Breaking News
light_mode
Beranda » Kriminal » Sidang Perdana Kasus Penyiraman Andrie Yunus Digelar 29 April 2026

Sidang Perdana Kasus Penyiraman Andrie Yunus Digelar 29 April 2026

  • account_circle Reski
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 127
  • comment 2 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,(duasatunews.com)Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjadwalkan sidang penyiraman Andrie Yunus pada Rabu, 29 April 2026. Tim pengadilan menetapkan jadwal itu setelah menerima dan memeriksa berkas perkara dari Oditurat Militer II-07 Jakarta.

Jaksa akan membacakan surat dakwaan pada sidang perdana terhadap empat terdakwa yang berstatus anggota militer aktif. Kasus ini menarik perhatian publik karena korban merupakan aktivis HAM.


Pengadilan Atur Jadwal dan Pastikan Kewenangan

Kepala pengadilan, Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto, menjelaskan bahwa timnya meneliti kelengkapan berkas sebelum menentukan jadwal sidang. Tim pengadilan memastikan perkara ini masuk dalam kewenangan absolut karena para terdakwa masih berstatus prajurit aktif.

Lokasi kejadian di sekitar Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo memperkuat kewenangan relatif pengadilan. Tim pengadilan kemudian menyusun jadwal sidang dengan mempertimbangkan agenda perkara lain agar tidak terjadi benturan.


Jaksa Tetapkan Empat Terdakwa

Jaksa menetapkan empat anggota militer sebagai terdakwa dalam kasus ini. Mereka memiliki pangkat berbeda, mulai dari Kapten hingga Sersan Dua. Jaksa juga menyiapkan delapan saksi untuk memperkuat pembuktian di persidangan.

Para terdakwa akan hadir langsung dalam sidang perdana. Majelis hakim akan memimpin jalannya proses hukum sejak pembacaan dakwaan.


Pengadilan Buka Sidang untuk Publik

Pengadilan membuka sidang ini untuk umum agar masyarakat dapat memantau proses hukum secara langsung. Media juga dapat meliput jalannya persidangan dari ruang sidang.

Pihak pengadilan membatasi jumlah pengunjung karena kapasitas ruang sidang terbatas. Tim pengadilan menyiapkan fasilitas pendukung untuk mengantisipasi tingginya minat publik.


Jaksa Susun Dakwaan dan Siapkan Barang Bukti

Jaksa menyusun dakwaan berlapis terhadap para terdakwa dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Tim penyidik mengumpulkan berbagai barang bukti, termasuk rekaman video, pakaian, dan sejumlah benda lain yang berkaitan dengan kejadian.

Jaksa akan menghadirkan seluruh barang bukti tersebut dalam persidangan untuk memperkuat dakwaan.


Publik Soroti Jalannya Kasus

Kasus ini menyita perhatian karena melibatkan aparat militer aktif dan korban merupakan aktivis dari KontraS. Publik menunggu proses hukum yang transparan dan adil.

Banyak pihak berharap majelis hakim menjalankan persidangan secara profesional serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

  • Penulis: Reski
  • Editor: Windi anggraini

Komentar (2)

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melestarikan Lingkungan Melalui Hari Gerakan Sejuta Pohon

    Melestarikan Lingkungan Melalui Hari Gerakan Sejuta Pohon

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Manusia terus merusak lingkungan karena gagal mengelola alam secara bijak. Deforestasi, pencemaran udara, dan alih fungsi lahan yang tidak terkendali memicu berbagai persoalan ekologis yang langsung dirasakan masyarakat. Berbagai laporan lingkungan yang dimuat duasatunews.com juga menunjukkan bahwa krisis ekologi semakin mengancam kehidupan sosial dan ekonomi warga. Melalui Hari Gerakan Sejuta Pohon, masyarakat […]

  • pernikahan dini Indonesia

    MARAKNYA PERNIKAHAN DINI DAN ANCAMAN BAGI MASA DEPAN GENERASI MUDA

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Admin 21
    • visibility 620
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Pernikahan dini masih marak terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Masalah ini tidak lagi sekadar persoalan budaya atau tradisi. Praktik tersebut kini berkembang menjadi isu sosial serius yang mengancam masa depan generasi muda, terutama anak dan perempuan. Fenomena ini terus berulang setiap tahun. Banyak pihak belum mampu memutus rantai persoalan tersebut. Padahal, […]

  • Vladimir Putin ucapan selamat kepada Mojtaba Khamenei

    Putin Ucapkan Selamat Mojtaba atas Kepemimpinan Iran

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 126
    • 0Komentar

    MOSKOW, (duasatunews.com) — Presiden Rusia Vladimir Putin mengirim ucapan selamat kepada Mojtaba Khamenei setelah ia mengambil alih jabatan Pemimpin Tertinggi Iran dari ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei. Putin menyampaikan pesan tersebut melalui telegram resmi pada Senin (9/3/2026). Istana Kremlin kemudian merilis isi telegram itu kepada media internasional. Dalam pesannya, Putin menilai Mojtaba Khamenei akan menghadapi tantangan […]

  • Prabowo Curiga Ada Elit yang Nyinyir dan Menghujat Pemerintah di Medsos: Jangan-Jangan Dibayar

    Prabowo Curiga Ada Elit yang Nyinyir dan Menghujat Pemerintah di Medsos: Jangan-Jangan Dibayar

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 297
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.co – Arus serangan personal dan narasi negatif terhadap pemerintah di media sosial kian menguat. Situasi ini memicu kekhawatiran soal kualitas ruang digital dan dampaknya bagi kepercayaan publik terhadap kebijakan negara. Isu tersebut mencuat saat pemerintah baru mulai menjalankan agenda konsolidasi. Stabilitas politik dan kepercayaan masyarakat menjadi faktor krusial pada fase awal pemerintahan. Karena itu, […]

  • MBG tidak kurangi anggaran pendidikan ditegaskan Seskab Teddy

    Seskab Teddy Tegaskan MBG Tidak Kurangi Anggaran Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 217
    • 0Komentar

    MBG tidak kurangi anggaran pendidikan, demikian penegasan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk meluruskan berbagai narasi keliru yang berkembang di ruang publik. JAKARTA, (duasatunews.com) — Teddy menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas program maupun anggaran pendidikan. Menurutnya, pemerintah justru memperkuat kebijakan pendidikan dari sisi akses, infrastruktur, dan kesejahteraan tenaga pendidik. Menanggapi berbagai […]

  • Opini: Gen Z lebih memilih ngopi daripada Mengkonsumsi Alkohol

    Opini: Gen Z lebih memilih ngopi daripada Mengkonsumsi Alkohol

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Brian putra
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Jakarta, dusatunews.com — Gen Z pilih kopi sebagai bagian dari perubahan gaya hidup perkotaan. Tren ini menandai pergeseran cara generasi muda bersosialisasi dan menikmati waktu luang, Selasa (14/1/2026). Pilihan tersebut terlihat dari pesatnya pertumbuhan kedai kopi di berbagai kota. Gen Z memasukkan aktivitas nongkrong sambil ngopi ke dalam rutinitas harian. Mereka datang ke kedai kopi […]

expand_less