Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga Emas Anjlok 4,5% dalam Sehari, Penguatan Dolar AS Tekan Pasar

Harga Emas Anjlok 4,5% dalam Sehari, Penguatan Dolar AS Tekan Pasar

  • account_circle Rahman
  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • visibility 367
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, (Duasatunews.com) – Harga emas dunia jatuh tajam pada perdagangan Selasa (3/3/2026). Penguatan dolar Amerika Serikat dan kenaikan imbal hasil obligasi menekan minat investor terhadap logam mulia.

Data perdagangan global menunjukkan harga emas berada di US$5.086,47 per troy ons. Nilai tersebut turun sekitar 4,5% dalam satu hari. Penurunan ini sekaligus menghentikan reli emas selama lima hari sebelumnya.

Koreksi tersebut juga membawa emas ke level terendah sejak pertengahan Februari 2026. Namun pada awal perdagangan Rabu (4/3/2026) pukul 06.30 WIB, harga emas mulai pulih. Nilainya naik sekitar 0,7% menjadi US$5.121,67 per troy ons.

Dolar AS Menguat

Penguatan dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menekan harga emas. Investor banyak memindahkan dana ke aset yang lebih likuid seperti dolar dan obligasi.

Indeks dolar AS naik hingga 99,07 pada perdagangan Selasa. Angka ini menjadi level tertinggi sejak Januari 2025.

Dolar yang lebih kuat membuat harga emas terasa lebih mahal bagi investor global. Kondisi tersebut menurunkan permintaan emas di pasar internasional.

Ekspektasi Suku Bunga Bergeser

Pasar juga meninjau ulang arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat. Banyak pelaku pasar kini memperkirakan Federal Reserve baru akan memangkas suku bunga pada September 2026.

Sebelumnya, pasar memperkirakan pemangkasan terjadi pada Juli. Perubahan ekspektasi ini menekan harga emas.

Emas biasanya lebih menarik saat suku bunga rendah. Logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga seperti obligasi.

Konflik Timur Tengah Picu Kekhawatiran

Situasi geopolitik ikut memengaruhi pergerakan pasar. Konflik yang melibatkan Iran memicu ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Laporan terbaru menyebut gangguan di jalur energi penting Selat Hormuz. Jalur ini menjadi rute utama perdagangan minyak dunia.

Ketegangan tersebut mendorong harga minyak melonjak lebih dari 5%. Kenaikan harga energi meningkatkan kekhawatiran inflasi global.

Prospek Emas Masih Terjaga

Meski turun tajam dalam jangka pendek, prospek emas masih cukup kuat. Risiko geopolitik dan ketidakpastian ekonomi tetap mendorong permintaan aset aman.

Sejak awal 2026, harga emas masih mencatat kenaikan sekitar 19%. Pada tahun 2025, logam mulia ini bahkan melonjak sekitar 64%.

Perak juga menunjukkan kinerja positif. Harga logam tersebut naik lebih dari 16% sepanjang tahun ini.

Kondisi tersebut menunjukkan emas masih menjadi salah satu pilihan utama investor saat ketidakpastian global meningkat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • arus balik Lebaran 2026 di tol menuju Jakarta

    Arus Balik Lebaran 2026: Puncak Diprediksi Dua Gelombang

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 396
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Arus balik Lebaran 2026 menuju Jakarta mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencatat kenaikan volume kendaraan di sejumlah ruas tol utama. Juru Bicara Satuan Tugas Humas Operasi Ketupat 2026, Komisaris Besar Polisi Marupa Sagala, menyebut tren kendaraan terus meningkat. Ia juga mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan sejak awal. […]

  • JAM Indonesia Ruksamin desak Polri segera menahan tersangka

    Eks Bupati Konawe Utara Jadi Tersangka, JAM Indonesia Desak Penahanan

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) —  Puluhan massa yang tergabung dalam Jaringan Advokasi Mahasiswa Indonesia (JAM Indonesia) menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jumat, 14 Agustus 2026. Mereka mendesak Polri segera menahan mantan Bupati Konawe Utara, Ruksamin, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencurian dan perusakan alat berat milik seorang […]

  • Selat Hormuz dibuka, kapal tanker minyak melintas di jalur energi global

    Selat Hormuz Dibuka, Kapal Pertamina Siap Melintas

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Jakarta (duasatunews.com) – PT Pertamina International Shipping (PIS) menyiapkan dua kapal tanker menyusul pembukaan Selat Hormuz untuk pelayaran internasional. Pejabat Sementara Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menyatakan timnya menyusun strategi pelayaran guna menjaga keamanan operasional. PIS menyiapkan Pertamina Pride dan Gamsunoro untuk melintas di jalur tersebut. “Kami memantau situasi secara intensif dan menyiapkan rute pelayaran […]

  • anggota bhayangkari membawa surat terbuka bhayangkari untuk presiden dan kapolri

    GASKAN Sebarluaskan Surat Terbuka Bhayangkari, Desak Presiden dan Kapolri Beri Perlindungan Hukum

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 645
    • 1Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – 11 Februari 2026 — Gerakan Suara Keadilan Netizen (GASKAN) menyebarluaskan surat terbuka dari anggota Bhayangkari, Cynthiche Vanessa Tuhuteru, kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri. Melalui langkah ini, GASKAN mendorong negara memberi perlindungan hukum atas dugaan kekerasan dan penelantaran yang dialami Vanessa serta anak-anaknya. Selain itu, GASKAN menilai persoalan ini menyentuh kepentingan publik. […]

  • Dana Jamrek Sultra dan lubang tambang terbuka tanpa reklamasi

    Feny Tri Indah Kasim Soroti Dana Jamrek yang “Dilarikan” ke Pusat

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Afs
    • visibility 983
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com – 22 September 2025 Pengelolaan Dana Jamrek Sultra kembali menuai sorotan. Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta, Feny Tri Indah Kasim, mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang memusatkan Dana Jaminan Reklamasi (Jamrek) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Menurut Feny, dana reklamasi tambang seharusnya menjamin pemulihan lingkungan pascatambang di daerah […]

  • Kejati DKI Sita Kebun Sawit hingga Mobil Mewah Terkait Dugaan Korupsi LPEI Rp 919 Miliar

    Kejati DKI Sita Kebun Sawit hingga Mobil Mewah Terkait Dugaan Korupsi LPEI Rp 919 Miliar

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 626
    • 0Komentar

    JAKARTA, duasatunews.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menyita aset bernilai ratusan miliar rupiah dalam penyidikan dugaan korupsi pembiayaan ekspor nasional di Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor (LPEI) periode 2015–2023. Langkah tersebut menyusul penetapan empat tersangka baru. Sementara itu, potensi kerugian keuangan negara dalam perkara ini mencapai Rp919 miliar. Aset yang Disita Penyidik Dalam penjelasannya, Asisten […]

expand_less