Breaking News
light_mode
Beranda » Hukum » Skandal Jual beli Dokumen: ESDM Didesak Tolak RKAB PT TMM, Kejagung Diminta Tangkap Tri Firdaus

Skandal Jual beli Dokumen: ESDM Didesak Tolak RKAB PT TMM, Kejagung Diminta Tangkap Tri Firdaus

  • account_circle Arin fahrul Sanjaya
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • visibility 935
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Duasatunews.com – Suara penolakan terhadap praktik kotor di sektor pertambangan kembali menggema di ibu kota. Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara (Sultra) Jakarta bersiap turun ke jalan. Mereka menuntut negara menghentikan privilese hukum bagi korporasi nakal dan menegakkan keadilan tanpa pandang bulu.

Aksi ini muncul karena aparat penegak hukum belum menuntaskan dugaan korupsi tambang nikel. Kasus tersebut melibatkan PT Tristaco Mineral Makmur (TMM) yang beroperasi di Blok Mandiodo, Kabupaten Konawe Utara.

Koalisi Mahasiswa Sultra Jakarta akan menggelar aksi di dua titik strategis. Massa aksi mendatangi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Melalui aksi ini, mahasiswa menekan pemerintah agar bertindak tegas. Mereka menilai negara terlalu lama membiarkan dugaan korupsi tambang nikel di Sulawesi Tenggara.

Koalisi Soroti Peran Komisaris Utama PT TMM

Koordinator Koalisi Mahasiswa Sultra Jakarta, Eghy Seftiawan, menyoroti lambannya proses hukum terhadap Tri Firdaus Akbarsyah. Ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT TMM.

Eghy menilai Tri Firdaus berperan dalam praktik “dokumen terbang”. Praktik tersebut, menurutnya, bertujuan memperkaya diri dan kelompok tertentu.

“Laporan kasus ini sudah lama masuk ke Kejati Sultra, tetapi jaksa belum menunjukkan kejelasan,” kata Eghy di Jakarta.

Putusan Berbeda Picu Kecurigaan Publik

Eghy membandingkan penanganan perkara tersebut dengan kasus mantan Direktur PT TMM, Rudy Hariyadi Tjandra. Pengadilan telah menjatuhkan vonis bersalah kepada Rudy.

“Jika pengadilan bisa menghukum direktur, jaksa juga harus memproses komisaris utama,” tegas Eghy.

Ia menilai perbedaan perlakuan ini memicu kecurigaan publik. Menurutnya, kekuatan besar melindungi Tri Firdaus dari jerat hukum.

Mahasiswa Nilai Kejati Sultra Tidak Berani

Koalisi Mahasiswa Sultra Jakarta menilai Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara tidak menunjukkan keberanian. Mereka menganggap lembaga tersebut gagal menghadapi jaringan mafia tambang.

“Masalah ini bukan soal individu. Negara harus berani melawan mafia tambang,” ujar Eghy.

Karena itu, koalisi mendesak Kejaksaan Agung RI mengambil alih perkara tersebut. Mereka berharap langkah itu mendorong penyidikan yang transparan dan akuntabel.

Mahasiswa juga menyoroti kebijakan Kementerian ESDM. Mereka menilai kementerian masih membuka peluang bagi PT TMM untuk mengajukan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Menurut mereka, kebijakan tersebut mencerminkan sikap abai negara. Mereka meminta pemerintah menghentikan seluruh izin bagi perusahaan bermasalah.

“Negara tidak boleh memberi ruang kepada korporasi yang terseret kasus hukum,” tegas Eghy.

Dua Tuntutan yang Dibawa ke Jalan

Dalam aksi pekan ini, Koalisi Mahasiswa Sultra Jakarta membawa dua tuntutan utama. Pertama, mereka menolak penerbitan RKAB PT Tristaco Mineral Makmur.

Kedua, mereka meminta Kejaksaan Agung RI mengambil alih penanganan kasus Tri Firdaus dari Kejati Sultra. Mereka ingin proses hukum berjalan terbuka dan bebas intervensi.

Eghy menegaskan aksi ini merupakan panggilan moral. Ia menyebut kekayaan nikel Sulawesi Tenggara tidak pernah membawa keadilan bagi rakyat.

“Sultra kaya sumber daya, tetapi rakyat tetap miskin karena hukum tidak berpihak,” ujarnya.

Ia menegaskan mahasiswa akan terus bergerak jika negara tetap diam. Menurutnya, sikap diam hanya memperkuat mafia tambang.

