Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Fondasi Agama Etika Digital Penting untuk Anak, Tegas Menag

Fondasi Agama Etika Digital Penting untuk Anak, Tegas Menag

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • visibility 316
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta (duasatunews.com) – Ruang digital agama etika menjadi perhatian utama pemerintah untuk memastikan perlindungan anak di era teknologi. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya fondasi nilai agama dan etika sebelum anak-anak masuk ke dunia digital.

“Ruang digital perlu fondasi agama dan etika. Kita harus menanamkan nilai tersebut di lingkungan keluarga dan pendidikan sebelum anak melangkah ke jagat digital,” ujar Nasaruddin Umar di Jakarta, Sabtu.

Ia menilai pendekatan ini penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga memiliki akhlak dan tanggung jawab.

Ruang Digital Agama Etika dalam Perlindungan Anak

Kementerian Agama mendukung implementasi aturan turunan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP Tunas.

Nasaruddin menilai kebijakan penundaan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun bukan pembatasan, melainkan bentuk perlindungan negara terhadap tumbuh kembang anak.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran madrasah dan lembaga pendidikan keagamaan untuk mengawal kebijakan ini secara konsisten.

Penguatan Ruang Digital Agama Etika di Pendidikan

Nasaruddin menegaskan bahwa penguatan ruang digital agama etika harus dimulai dari keluarga dan pendidikan. Lembaga pendidikan perlu mengoptimalkan literasi digital berbasis nilai agama dan etika.

Ia mengajak guru, kiai, dan orang tua untuk mendampingi anak-anak dengan pendekatan penuh kasih sayang. Sinergi antara keluarga dan pendidikan menjadi kunci agar kebijakan ini berjalan efektif.

“Anak-anak harus tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas digital, tetapi juga berilmu, berakhlak, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Kepatuhan Platform dalam Ruang Digital Anak

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemerintah tidak akan berkompromi terhadap platform digital yang melanggar aturan perlindungan anak.

Ia meminta seluruh platform digital menyesuaikan produk dan layanan mereka dengan regulasi yang berlaku di Indonesia.

Beberapa platform seperti X dan Bigo Live sudah memenuhi ketentuan. Sementara TikTok dan Roblox masih berproses menuju kepatuhan penuh.

Di sisi lain, Facebook, Threads, Instagram, dan YouTube perlu meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi.

Ruang Digital Agama Etika untuk Masa Depan Anak

Pemerintah mulai menerapkan PP Tunas secara efektif pada 28 Maret 2026. Regulasi ini mewajibkan seluruh entitas digital mematuhi aturan perlindungan anak.

Melalui penguatan ruang digital agama etika, pemerintah berharap generasi muda Indonesia mampu menghadapi tantangan era digital dengan kesiapan moral dan intelektual yang seimbang.

  • Penulis: adrian moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gurun Arab Saudi Mendadak Menghijau, Fenomena Alam atau Tanda Perubahan Iklim?

    Gurun Arab Saudi Mendadak Menghijau, Fenomena Alam atau Tanda Perubahan Iklim?

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 610
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Gurun Arab Saudi menghijau setelah hujan ekstrem mengguyur sejumlah wilayah yang selama ini dikenal tandus dan kering. Perubahan drastis ini menarik perhatian dunia karena menunjukkan bagaimana lanskap gurun dapat berubah cepat ketika kondisi alam mendukung. Curah Hujan Tinggi Mengubah Lanskap Gurun Dalam beberapa pekan terakhir, hujan dengan intensitas tinggi turun di sejumlah […]

  • Isu 60 ribu calon mahasiswa mengundurkan diri dibantah Kemdiktisaintek berdasarkan data evaluasi SNPMB 2025

    Kemdiktisaintek Bantah Isu 60 Ribu Mahasiswa Mundur, Data Sebenarnya Hanya 2,8 Persen Tak Daftar Ulang

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)– Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menepis informasi yang menyebut 60 ribu calon mahasiswa baru (camaba) mundur pada penerimaan mahasiswa tahun 2026. Kementerian meminta masyarakat mengacu pada data resmi agar tidak salah memahami informasi. Direktur Pembelajaran dan Mahasiswa (Belmawa) Kemdiktisaintek, Beny Bandanadjaja, menjelaskan proses seleksi jalur mandiri masih berlangsung hingga 31 Juli 2026. […]

  • Proyek Baterai EV Antam–IBC–CATL Produksi 2026

    Proyek Baterai EV Antam–IBC–CATL Produksi 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 924
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Proyek baterai EV hasil kerja sama Aneka Tambang (Antam), Indonesia Battery Corporation (IBC), dan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) akan mulai berproduksi pada semester I-2026. Dengan demikian, pemerintah menempatkan proyek ini sebagai penggerak utama industri kendaraan listrik nasional. Pemerintah Pastikan Jadwal Produksi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyampaikan kepastian tersebut […]

  • BNPB Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Bandang di Sitaro, Sulawesi Utara

    BNPB Tetapkan Tanggap Darurat Banjir Bandang di Sitaro, Sulawesi Utara

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 884
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Banjir Bandang Sitaro melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara, pada Senin dini hari (5/1/2026) akibat hujan berintensitas tinggi yang memicu luapan sungai, menewaskan sedikitnya 16 orang, menyebabkan tiga warga hilang, dan memaksa ratusan lainnya mengungsi. Status tanggap darurat berlaku 5–18 Januari 2026, sesuai Keputusan Bupati Sitaro Nomor 1 Tahun 2026. […]

  • Membangun Konawe Lebih Cerah: Jangan Tunggu Masa Depan Datang Sendiri

    Membangun Konawe Lebih Cerah: Jangan Tunggu Masa Depan Datang Sendiri

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 643
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com — Konawe sebenarnya tidak kekurangan apa pun. Tanahnya subur, sumber dayanya melimpah, dan anak mudanya banyak. Yang sering kurang justru satu hal penting: kesadaran bersama bahwa masa depan tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus kita bangun sejak sekarang. Selama ini, banyak pihak mengukur pembangunan dari jalan yang mulus atau bangunan yang berdiri megah. […]

  • perdagangan karbon Indonesia terhambat akibat regulasi lemah dan birokrasi

    Regulasi Lemah Hambat Perdagangan Karbon Indonesia

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Jakarta,(duasatunews.com)-Indonesia memiliki peluang besar dalam perdagangan karbon Indonesia untuk mengendalikan pasar global berkat luasnya hutan tropis yang dimiliki. Namun, pemerintah belum memaksimalkan potensi ekonomi dari sektor ini. Pakar kehutanan dari Universitas Palangka Raya, Aswin Usup, menilai negara-negara industri masih mendominasi sistem perdagangan karbon. Padahal, negara-negara tersebut tidak lagi memiliki hutan seluas Indonesia. Aswin menegaskan bahwa […]

expand_less