Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Data Bansos Tidak Tepat Sasaran: BPS Temukan 11.014 KPM

Data Bansos Tidak Tepat Sasaran: BPS Temukan 11.014 KPM

  • account_circle Adrian Moita
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • visibility 370
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta (duasatunews.com) – Data bansos tidak tepat sasaran menjadi sorotan setelah Badan Pusat Statistik (BPS) menemukan 11.014 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tidak lagi layak menerima bantuan sosial. Temuan ini berasal dari pemutakhiran Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) 2026.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa temuan tersebut masuk kategori inclusion error. Artinya, penerima bantuan berada di luar kelompok sasaran utama karena termasuk dalam desil 5 ke atas.

Jumlah ini setara sekitar 0,06 persen dari total 18,15 juta keluarga penerima bansos pada triwulan pertama. Meski relatif kecil, temuan ini tetap penting karena menyangkut efektivitas distribusi bantuan sosial.

Data Bansos Tidak Tepat Sasaran dalam DTSEN

BPS mencatat peningkatan jumlah data dalam pemutakhiran DTSEN. Data keluarga naik dari 95 juta menjadi 95,3 juta, sementara data individu meningkat dari 289 juta menjadi 289,3 juta jiwa.

Pembaruan ini mempertimbangkan berbagai dinamika kependudukan, seperti kematian, kelahiran baru, serta reaktivasi data masyarakat. BPS menggabungkan data administrasi kependudukan dengan hasil verifikasi lapangan untuk meningkatkan akurasi.

Upaya Perbaikan Penyaluran

BPS menyerahkan hasil pemutakhiran ini kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai dasar penyaluran bantuan sosial berikutnya.

Melalui langkah ini, pemerintah berupaya meningkatkan ketepatan distribusi bantuan. Perbaikan data menjadi kunci agar program sosial berjalan lebih efektif dan efisien.

Dampak dan Evaluasi Kebijakan

Permasalahan data bansos tidak tepat sasaran juga menjadi bahan evaluasi kebijakan sosial. Pemerintah perlu memastikan pembaruan data berjalan rutin dan akurat agar kesalahan penyaluran bisa ditekan.

Selain itu, transparansi dalam pengelolaan data dapat meningkatkan kepercayaan publik. Dengan data yang lebih valid, program bantuan sosial diharapkan semakin tepat sasaran dan berkelanjutan. Pemerintah juga dapat menggunakan data ini untuk merancang kebijakan yang lebih responsif terhadap kondisi masyarakat.

  • Penulis: Adrian Moita
  • Editor: Nur Wayda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi digitalisasi sebelum otomatisasi AI di Indonesia

    Digitalisasi Lebih Dulu, Bukan Sekadar Kejar AI: Strategi Indonesia Hadapi Otomatisasi Dini

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 394
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Dorongan global untuk mempercepat adopsi kecerdasan buatan (AI) terus menguat. Banyak negara berlomba menerapkan teknologi ini demi efisiensi. Namun, bagi Indonesia, kecepatan bukan satu-satunya jawaban. Sejumlah pengamat menilai Indonesia perlu bertindak hati-hati. Karena itu, adopsi AI harus berjalan seiring penguatan fondasi digital. Tanpa kesiapan institusi dan tenaga kerja, otomatisasi justru berpotensi menimbulkan […]

  • AHY Targetkan Peta Jalan Transportasi Rendah Emisi Mei 2026

    AHY Targetkan Peta Jalan Transportasi Rendah Emisi Mei 2026

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – Pemerintah terus memfokuskan upaya penurunan emisi pada sektor transportasi. Sejalan dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menargetkan peluncuran peta jalan transportasi rendah emisi pada Mei 2026. Target tersebut AHY sampaikan saat membuka Town Hall Meeting: Akselerasi Dekarbonisasi Transportasi di Kantor Kemenko Infrastruktur, Jakarta, Senin. Dalam […]

  • Yaqut Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Singgung Pertemuan Jokowi–MBS

    Yaqut Ditetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Singgung Pertemuan Jokowi–MBS

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 572
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kasus kuota haji kembali menjadi sorotan publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dugaan korupsi pengelolaan kuota haji. Selain Yaqut, KPK juga menetapkan staf khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, sebagai tersangka. Dengan demikian, penyidik kini memproses dua pihak yang berperan dalam […]

  • protes perang timur tengah spanyol di madrid

    Protes perang Spanyol: Ribuan Warga Tolak Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Madrid, (duasatunews.com) — Protes perang Spanyol terjadi di lebih dari 150 kota ketika ribuan warga turun ke jalan untuk menentang konflik di Timur Tengah. Para demonstran juga menuntut agar semua pihak menghentikan permusuhan serta mematuhi hukum internasional. Aksi terbesar berlangsung di Madrid pada Sabtu (14/3). Sekitar 5.000 orang berkumpul di sekitar Stasiun Atocha, menurut sumber […]

  • Korupsi Chromebook Nadiem dalam sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta

    Senyum Nadiem di Sidang Tipikor: Hadapi Dakwaan Chromebook, Dukungan Mengalir di Ruang Sidang

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Adrian moita
    • visibility 639
    • 0Komentar

    JAKARTA, Duasatunews.com — Kasus korupsi Chromebook Nadiem resmi memasuki tahap persidangan. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menggelar sidang perdana pembacaan dakwaan pada Senin (5/1/2026). Perkara ini berkaitan dengan pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Kemendikbudristek. Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, tiba di gedung pengadilan sekitar pukul […]

  • Ekonomi Jakarta Tumbuh Stabil, Realisasi APBD 2025 Lampaui Target

    Ekonomi Jakarta Tumbuh Stabil, Realisasi APBD 2025 Lampaui Target

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 557
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjaga ekonomi DKI Jakarta 2025 tetap stabil dan terkendali. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan bahwa capaian investasi dan pengelolaan fiskal daerah melampaui target yang telah ditetapkan. “Di tengah dinamika ekonomi global dan nasional, perekonomian DKI Jakarta tetap stabil. Inflasi terkendali, aktivitas usaha berjalan baik, dan iklim […]

expand_less