Ratusan mahasiswa dari berbagai aliansi Sultra di Jabodetabek dipastikan ikut aksi ini. Mereka berkomitmen mengawal kasus tersebut hingga negara menunjukkan sikap tegas.

Koalisi menuntut langkah nyata dari Kejaksaan Agung RI dan Kementerian ESDM. Mereka ingin negara benar-benar hadir dalam memberantas mafia tambang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • perpanjangan IUPK Freeport 2041 antara pemerintah Indonesia dan PT Freeport Indonesia

    IUPK Freeport Diperpanjang hingga 2041, RI Perkuat Kendali Saham Jadi 63%

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 399
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com – Perpanjangan IUPK Freeport 2041 menjadi kebijakan strategis pemerintah Indonesia untuk memperkuat kendali negara atas sektor pertambangan. Melalui langkah ini, kepemilikan saham Indonesia di PT Freeport Indonesia meningkat hingga 63 persen. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan kebijakan tersebut dalam konferensi pers terkait kerja sama perdagangan Indonesia & Amerika Serikat. […]

  • Qatar tembak jet Iran jenis Sukhoi Su-24 dan cegat rudal menuju Al Udeid

    Qatar Tembak Jet Iran dan Rudal di Al Udeid

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 402
    • 0Komentar

    DOHA, (duasatunews.com) – Qatar tembak jet Iran dan mencegat rudal balistik yang menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di wilayahnya pada Senin, 2 Maret 2026. Otoritas pertahanan Qatar menyatakan sistem pertahanan udara mereka berhasil menghancurkan dua pesawat tempur serta sejumlah proyektil sebelum mencapai target. Kementerian Pertahanan Qatar menyebut Angkatan Udara Emir Qatar menjatuhkan dua jet tempur […]

  • shutdown bandara as antrean panjang keamanan tsa

    Shutdown Bandara AS Picu Antrean Panjang

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Washington, (duasatunews.com) – Shutdown bandara AS memicu gangguan besar pada operasional penerbangan setelah sebagian layanan pemerintah berhenti. Bandara di seluruh Amerika Serikat mengalami antrean panjang di pos pemeriksaan keamanan. Banyak penumpang menghadapi penundaan hingga penerbangan terlewat akibat kondisi tersebut. Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) menyatakan gangguan terjadi secara luas. Dalam pernyataan di media sosial, lembaga […]

  • Ketum PB Al Washliyah, di Kampus Alwashliyah, Tekankan Integritas dan Tata Kampus Asri

    Ketum PB Al Washliyah, di Kampus Alwashliyah, Tekankan Integritas dan Tata Kampus Asri

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Admin 21
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Medan, (DUASATUNEWS.COM) – Pengurus Besar (PB) Al Washliyah resmi melantik sejumlah pejabat strategis di lingkungan perguruan tinggi dan sekolah tinggi Al Washliyah. Upacara pelantikan tersebut berlangsung di Aula Universitas Alwashliyah Medan, Senin (14/9/2026). Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum PB Al Washliyah, Dr. KH. Masyhuril Khamis, S.H., M.M., didampingi Sekertaris Jenderal, Prof. Dr. H. […]

  • pasokan solar Ukraina dibahas Zelenskyy di Timur Tengah

    Pasokan Solar Ukraina Dibahas Zelenskyy di Timur Tengah

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Istanbul (duasatunews.com) – Pasokan solar Ukraina menjadi salah satu fokus utama dalam kunjungan Presiden Volodymyr Zelenskyy ke kawasan Timur Tengah. Ukraina berharap negara-negara di kawasan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan energi sebagai imbalan atas dukungan dalam menghadapi ancaman drone. Zelenskyy menyampaikan bahwa pihaknya tengah menuntaskan pembahasan terkait pasokan energi, khususnya solar, untuk mendukung kebutuhan dalam […]

  • Manajer Kopdes Merah Putih mengikuti pelatihan manajerial sebelum ditempatkan di koperasi desa dan kelurahan seluruh Indonesia.

    30 Ribu Manajer Kopdes Merah Putih Mulai Bertugas Awal Agustus 2026

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 229
    • 1Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com) – Kementerian Koperasi akan menempatkan sekitar 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mulai awal Agustus 2026. Para manajer saat ini mengikuti pelatihan sebelum bertugas di koperasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengatakan pemerintah menyiapkan penempatan secara bertahap. Jadwal tersebut mengikuti penyelesaian pembangunan gudang, gerai, dan fasilitas pendukung Kopdes Merah […]

expand_less