Komitmen Indonesia untuk Perdamaian Gaza di Forum DK PBB
- account_circle adrian moita
- calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
- visibility 285
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi dua tangan bersalaman dengan latar bendera Indonesia dan Palestina yang menyatu, melambangkan solidaritas dan dukungan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, (duasatunews.com) — Komitmen Indonesia untuk Perdamaian Gaza terus menjadi prioritas kebijakan luar negeri nasional. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia secara konsisten mendorong penyelesaian konflik Palestina melalui diplomasi aktif, pendekatan kemanusiaan, serta kerja sama multilateral.
Pada 16–18 Februari 2026, Menteri Luar Negeri RI Sugiono melakukan kunjungan kerja ke New York, Amerika Serikat. Dalam kunjungan tersebut, Sugiono menghadiri pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang membahas situasi Timur Tengah, termasuk isu Palestina.
Melalui forum DK PBB, Indonesia secara tegas menyuarakan komitmen Indonesia untuk perdamaian Gaza. Selain itu, Indonesia mendorong perlindungan warga sipil, penghentian kekerasan, serta pemulihan wilayah terdampak konflik. Dengan pendekatan tersebut, Indonesia menilai stabilitas kawasan hanya dapat tercapai melalui solusi dua negara yang adil dan berkelanjutan.
Selanjutnya, Sugiono menekankan peran aktif Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP). Melalui wadah ini, Indonesia membangun dukungan internasional bagi rekonstruksi Gaza dan pemulihan infrastruktur sipil. Pada saat yang sama, Indonesia memperkuat diplomasi kemanusiaan sebagai bagian dari kontribusi global.
Di luar forum utama, Menlu RI juga menggelar pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa. Selain itu, ia bertemu Wakil Tetap Palestina untuk PBB. Melalui pertemuan tersebut, kedua pihak membahas langkah konkret guna mempercepat perdamaian dan memperluas dukungan internasional bagi rakyat Palestina.
Sementara itu, Sugiono memanfaatkan kunjungan kerja ini untuk menyampaikan undangan Konferensi Tingkat Tinggi Developing Eight yang akan digelar di Jakarta pada April 2026. Melalui forum tersebut, Indonesia berharap negara berkembang dapat memperkuat solidaritas, khususnya dalam isu kemanusiaan dan perdamaian global.
Pada akhirnya, melalui diplomasi aktif di PBB dan berbagai forum internasional, komitmen Indonesia untuk perdamaian Gaza terus terwujud secara nyata. Dengan langkah yang konsisten, Indonesia menegaskan posisinya sebagai negara yang memperjuangkan keadilan, kemanusiaan, dan perdamaian dunia.
- Penulis: adrian moita
- Editor: Nur Wayda
- Sumber: duasatunews.com
