Breaking News
light_mode
Beranda » Politik » Evaluasi Otonomi Daerah Dinilai Perlu Diperkuat DPD RI

Evaluasi Otonomi Daerah Dinilai Perlu Diperkuat DPD RI

  • account_circle adrian moita
  • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
  • visibility 400
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bengkulu, (duasatunews.com) — Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan otonomi daerah. Ia menilai kebijakan tersebut perlu penguatan agar tetap efektif.

Sultan menyampaikan pernyataan itu usai dialog Green Demokrasi Indonesia. Kegiatan tersebut melibatkan Masyarakat Jurnalis Lingkungan Indonesia dan Generasi Z. Acara berlangsung di Bengkulu, Selasa (17/2/2026).

Menurut Sultan, pemerintah perlu menata ulang pembagian kewenangan pusat dan daerah. Ia meminta semua pihak menentukan kewenangan yang harus dikelola daerah. Ia juga menekankan perlunya penguatan peran pusat pada sektor strategis nasional.

“Otonomi daerah harus kita evaluasi. Kita perlu memilah kewenangan yang relevan. Kita juga harus menghentikan kebijakan yang tidak lagi sesuai,” kata Sultan.

Ia menjelaskan bahwa DPD RI terus menyusun kajian terbaru. Kajian tersebut menilai pelaksanaan otonomi daerah di berbagai sektor. DPD RI juga memetakan kebijakan yang berjalan baik dan yang masih bermasalah.

Selain itu, DPD RI aktif menyerap masukan publik. Sultan menyebut lembaganya berdialog dengan akademisi dan pakar pemerintahan. DPD RI juga berdiskusi dengan tokoh yang terlibat dalam perumusan awal otonomi daerah.

“Kami mendengar pandangan para arsitek otonomi daerah. Kami ingin melihat perkembangan sistem ini hingga 2026,” ujarnya.

Sultan mengakui adanya perbedaan pandangan di kalangan ahli. Sebagian pihak menilai otonomi daerah gagal. Pihak lain menilai kebijakan tersebut belum optimal. Namun, Sultan memilih pendekatan realistis.

Ia menekankan pentingnya perbaikan berkelanjutan. Menurutnya, evaluasi tidak boleh melemahkan semangat desentralisasi. Sebaliknya, evaluasi harus memperkuat peran daerah.

Melalui evaluasi yang komprehensif, Sultan berharap pemerintah daerah semakin mandiri. Ia juga berharap pelayanan publik menjadi lebih cepat dan tepat. Selain itu, ia menilai evaluasi dapat mendorong pemerataan pembangunan antarwilayah.

Rekomendasi Untuk Anda

  • TP PKK Jakarta Pusat menyerahkan akta kematian kepada keluarga korban tabrakan kereta api Bekasi

    TP PKK Jakarta Pusat Gerak Cepat Urus Akta Kematian Korban Tabrakan KA

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Reski
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jakarta Pusat langsung mengurus akta kematian korban tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4). Korban bernama Nuryati binti Tarmidi. Ketua TP PKK Jakarta Pusat, Witri Yenny Arifin, menegaskan timnya segera memproses dokumen agar keluarga bisa langsung memakainya. “Saya langsung memproses […]

  • KPIT Desak Kemendiksaintek Evaluasi Penggunaan Desil dalam KIP Kuliah

    KPIT Desak Kemendiksaintek Evaluasi Penggunaan Desil dalam KIP Kuliah

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 163
    • 0Komentar

    JAKARTA, (duasatunews.com) — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Pemuda Indonesia Timur (KPIT) kembali menggelar aksi demonstrasi Jilid II di depan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiksaintek), Senin, 24 Agustus 2026. Dalam aksi tersebut, massa mendesak Kemendiksaintek segera menghapus desil sebagai salah satu persyaratan dalam penerimaan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi mahasiswa baru. […]

  • Ayatollah Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran

    Operasi Intelijen Presisi Ungkap Jejak Terakhir Ayatollah Khamenei

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Rahman
    • visibility 352
    • 0Komentar

    JAKARTA, (Duasatunews.com) — Amerika Serikat dan Israel mengumumkan kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Minggu, setelah militer kedua negara melancarkan serangan presisi ke pusat kepemimpinan Iran di Teheran. Media pemerintah Iran kemudian mengonfirmasi kabar tersebut. Serangan itu menewaskan Khamenei bersama sejumlah anggota keluarga dan pengawalnya. Pemerintah Iran langsung menunjuk Presiden Masoud Pezeshkian serta dua pejabat […]

  • Peluncuran buku Yusril Ihza Mahendra bersama tokoh nasional

    Peluncuran Buku Yusril Rekam Jejak 70 Tahun Pengabdian

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Adrian Moita
    • visibility 505
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) – Peluncuran buku Yusril menandai 70 tahun perjalanan pemikiran dan pengabdian Yusril Ihza Mahendra bagi bangsa dan negara. Pada kesempatan itu, acara berlangsung di Jakarta pada Sabtu dan menghadirkan tokoh nasional, akademisi, serta kolega lintas generasi. Dalam sambutannya, Yusril menjelaskan bahwa delapan buku tersebut merekam perjalanan hidupnya sejak masa mahasiswa. Pada masa itu, […]

  • Aksi protes terkait Sanksi G7 terhadap Iran di Teheran

    Sanksi G7 terhadap Iran Picu Ketegangan

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle adrian moita
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Jakarta, (duasatunews.com) — Sanksi G7 terhadap Iran kembali memicu ketegangan diplomatik antara Teheran dan kelompok negara industri maju tersebut. Pemerintah Iran mengecam keras pernyataan terbaru Group of Seven (G7) yang membuka peluang pemberlakuan pembatasan tambahan. Kementerian Luar Negeri Iran menyampaikan kecaman melalui pernyataan resmi di Telegram. Dalam keterangan tersebut, Teheran menilai sikap G7 sebagai campur […]

  • aksi mahasiswa sultra di kejagung soroti dugaan perambahan hutan

    Mahasiswa Gelar Aksi di Kejagung, Desak Pengusutan Dugaan Perambahan Hutan di Sultra

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Darman
    • visibility 457
    • 0Komentar

    Jakarta, duasatunews.com — Koalisi Mahasiswa Sulawesi Tenggara Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Senin (2/2/2026). Melalui aksi ini, mahasiswa mendesak aparat penegak hukum menindaklanjuti dugaan pelanggaran hukum di sektor pertambangan dan kehutanan di Sulawesi Tenggara. Selain itu, mahasiswa menilai penegakan hukum lingkungan membutuhkan perhatian serius. Mereka meminta aparat bertindak transparan dan […]

expand_less