Kadin Sultra Masuki Periode Baru, Anton Timbang Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum
- account_circle Rahman
- calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
- visibility 179
- comment 0 komentar
- print Cetak

Anton Timbang menerima bendera pataka usai terpilih kembali sebagai Ketua Umum Kadin Sulawesi Tenggara periode 2026–2031 dalam Musprov Kadin Sultra ke-VIII di Kendari.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, duasatunews.com – Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VIII kembali mempercayakan Anton Timbang sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Sulawesi Tenggara (Kadin Sultra) periode 2026–2031. Forum tersebut berlangsung di Kendari, Sabtu (14/2/2026).
Keputusan Musprov mengantar Anton memasuki periode kepemimpinan kedua. Selama periode sebelumnya, ia aktif membenahi tata kelola organisasi dan memperkuat posisi Kadin Sultra sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan pelaku usaha.
Kadin sebagai Rumah Bersama Dunia Usaha
Dalam pidato pengukuhan, Anton menegaskan Kadin harus menjadi rumah bersama bagi seluruh pelaku usaha. Ia menilai organisasi ini wajib membuka ruang kolaborasi yang setara dan inklusif bagi semua anggota.
Anton juga mendorong solidaritas dunia usaha. Menurutnya, persatuan menjadi modal utama untuk menghadapi tantangan ekonomi yang terus berkembang. Ia menolak praktik yang berpotensi memecah belah anggota Kadin.
Pengurus Diminta Solid Dukung Kepemimpinan
Anton meminta dukungan penuh dari jajaran pengurus dan anggota. Ia meyakini dukungan kolektif akan memperkuat efektivitas kepemimpinan Kadin Sultra selama lima tahun ke depan.
Dengan dukungan tersebut, Anton menargetkan Kadin Sultra tumbuh sebagai organisasi yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan dunia usaha. Ia ingin setiap program Kadin memberi dampak langsung bagi pelaku usaha dan perekonomian daerah.
Agenda Strategis 2026–2031
Pada periode 2026–2031, Kadin Sultra menyiapkan sejumlah agenda strategis. Salah satunya mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Untuk mendukung program tersebut, Kadin Sultra mendorong pembangunan dapur penyedia pangan dengan melibatkan pelaku usaha lokal. Langkah ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang usaha baru.
Selain itu, Kadin Sultra membantu pemerintah daerah menekan inflasi melalui gerakan pangan murah dan penguatan distribusi bahan pokok.
Dorong Hilirisasi dan Ekspor Komoditas Lokal
Di sektor produksi, Anton mendorong percepatan hilirisasi komoditas unggulan daerah. Ia menilai hilirisasi mampu meningkatkan nilai tambah dan memperluas penyerapan tenaga kerja.
Sejalan dengan itu, Kadin Sultra menargetkan ekspor langsung ke pasar internasional. Salah satu fokus utama ialah ekspor tempurung kelapa ke pasar China. Kadin juga memperkuat daya saing UMKM melalui peningkatan kualitas produk dan pendampingan akses pasar.
Aspal Buton Jadi Perhatian Serius
Anton menyoroti potensi aspal Buton sebagai komoditas strategis untuk proyek infrastruktur nasional. Ia menilai pemanfaatan aspal Buton dapat memberikan nilai ekonomi besar bagi daerah jika dikelola secara optimal.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengapresiasi langkah Kadin Sultra yang selama ini berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Sinergi antara Kadin dan pemerintah daerah dinilai perlu terus diperkuat.
Sebagai penutup, Anton menegaskan komitmen Kadin Sultra untuk berjalan seiring dengan program pemerintah pusat dan daerah. Ia berharap kolaborasi tersebut mampu mempercepat pemerataan pembangunan dan mendorong kebangkitan ekonomi Sulawesi Tenggara.
- Penulis: Rahman
- Editor: Nur Endana
- Sumber: https://kabaristana.com

Saat ini belum ada komentar