan mengeringkan mata air, merusak lahan pertanian, dan melemahkan daya dukung lingkungan. Dengan kondisi tersebut, masyarakat adat, petani, dan nelayan menanggung dampak paling besar karena kehidupan mereka sangat bergantung pada kelestarian alam.

Tata Kelola Lemah Mempercepat Kerusakan

Selain aktivitas tambang, persoalan tata kelola ikut memperburuk situasi. Hingga kini, pemerintah masih menerbitkan izin usaha pertambangan tanpa kajian ekologis yang memadai. Di sisi lain, aparat pengawas belum menjalankan fungsi pengawasan secara optimal. Akibatnya, pelanggaran lingkungan jarang berujung pada sanksi yang memberi efek jera.

Lebih lanjut, di sejumlah lokasi, perusahaan mengabaikan kewajiban reklamasi dan pascatambang. Alhasil, lahan bekas tambang tetap rusak dan gagal kembali menjadi kawasan produktif.

Relasi Kuasa Tidak Berimbang

Dalam proses pengambilan keputusan, korporasi besar mendominasi ruang kebijakan. Sementara itu, masyarakat lokal kehilangan posisi tawar. Sering kali, konsultasi publik hanya berjalan sebagai formalitas. Ketika warga menyampaikan kritik, sebagian pihak justru melabelinya sebagai sikap anti-investasi, padahal warga menuntut hak atas lingkungan hidup yang sehat.

Ancaman Daerah Pengorbanan

Jika kondisi ini terus berlanjut, Sulawesi Tenggara berisiko menjadi sacrifice zone, yakni wilayah yang dikorbankan demi kepentingan ekonomi jangka pendek. Setelah itu, perusahaan menguras sumber daya alam lalu meninggalkan wilayah tersebut. Pada akhirnya, konflik sosial muncul, kemiskinan struktural bertahan, dan negara menanggung beban pemulihan lingkungan.

Pemerintah Perlu Mengubah Arah Kebijakan

Oleh karena itu, pemerintah daerah dan pusat harus segera mengevaluasi kebijakan pertambangan secara menyeluruh. Pertama, pemerintah perlu menata ulang perizinan. Kedua, pemerintah harus memperkuat audit lingkungan independen. Ketiga, penegakan hukum wajib berjalan tegas. Selain itu, pemerintah perlu melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap proses pengambilan keputusan.

Hutan sebagai Warisan Generasi

Bagi generasi muda Sulawesi Tenggara, hutan berperan sebagai rumah dan warisan masa depan. Jika negara membiarkan kerusakan hutan atas nama pertumbuhan ekonomi semu, maka negara mempertaruhkan masa depan generasinya sendiri. Dengan demikian, pemerintah harus memilih berpihak pada rakyat dan kelestarian alam, bukan membiarkan eksploitasi terus menggerus kehidupan.

Oleh: Adrian moita

Adrian Moita

Penulis

Update, Akurat & Terpercaya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi IPPMI Konsel di Kementerian ESDM tuntut cabut IUP PT WIN

    Ippmi Konsel Geruduk Kementerian ESDM RI, Tantang Bahlil Cabut IUP PT. WIN

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 941
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia Konawe Selatan (IPPMI Konsel) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Jakarta, menuntut agar pemerintah pusat segera mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT. Wijaya Inti Nusantara (WIN). Massa aksi menyuarakan bahwa keberadaan PT. WIN di Konawe Selatan telah menimbulkan banyak […]

  • Ketua IPPMI Konsel Puji Keberhasilan Program ‘Setara’: Transformasi Nyata bagi Masyarakat Pedesaan

    Ketua IPPMI Konsel Puji Keberhasilan Program ‘Setara’: Transformasi Nyata bagi Masyarakat Pedesaan

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 655
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Program Setara Konawe Selatan menjadi sorotan publik setelah sejumlah pihak menilai kebijakan tersebut mulai menjawab persoalan ketimpangan pembangunan desa. Pemerintah daerah mengarahkan program ini untuk memperluas akses infrastruktur, layanan publik, dan ekonomi lokal. Ketimpangan pembangunan antara pusat kabupaten dan desa masih menjadi persoalan utama di banyak daerah. Konawe Selatan tidak luput dari […]

  • aksi nyata Pemuda 21 bangun SDM Sulawesi Tenggara melalui sosialisasi pendidikan

    Aksi Nyata Pemuda 21 Bangun SDM Sulawesi Tenggara Lewat Sosialisasi Pendidikan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 961
    • 0Komentar

    KONAWE, duasatunews.com – Pemuda 21 bangun SDM Sulawesi Tenggara melalui langkah konkret di bidang pendidikan. Organisasi kepemudaan ini kembali menggelar sosialisasi pendaftaran mahasiswa baru bagi pelajar SMA di Kabupaten Konawe. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada pertengahan Februari dan menyasar siswa kelas akhir. Program ini berada di bawah koordinasi Sarini Abdullah, kader Pemuda 21. Ia memimpin […]

  • Ketua Kadin Sultra Anton Timbang menerima pataka pada Musprov Kadin Sultra di Kendari

    Kadin Sultra Masuki Periode Baru, Anton Timbang Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 341
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VIII kembali mempercayakan Anton Timbang sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Sulawesi Tenggara (Kadin Sultra) periode 2026–2031. Forum tersebut berlangsung di Kendari, Sabtu (14/2/2026). Keputusan Musprov mengantar Anton memasuki periode kepemimpinan kedua. Selama periode sebelumnya, ia aktif membenahi tata kelola organisasi dan memperkuat posisi Kadin Sultra sebagai mitra […]

  • Pelantikan Direktur Utama LPUK Kemenpora oleh Erick Thohir

    Direktur Utama LPUK Kemenpora Resmi Dijabat Gustri Oktaviandi

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – Direktur Utama LPUK Kemenpora Muhammad Gustri Oktaviandi resmi menjabat setelah Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melantiknya di Jakarta, Rabu. Pelantikan ini sekaligus menjadi langkah penting untuk memperkuat pengelolaan usaha dan aset olahraga nasional. Selain itu, Menpora melantik Gustri bersamaan dengan sejumlah pejabat lain di lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Dalam […]

  • Ratas Prabowo Hambalang membahas program strategis nasional

    Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang Usai Lawatan Luar Negeri

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 351
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Ratas Prabowo Hambalang digelar Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/1). Melalui rapat terbatas ini, Presiden mengecek pelaksanaan program strategis nasional lintas sektor. Kurang dari 24 jam setelah tiba di Indonesia, Presiden langsung menggelar rapat. Sebelumnya, ia menyelesaikan rangkaian lawatan luar negeri ke Inggris, Swiss, dan […]

expand_less